alexametrics
25.9 C
Kudus
Sunday, July 31, 2022

Kronologi Batalnya Penerbangan Pesawat Citilink dari Jakarta ke Blora

BLORA – Pesawat Citilink dari Bandara Halim Perdana Kusuma batal terbang ke Bandara Ngloram, Blora, kemarin. Penyebabnya, salah satu penumpang yaitu Kades Ngeblak Darto tak sengaja menekan tombol pintu darurat pesawat.

Akibat kejadian itu para penumpang jalur pulang dialihkan. Ada yang lewat jalur bus, kereta, dan pesawat. Penumpang yang terbang tidak diturunkan di Ngloram tetapi di Bandara Surabaya.

Rencananya, pagi kemarin pesawat Citilink ATR 72 tersebut bakal mengangkut 67 penumpang dari tiga kecamatan di Blora. Yaitu Kunduran, Tunjungan, dan Kradenan. Terbang pukul 9.45. Di mana para kades tersebut hendak pulang Bimtek dari Jakarta (lihat grafis).


Kades Nglebak, Kecamatan Kradenan, Sudarto mengaku, sama sekali tidak tahu menahu kalau tombol pintu darurat kepencet. ”Awalnya saya dipindah dari tempat duduk pertama ke samping. Tiba-tiba, tangan saya yang kiri nekan tombol, karena berhimpitan kursi.  Saya tidak tau sama sekali,” jelasnya.

Sejak awal, dia sudah tidak mau berangkat. Karena rombongan akhirnya dia ikut. ”Saya ini masih dek-dekan. Trauma ini masih,” tambahnya kepada koran ini.

Dia mengaku sempat dipanggil petugas untuk diklarifikasi. Namun akhirnya dipersilahkan untuk pulang.

Sebenarnya sejak pagi, dia ingin naik Bus. “Asli takut,” jelasnya.

Dari petugas juga tidak mempermasalahkan kejadian kemarin. Sebab murni ketidaktahuannya. ”Tidak ada denda. Tadi juga saya dianter sampai terminal pasar Rebo. Pelayanan juga bagus,” terangnya.

Sementara itu, salah satu petugas yang enggan disebutkan namanya mengaku penerbangan akan kembali dilakukan pada Jumat (24/12) mendatang. ”Iya benar, hari ini kami cancel (penerbangan, red). Hari ini cancel,” terangnya.

Baca Juga :  Final Festival Mewarnai Blora Digelar Hari Ini

Beberapa infromasi diterima koran ini, jika pintu darurat dibuka penumpang sebelum pesawat, penerbangan ditunda. Karena pemeriksaan pesawat harus diulang kembali untuk memastikan keamanannya saat terbang nanti. Serta bisa dikenakan sanksi terkait perbuatan yang membahayakan keamanan dan keselamatan penerbangan.
VP Corporate Secretary & CSR PT Citilink Indonesia Diah Suryani membenarkan pembatalan penerbangan QG 1184 rute Jakarta (Halim Perdanakusuma) – Cepu kemarin.

Ia mengakui kejadian disebabkan oleh oknum penumpang yang merupakan orang dewasa dan berada di seat row 1A mencoba membuka pintu darurat tanpa seizin kru pesawat saat proses boarding berlangsung.

”Awak kabin yang bertugas telah melakukan tindakan sesuai prosedur dengan segera menginformasikan kejadian tersebut kepada Captain Pilot dan Ground Handling. Captain segera memutuskan untuk menurunkan semua penumpang yang ada dalam pesawat demi alasan keamanan dan keselamatan penerbangan,” jelasnya.

Selain itu oknum penumpang tersebut juga segera diturunkan dari pesawat oleh pihak Avsec (Aviation Security) untuk dimintai keterangan lebih lanjut .

”Bagi penumpang lainnya yang terdampak, Citilink telah memberikan opsi alternatif berupa reroute penerbangan menjadi Jakarta – Surabaya dilanjutkan jalur darat menuju Cepu begitupun penerbangan sebaliknya. Reschedule atau refund sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tandasnya.

Citilink, lanjutnya, memohon maaf kepada seluruh penumpang atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dan berkomitmen untuk terus memberikan layanan yang prima bagi seluruh penumpang.

