alexametrics
26.4 C
Kudus
Thursday, May 12, 2022

Viral! Cor Jalan Pakai Grosok di Todanan Blora, Bupati Ikut Komentar

BLORA – Sebuah unggahan akun Instagram (IG) @ini_blora memperlihatkan pekerjaan proyek jalan beton dengan bahan batu grosok. Akun berpengikut 53 ribu itu pun mempertanyakan soal apakah mengecor dengan bagian tengah diberikan grosok diperbolehkan atau tidak.

“Buat yang ahli dalam bidang pengecoran jalan, tolong dong kasih paham. Ngecor tapi tengahnya dikasih grosok itu benar gak sih? Serius nanya ini…” tulis pemilik akun di keterangan gambar dalam postingan yang diunggah kemarin (17/11) itu.

Akun tersebut juga menandai akun DPUPR (Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang) Blora, Kepala DPUPR Blora Samgautama, dan sejumlah akun lain.


Sontak postingan tersebut dibanjiri komentar ratusan warganet. Kebanyakan komentar miring soal bolehnya pengecoran dengan batu grosok. Bahkan, orang nomor satu di Blora, Arief Rohman ikut komentar.

“Tolong cek pelaksana proyeknya pak,” tulis IG @riefrohman838 dengan menambahkan tag IG Kepala DPUPR Blora Sambagutama dan DPUPR Blora.

Baca Juga :  Pemain Timnas Pratama Arhan Senang Rumahnya di Blora Direnovasi

Diketahui, lokasi proyek tersebut berada di wilayah Kecamatan Todanan. Nama paketnya yakni peningkatan jalan Ngumbul-Pelemsengir, Kecamatan Todanan. Tepatnya di Desa Kacangan. Volume betonnya yakni 4,50 M x 472,30 M.

Anggaran proyek tersebut sebesar Rp 1.259.905.000 dari APBD Kabupaten Blora tahun 2021. Proyek itu dikerjakan oleh CV. Qurata Jaya yang beralamat di Dukuh Sitirejo Rt 005/ Rw 001, Desa Sitirejo, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora.

Pekerjaan dimulai pada 12 Oktober 2021 dan akan berakhir pada 25 Desember 2021 (75 hari kalender). Sementara konsultan pengawasnya dari CV. Kartika Jaya Consultan.

Dikonfirmasi, Direktur CV. Qurata Jaya, Kempot mengaku rencananya besok akan membongkar dan ngekor (core drill, red) seluruh pekerjaan. Baik yang dikasih grosok maupun tidak.

“Saya minta di-core semua,” kata dia.






Reporter: Subekan

BLORA – Sebuah unggahan akun Instagram (IG) @ini_blora memperlihatkan pekerjaan proyek jalan beton dengan bahan batu grosok. Akun berpengikut 53 ribu itu pun mempertanyakan soal apakah mengecor dengan bagian tengah diberikan grosok diperbolehkan atau tidak.

“Buat yang ahli dalam bidang pengecoran jalan, tolong dong kasih paham. Ngecor tapi tengahnya dikasih grosok itu benar gak sih? Serius nanya ini…” tulis pemilik akun di keterangan gambar dalam postingan yang diunggah kemarin (17/11) itu.

Akun tersebut juga menandai akun DPUPR (Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang) Blora, Kepala DPUPR Blora Samgautama, dan sejumlah akun lain.

Sontak postingan tersebut dibanjiri komentar ratusan warganet. Kebanyakan komentar miring soal bolehnya pengecoran dengan batu grosok. Bahkan, orang nomor satu di Blora, Arief Rohman ikut komentar.

“Tolong cek pelaksana proyeknya pak,” tulis IG @riefrohman838 dengan menambahkan tag IG Kepala DPUPR Blora Sambagutama dan DPUPR Blora.

Baca Juga :  Genjot Pembangunan Wilayah Perbatasan, Bupati Blora Gandeng Bupati Ngawi

Diketahui, lokasi proyek tersebut berada di wilayah Kecamatan Todanan. Nama paketnya yakni peningkatan jalan Ngumbul-Pelemsengir, Kecamatan Todanan. Tepatnya di Desa Kacangan. Volume betonnya yakni 4,50 M x 472,30 M.

Anggaran proyek tersebut sebesar Rp 1.259.905.000 dari APBD Kabupaten Blora tahun 2021. Proyek itu dikerjakan oleh CV. Qurata Jaya yang beralamat di Dukuh Sitirejo Rt 005/ Rw 001, Desa Sitirejo, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora.

Pekerjaan dimulai pada 12 Oktober 2021 dan akan berakhir pada 25 Desember 2021 (75 hari kalender). Sementara konsultan pengawasnya dari CV. Kartika Jaya Consultan.

Dikonfirmasi, Direktur CV. Qurata Jaya, Kempot mengaku rencananya besok akan membongkar dan ngekor (core drill, red) seluruh pekerjaan. Baik yang dikasih grosok maupun tidak.

“Saya minta di-core semua,” kata dia.






Reporter: Subekan

Most Read

Artikel Terbaru

/