alexametrics
24.6 C
Kudus
Tuesday, July 5, 2022

Sering Ambyar, Jalan Perempatan Biandono Blora Dibeton

BLORA – Akibat rusak berat, jalan di Perempatan Biandono, Blora, atau Jalan Halmahera diperbaiki dengan pembetonan kemarin. Penyebab  utamanya, karena jalan sering dilalui kendaraan bertonase berat.

Perbaikan jalan ini, tidak terlalu panjang. Hanya 45 meter dengan lebar 9,50 meter. Ditambah 55 meter dengan lebar 7,50 meter. Anggarannya dari APBD Blora Rp 693 juta. Dikerjakan oleh CV. Keluarga Jaya selama 120 hari pengerjaan. Pekerjaan direncanakan selesai pada 21 Desember mendatang.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Blora Samgautama Karnajaya mengatakan, pekerjaan sudah dimulai baru-baru ini. Jalan yang rusak sudah dikeruk. Baik mulai dari selatan, timur, maupun barat perempatan.


”Kami juga sudah melakukan koordinasi dengan Dinas Perhubungan dan Satlantas Kabupaten Blora terkait pembangunan jalan ini. Jalan juga sudah mulai diberi pembatas,” terangnya.

Menurutnya, Jalan Halmahera atau Perempatan Biandono merupakan jalan kabupaten yang menjadi lintasan dari jalan nasional. Jalannya sering rusak, sehingga perbaikannya dengan dicor. Untuk itu, dilakukan pengalihan arus lalu lintas untuk meminimalisasi kemacetan.

”Dengan sejumlah kendaraan berat yang cukup banyak, dengan panjang kendaraan yang lumayan besar, maka dibutuhkan manuver yang lebih lebar. Jadi, saat pembangunan rigit beton di perempatan Jalan Halmahera itu, dilakukan pengalihan arus lintas,” terangnya.

Baca Juga :  Petunjuk dari Mimpi, Warga Blora Temukan Makam Kuno Berusia Lima Abad

Samgautama menuturkan, pembangunan jalan tersebut hanya pada perempatanya. Harapnnya, tidak ada lagi kerusakan di perempatan atau persimpangan jalan saat dilintasi kendaraan berat.

”Ini kami cor. Tidak sampai satu kilometer (panjangnya). Hanya perempatan. Harapannya, nantinya kalau ada manuver kendaraan berat, manuvernya tidak merusak jalan. Kalau sudah cor beton kan kontruksinya sudah bagus,” jelasnya.

Ma’ruf, salah satu pengendara mengaku untuk saat ini memang ada buka-tutup jalan. Mau tidak mau harus mengikuti. Sebab ada perbaikan jalan. ”Jalan itu memang sering rusak. Diperbaiki bentar tak lama rusak lagi. Begitu terus. Mungkin ini caria terbaik dengan dicor,” ujarnya.

Meski sedikit macet dan jalurnya dialihkan, baginya tidak masalah. Yang terpenting Jalan Biandono diperbaiki dan pekerjaan segera selesai. Dengan begitu, tidak sering rusak. Pengendara juga lebih nyaman dan tidak menimbulkan kecelakaan. ”Harapnnya ya pekerjaan segera clear dan kondisi jalan bisa lebih baik lagi,” imbuhnya. (lin)






Reporter: Subekan

BLORA – Akibat rusak berat, jalan di Perempatan Biandono, Blora, atau Jalan Halmahera diperbaiki dengan pembetonan kemarin. Penyebab  utamanya, karena jalan sering dilalui kendaraan bertonase berat.

Perbaikan jalan ini, tidak terlalu panjang. Hanya 45 meter dengan lebar 9,50 meter. Ditambah 55 meter dengan lebar 7,50 meter. Anggarannya dari APBD Blora Rp 693 juta. Dikerjakan oleh CV. Keluarga Jaya selama 120 hari pengerjaan. Pekerjaan direncanakan selesai pada 21 Desember mendatang.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Blora Samgautama Karnajaya mengatakan, pekerjaan sudah dimulai baru-baru ini. Jalan yang rusak sudah dikeruk. Baik mulai dari selatan, timur, maupun barat perempatan.

”Kami juga sudah melakukan koordinasi dengan Dinas Perhubungan dan Satlantas Kabupaten Blora terkait pembangunan jalan ini. Jalan juga sudah mulai diberi pembatas,” terangnya.

Menurutnya, Jalan Halmahera atau Perempatan Biandono merupakan jalan kabupaten yang menjadi lintasan dari jalan nasional. Jalannya sering rusak, sehingga perbaikannya dengan dicor. Untuk itu, dilakukan pengalihan arus lalu lintas untuk meminimalisasi kemacetan.

”Dengan sejumlah kendaraan berat yang cukup banyak, dengan panjang kendaraan yang lumayan besar, maka dibutuhkan manuver yang lebih lebar. Jadi, saat pembangunan rigit beton di perempatan Jalan Halmahera itu, dilakukan pengalihan arus lintas,” terangnya.

Baca Juga :  Jalan Jembatan Tanggulangin Penghubung Kudus-Demak Diperbaiki, Arus Lalu Lintas Terganggu

Samgautama menuturkan, pembangunan jalan tersebut hanya pada perempatanya. Harapnnya, tidak ada lagi kerusakan di perempatan atau persimpangan jalan saat dilintasi kendaraan berat.

”Ini kami cor. Tidak sampai satu kilometer (panjangnya). Hanya perempatan. Harapannya, nantinya kalau ada manuver kendaraan berat, manuvernya tidak merusak jalan. Kalau sudah cor beton kan kontruksinya sudah bagus,” jelasnya.

Ma’ruf, salah satu pengendara mengaku untuk saat ini memang ada buka-tutup jalan. Mau tidak mau harus mengikuti. Sebab ada perbaikan jalan. ”Jalan itu memang sering rusak. Diperbaiki bentar tak lama rusak lagi. Begitu terus. Mungkin ini caria terbaik dengan dicor,” ujarnya.

Meski sedikit macet dan jalurnya dialihkan, baginya tidak masalah. Yang terpenting Jalan Biandono diperbaiki dan pekerjaan segera selesai. Dengan begitu, tidak sering rusak. Pengendara juga lebih nyaman dan tidak menimbulkan kecelakaan. ”Harapnnya ya pekerjaan segera clear dan kondisi jalan bisa lebih baik lagi,” imbuhnya. (lin)






Reporter: Subekan

Most Read

Artikel Terbaru

/