alexametrics
24.9 C
Kudus
Saturday, May 14, 2022

Dapat Lokasi TPA Baru, Pemkab Blora Dorong Pemanfaatan Bank Sampah

BLORA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora telah menerima Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sampah Temurejo. Diharapkan keberadaan lokasi ini bisa memicu pembentukan bank sampah yang bisa menghasilkan pundi-pundi rupiah.

Baru- baru ini, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) I Jawa Tengah, Ditjen Cipta Karya, menyerahkan hasil pembangunan TPA) tersebut.

Kepala Satker Wilayah I BPPW Jateng Dwiatma Singgih Raharja Sabaris menyampaikan pembangunan ini telah menlan anggaran Rp 12,9 miliar dari APBN 2021. Dengan masa pengerjaan selama 240 hari mulai 20 April hingga 15 Desember tahun lalu.


Ada sejumlah fasilitas dari TPA ini. Seperti zona landfill, kolam IPL, bangunan perkantoran, jembatan timbang, jalan operasional dengan rigid beton, garasi dan hangar berat. Usia zona landfill TPA diperkirakan mampu menampung 70 meter kubik sampah per hari. “Sehingga kini setelah selesai dan lolos uji kelaikan, kami serahkan kepada Pemkab,” katanya.

Baca Juga :  Gandeng Tangsel, Blora Bangun Kerjasama UMKM

Bupati Blora Arief Rohman menyampaikan, selain TPA juga diberikan alat berat untuk menunjang operasional. Dengan sistem sanitary landfill dan sistem lindi pihaknya berharap pengolahan sampah di Blora bisa lebih baik.

Pihaknya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bisa mengelola operasional TPA ini dengan baik. Selain itu juga akan mendorong pembentukan bank sampah di desa-desa, sekolah, pondok pesantren, hingga pasar sebagai pemilih awal. Agar sampah juga bisa jadi rupiah.

“Tolong dipetakan semua, wilayah atau lembaga penghasil sampah yang potensial untuk dijadikan lokasi bank sampah. Kami juga berharap masing-masing Kecamatan punya TPS3R seperti yang ada di Blora (Purwosari) dan Kedungtuban (Wado). Begitu juga untuk penataan TPA Tambakromo di Kecamatan Cepu agar segera disusun,” jelasnya. (vah/ali)






Reporter: Vachry Rizaldi Luthfipambudi

BLORA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora telah menerima Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sampah Temurejo. Diharapkan keberadaan lokasi ini bisa memicu pembentukan bank sampah yang bisa menghasilkan pundi-pundi rupiah.

Baru- baru ini, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) I Jawa Tengah, Ditjen Cipta Karya, menyerahkan hasil pembangunan TPA) tersebut.

Kepala Satker Wilayah I BPPW Jateng Dwiatma Singgih Raharja Sabaris menyampaikan pembangunan ini telah menlan anggaran Rp 12,9 miliar dari APBN 2021. Dengan masa pengerjaan selama 240 hari mulai 20 April hingga 15 Desember tahun lalu.

Ada sejumlah fasilitas dari TPA ini. Seperti zona landfill, kolam IPL, bangunan perkantoran, jembatan timbang, jalan operasional dengan rigid beton, garasi dan hangar berat. Usia zona landfill TPA diperkirakan mampu menampung 70 meter kubik sampah per hari. “Sehingga kini setelah selesai dan lolos uji kelaikan, kami serahkan kepada Pemkab,” katanya.

Baca Juga :  Resmi, Citilink Buka Penerbangan di Bandara Blora per 26 November

Bupati Blora Arief Rohman menyampaikan, selain TPA juga diberikan alat berat untuk menunjang operasional. Dengan sistem sanitary landfill dan sistem lindi pihaknya berharap pengolahan sampah di Blora bisa lebih baik.

Pihaknya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bisa mengelola operasional TPA ini dengan baik. Selain itu juga akan mendorong pembentukan bank sampah di desa-desa, sekolah, pondok pesantren, hingga pasar sebagai pemilih awal. Agar sampah juga bisa jadi rupiah.

“Tolong dipetakan semua, wilayah atau lembaga penghasil sampah yang potensial untuk dijadikan lokasi bank sampah. Kami juga berharap masing-masing Kecamatan punya TPS3R seperti yang ada di Blora (Purwosari) dan Kedungtuban (Wado). Begitu juga untuk penataan TPA Tambakromo di Kecamatan Cepu agar segera disusun,” jelasnya. (vah/ali)






Reporter: Vachry Rizaldi Luthfipambudi

Most Read

Artikel Terbaru

/