alexametrics
32.2 C
Kudus
Tuesday, August 9, 2022

Bupati Blora Wacanakan Motor Listrik Jadi Kendaraan Dinas

BLORA Bupati Blora Arief berkesempatan menjajal motor listrik buatan PLN. Bahkan dia mewacanakan kendaraan dinasnya bertenaga listrik.

”Nanti kami menunggu regulasi dari pemerintah pusat. Apakah bisa untuk kendaraan dinas. Kalau memang memenuhi dan bisa mungkin saja kedepan beralih ke motor listrik,” tutur Bupati Blora Arief Rohman.

Saat mengendarai motor listrik, Bupati Arief mengaku seperti melayang. Saking halusnya saat mengendarainya. “Halus sekali. Nyaris tidak ada suara,” jelasnya.


Motor listrik buatan PLN ini, lanjutnya, menjadi inovasi moda transportasi ramah lingkungan yang tidak menggunakan bahan bakar minyak. Sehingga tidak menghasilkan gas sisa. Selamat kepada PLN, semoga bisa dikembangkan,” ungkap bupati.

Bupati Arief Rohman dalam kesempatan itu juga meminta kepada PLN untuk meminimalisasi pemadaman listrik. Sebab sudah sering terjadi. Hal itu disampaikan saat test drive motor listrik buatan PLN di Pendapa Rumah Dinas Bupati Blora beberapa waktu lalu.

Selain itu, bupati ingin desa-desa pelosok hutan yang belum teraliri listrik nantinya bisa dibantu pembangunan jaringan listriknya oleh PLN. Pihaknya ingin agar PLN bisa memaksimalkan seluruh potensi dan inovasi yang ada untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. ”Pemadaman listrik yang kerap terjadi, mohon agar bisa diminimalisasi,” pintanya.

Baca Juga :  Bupati Blora Dukung Pendirian SLB di Randublatung, Ini Harapannya

Khusus Blora, bupati ingin agar ke depan kerja sama dengan PLN bisa terus dikembangkan. Tidak hanya di sektor pertanian, namun juga lainnya.

”Beberapa waktu lalu, kami menjalin kerja sama dengan beberapa perguruan tinggi dibawah BUMN. Seperti Universitas Pertamina dan Universitas Telkom. Keduanya bersedia membantu kita untuk memberikan pendampingan desa, dan beasiswa pendidikan, serta lainnya. Untuk itu, kami berharap PLN juga bisa demikian. Sebagai perusahaan pelat merah, monggo kami berikan manfaat untuk daerah,” paparnya.

Sementara itu, Darmadi Manager PLN UP3 Kudus mengatakan kesiapannya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat. Apalagi memang Blora ini menurutnya luas. Terdiri dari dua gardu induk PLN. Yakni Blora dan Cepu.

Terkait keberadaan motor listrik Gesits ini menurutnya sangat efektif dan efisien. “Motor listrik ini sehari bisa menempuh jarak 50 KM dengan kecepatan 70km/jam dengan pengisian daya cukup cepat hanya 2 jam,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, bupati bersama Kapolres, Dandim, Kajari, dan tamu undangan lainnya, bupati berkeliling di jalan lingkar keliling halaman rumah dinas. Selama berkendara, tidak ada suara mesin yang terdengar. (zen)






Reporter: Subekan

BLORA Bupati Blora Arief berkesempatan menjajal motor listrik buatan PLN. Bahkan dia mewacanakan kendaraan dinasnya bertenaga listrik.

”Nanti kami menunggu regulasi dari pemerintah pusat. Apakah bisa untuk kendaraan dinas. Kalau memang memenuhi dan bisa mungkin saja kedepan beralih ke motor listrik,” tutur Bupati Blora Arief Rohman.

Saat mengendarai motor listrik, Bupati Arief mengaku seperti melayang. Saking halusnya saat mengendarainya. “Halus sekali. Nyaris tidak ada suara,” jelasnya.

Motor listrik buatan PLN ini, lanjutnya, menjadi inovasi moda transportasi ramah lingkungan yang tidak menggunakan bahan bakar minyak. Sehingga tidak menghasilkan gas sisa. Selamat kepada PLN, semoga bisa dikembangkan,” ungkap bupati.

Bupati Arief Rohman dalam kesempatan itu juga meminta kepada PLN untuk meminimalisasi pemadaman listrik. Sebab sudah sering terjadi. Hal itu disampaikan saat test drive motor listrik buatan PLN di Pendapa Rumah Dinas Bupati Blora beberapa waktu lalu.

Selain itu, bupati ingin desa-desa pelosok hutan yang belum teraliri listrik nantinya bisa dibantu pembangunan jaringan listriknya oleh PLN. Pihaknya ingin agar PLN bisa memaksimalkan seluruh potensi dan inovasi yang ada untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. ”Pemadaman listrik yang kerap terjadi, mohon agar bisa diminimalisasi,” pintanya.

Baca Juga :  Progres Capai 61,24 Persen, Bendungan Randugunting Diisi Air November

Khusus Blora, bupati ingin agar ke depan kerja sama dengan PLN bisa terus dikembangkan. Tidak hanya di sektor pertanian, namun juga lainnya.

”Beberapa waktu lalu, kami menjalin kerja sama dengan beberapa perguruan tinggi dibawah BUMN. Seperti Universitas Pertamina dan Universitas Telkom. Keduanya bersedia membantu kita untuk memberikan pendampingan desa, dan beasiswa pendidikan, serta lainnya. Untuk itu, kami berharap PLN juga bisa demikian. Sebagai perusahaan pelat merah, monggo kami berikan manfaat untuk daerah,” paparnya.

Sementara itu, Darmadi Manager PLN UP3 Kudus mengatakan kesiapannya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat. Apalagi memang Blora ini menurutnya luas. Terdiri dari dua gardu induk PLN. Yakni Blora dan Cepu.

Terkait keberadaan motor listrik Gesits ini menurutnya sangat efektif dan efisien. “Motor listrik ini sehari bisa menempuh jarak 50 KM dengan kecepatan 70km/jam dengan pengisian daya cukup cepat hanya 2 jam,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, bupati bersama Kapolres, Dandim, Kajari, dan tamu undangan lainnya, bupati berkeliling di jalan lingkar keliling halaman rumah dinas. Selama berkendara, tidak ada suara mesin yang terdengar. (zen)






Reporter: Subekan

Most Read

Artikel Terbaru

/