alexametrics
22.8 C
Kudus
Tuesday, June 28, 2022

Kemenkop UKM Turun Gunung Kembangan Koperasi di Blora

BLORA – Staf Khusus Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) RI Bidang Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan Riza Damanik beserta tim turun gunung ke Blora belum lama ini. Tujuannya untuk pengembangan korporatisasi petani dan nelayan melalui koperasi di Kabupaten Blora.

“Sekitar Dua Minggu lalu ada diskusi via zoom, dan Pak Bupati menyampaikan concern terkait pengembangan koperasi di Blora. Saya diutus Pak Menteri untuk menindaklanjutinya. Pesan dari Pak Menteri beliau menyampaikan beberapa waktu kedepan akan kesini (Blora, red). Kita juga diminta untuk mengidentifi kasi untuk koperasi-koperasi di Blora yang potensial untuk dikembangan,” ucap Staf Khusus Menkop UKM.

Menurutnya, Menkop UKM menugaskannya untuk mengidentifi kasi koperasi dan komoditas unggulan yang akan dikembangkan kedepannya. Ada beberapa hal yang menjadi fokus perhatian. Diantaranya terkait dengan sektor pangan, pengembangan UMKM yang go global, dan digitalisasi UMKM.

Baca Juga :  Lebaran Kedua, Jalur Maguan-Sembung Tersendat hingga 2 Kilometer

Sementara itu, Bupati Blora Arief Rohman mengungkapkan bahwa adanya koperasi diharapkan bisa mendorong berbagai sektor lainnya, termasuk pada sektor pertanian dan peternakan.

“Kita ingin pengembangan koperasi terkait teman-teman perajin, corporate farming, pertanian terpadu dan pengembangan peternakan. Di Blora ada koperasi KUD masih eksis. Termasuk koperasi pegawai dan koperasi pondok pesantren jadi concern perhatian kita,” ucap bupati.

Dengan hadirnya Staf Khusus Menkop UKM tersebut, bupati berharap dapat diberikan masukan dan pendampingan. Sehingga kedepannya, koperasi dan komoditas unggulan ini dapat dikembangkan lebih optimal.

“Perlu kita diberikan pendampingan masukan strategi kedepannya seperti apa. Melihat secara gambaran di Blora ini masih zona merah kemiskinannya, sehingga ekonominya harus didorong. Dengan dukungan dari Pak Menteri Teten Masduki dan langkah-langkah seperti apa agar perkoperasian dan UMKM di Blora ini dapat dikembangkan,” imbuhnya. (ali)






Reporter: Subekan

BLORA – Staf Khusus Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) RI Bidang Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan Riza Damanik beserta tim turun gunung ke Blora belum lama ini. Tujuannya untuk pengembangan korporatisasi petani dan nelayan melalui koperasi di Kabupaten Blora.

“Sekitar Dua Minggu lalu ada diskusi via zoom, dan Pak Bupati menyampaikan concern terkait pengembangan koperasi di Blora. Saya diutus Pak Menteri untuk menindaklanjutinya. Pesan dari Pak Menteri beliau menyampaikan beberapa waktu kedepan akan kesini (Blora, red). Kita juga diminta untuk mengidentifi kasi untuk koperasi-koperasi di Blora yang potensial untuk dikembangan,” ucap Staf Khusus Menkop UKM.

Menurutnya, Menkop UKM menugaskannya untuk mengidentifi kasi koperasi dan komoditas unggulan yang akan dikembangkan kedepannya. Ada beberapa hal yang menjadi fokus perhatian. Diantaranya terkait dengan sektor pangan, pengembangan UMKM yang go global, dan digitalisasi UMKM.

Baca Juga :  Resmi! Putra Daerah Blora Pratama Arhan Gabung Klub J2 Jepang Tokyo Verdy

Sementara itu, Bupati Blora Arief Rohman mengungkapkan bahwa adanya koperasi diharapkan bisa mendorong berbagai sektor lainnya, termasuk pada sektor pertanian dan peternakan.

“Kita ingin pengembangan koperasi terkait teman-teman perajin, corporate farming, pertanian terpadu dan pengembangan peternakan. Di Blora ada koperasi KUD masih eksis. Termasuk koperasi pegawai dan koperasi pondok pesantren jadi concern perhatian kita,” ucap bupati.

Dengan hadirnya Staf Khusus Menkop UKM tersebut, bupati berharap dapat diberikan masukan dan pendampingan. Sehingga kedepannya, koperasi dan komoditas unggulan ini dapat dikembangkan lebih optimal.

“Perlu kita diberikan pendampingan masukan strategi kedepannya seperti apa. Melihat secara gambaran di Blora ini masih zona merah kemiskinannya, sehingga ekonominya harus didorong. Dengan dukungan dari Pak Menteri Teten Masduki dan langkah-langkah seperti apa agar perkoperasian dan UMKM di Blora ini dapat dikembangkan,” imbuhnya. (ali)






Reporter: Subekan

Most Read

Artikel Terbaru

/