”Citilink senantiasa mengutamakan aspek keselamatan serta keamanan penerbangan, oleh karena itu kami selalu berupaya sejak dini dalam mengantisipasi hal-hal yang berpotensi mengganggu keselamatan dan keamanan penerbangan,” ujarnya. (zen)






Reporter: Subekan

BLORA – Pesawat Citilink dari Bandara Halim Perdana Kusuma batal terbang ke Bandara Ngloram, Blora, kemarin. Penyebabnya, salah satu penumpang yaitu Kades Ngeblak Darto tak sengaja menekan tombol pintu darurat pesawat.

Akibat kejadian itu para penumpang jalur pulang dialihkan. Ada yang lewat jalur bus, kereta, dan pesawat. Penumpang yang terbang tidak diturunkan di Ngloram tetapi di Bandara Surabaya.

Rencananya, pagi kemarin pesawat Citilink ATR 72 tersebut bakal mengangkut 67 penumpang dari tiga kecamatan di Blora. Yaitu Kunduran, Tunjungan, dan Kradenan. Terbang pukul 9.45. Di mana para kades tersebut hendak pulang Bimtek dari Jakarta (lihat grafis).

Kades Nglebak, Kecamatan Kradenan, Sudarto mengaku, sama sekali tidak tahu menahu kalau tombol pintu darurat kepencet. ”Awalnya saya dipindah dari tempat duduk pertama ke samping. Tiba-tiba, tangan saya yang kiri nekan tombol, karena berhimpitan kursi.  Saya tidak tau sama sekali,” jelasnya.

Sejak awal, dia sudah tidak mau berangkat. Karena rombongan akhirnya dia ikut. ”Saya ini masih dek-dekan. Trauma ini masih,” tambahnya kepada koran ini.

Dia mengaku sempat dipanggil petugas untuk diklarifikasi. Namun akhirnya dipersilahkan untuk pulang.

Sebenarnya sejak pagi, dia ingin naik Bus. “Asli takut,” jelasnya.

Dari petugas juga tidak mempermasalahkan kejadian kemarin. Sebab murni ketidaktahuannya. ”Tidak ada denda. Tadi juga saya dianter sampai terminal pasar Rebo. Pelayanan juga bagus,” terangnya.

Sementara itu, salah satu petugas yang enggan disebutkan namanya mengaku penerbangan akan kembali dilakukan pada Jumat (24/12) mendatang. ”Iya benar, hari ini kami cancel (penerbangan, red). Hari ini cancel,” terangnya.

Baca Juga :  Sepuluh Tahun Rusak, Warga Banjarejo Blora Perbaiki Jalan Sendiri

Beberapa infromasi diterima koran ini, jika pintu darurat dibuka penumpang sebelum pesawat, penerbangan ditunda. Karena pemeriksaan pesawat harus diulang kembali untuk memastikan keamanannya saat terbang nanti. Serta bisa dikenakan sanksi terkait perbuatan yang membahayakan keamanan dan keselamatan penerbangan.
VP Corporate Secretary & CSR PT Citilink Indonesia Diah Suryani membenarkan pembatalan penerbangan QG 1184 rute Jakarta (Halim Perdanakusuma) – Cepu kemarin.

Ia mengakui kejadian disebabkan oleh oknum penumpang yang merupakan orang dewasa dan berada di seat row 1A mencoba membuka pintu darurat tanpa seizin kru pesawat saat proses boarding berlangsung.

”Awak kabin yang bertugas telah melakukan tindakan sesuai prosedur dengan segera menginformasikan kejadian tersebut kepada Captain Pilot dan Ground Handling. Captain segera memutuskan untuk menurunkan semua penumpang yang ada dalam pesawat demi alasan keamanan dan keselamatan penerbangan,” jelasnya.

Selain itu oknum penumpang tersebut juga segera diturunkan dari pesawat oleh pihak Avsec (Aviation Security) untuk dimintai keterangan lebih lanjut .

”Bagi penumpang lainnya yang terdampak, Citilink telah memberikan opsi alternatif berupa reroute penerbangan menjadi Jakarta – Surabaya dilanjutkan jalur darat menuju Cepu begitupun penerbangan sebaliknya. Reschedule atau refund sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tandasnya.

Citilink, lanjutnya, memohon maaf kepada seluruh penumpang atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dan berkomitmen untuk terus memberikan layanan yang prima bagi seluruh penumpang.

”Citilink senantiasa mengutamakan aspek keselamatan serta keamanan penerbangan, oleh karena itu kami selalu berupaya sejak dini dalam mengantisipasi hal-hal yang berpotensi mengganggu keselamatan dan keamanan penerbangan,” ujarnya. (zen)






Reporter: Subekan

Most Read

Artikel Terbaru

/