alexametrics
21.9 C
Kudus
Thursday, June 30, 2022

Pemkab Blora Gembleng 125 UMKM Melek Pengelolaan Keuangan Digital

BLORA – Ratusan UMKM kembali digembleng Pemkab Blora pada Selasa (8/2). Harapannya, pelaku usaha bisa terus berinovasi dan bersaing seiring dengan perkembangan teknologi. Termasuk bisa melakukan pengelolaan keuangan digital dengan baik.

Targetnya ada 5.000 UMKM yang diikutkan. Untuk kali ini, diikuti 125 peserta yang telah diseleksi dari 255 pendaftar. Pelatihan dari Kementerian Kominfo diselenggarakan secara gratis bagi masyarakat.

Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati mengungkapkan pelatihan Digital Entrepreneurship Academy (DEA) di Kabupaten Blora ini diselenggarakan oleh BPSDMP Kominfo Jogjakarta. Bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Blora. Bertempat di Same Hotel Cepu.


Wabup menyampaikan, pelatihan tersebut merupakan salah satu bagian dari Digital Talent Scholarship (DTS) Kemenkominfo RI. Kali ini mengusung tema terkait pengelolaan keuangan digital. “Terima kasih Kementerian Kominfo yang sudah berkomitmen dengan kami dengan kuota pelatihan sebanyak 5.000 di Blora ini. Sehingga masyarakat kami bisa semakin cakap digital,” terangnya

Pelatihan DEA ini sangat bermanfaat bagi para generasi muda dan para pelaku usaha UMKM khususnya. Sehingga bisa terus berinovasi dan bersaing seiring dengan perkembangan teknologi. Termasuk agar bisa melakukan pengelolaan keuangan digital dengan baik.

“Data UMKM kami ada 13 ribu. Kuota baru 5 ribu. Tahun 2022 ini ada kuota 200 ribu se-Indonesia. Kami sudah kebagian 5 ribu UMKM. Semoga ini bisa terjalin terus dan harapan nanti di tahun 2023 semoga Blora ke depan bisa nambah jadi 10 ribu. Sehingga para pelaku UMKM di Blora ini bisa melek teknologi dan usaha mereka mampu tumbuh,” imbuhnya

Baca Juga :  Gempur Rokok Ilegal, Dinkominfo Blora Gelar Sosialisasi Pita Cukai

Wabup berharap, pelatihan ini mampu mendorong para pelaku UMKM bisa memanfaatkan peluang teknologi dalam memajukan bisnis dan usahanya. “Manfaatnya memang kami rasakan. Terutama saudara-saudara saya yang ada di UMKM. Termasuk skema pegelolaan keuangan digital ini sangat penting. Saya juga berkeinginan agar semakin banyak pelaku UMKM mendapatkan pelatihan terkait digitalisasi. Semoga dengan kehadiran BPSDMP Yogyakarta ini bisa menambah ilmu bagi masyarakat kami yang ada di Kabupaten Blora,” tambahnya.

Plt Kepala BPSDMP Kominfo Jogjakarta Suwarto menjelaskan, untuk melaksanakan kegiatan pelatihan ini membutuhkan dukungan dari pemerintah kabupaten Blora. Target di Kabupaten Blora sebanyak 5 ribu kuota.

“Untuk mencapai target tersebut, kami Kemenkominfo tidak bisa jalan sendiri, sehingga harus bekerjasama dengan daerah yaitu melalui program nota kesepakatan yang sudah kami laksanakan di tiga wilayah yaitu di Blora, Tegal, kemudian di surakarta,” ucapnya

Untuk diketahui, kerja sama Pemkab Blora dengan Badan Penelitian dan Pengembangan SDM Kemenkominfo telah dilakukan pada Selasa, 9 November 2021 lalu. Dengan ditandatanganinya kerjasama tersebut, nantinya Kementerian Kominfo akan memberikan beasiswa pelatihan peningkatan kapasitas SDM untuk Kabupaten Blora dengan jumlah kuota hingga 5 ribu peserta. (sub/ali)






Reporter: Subekan

BLORA – Ratusan UMKM kembali digembleng Pemkab Blora pada Selasa (8/2). Harapannya, pelaku usaha bisa terus berinovasi dan bersaing seiring dengan perkembangan teknologi. Termasuk bisa melakukan pengelolaan keuangan digital dengan baik.

Targetnya ada 5.000 UMKM yang diikutkan. Untuk kali ini, diikuti 125 peserta yang telah diseleksi dari 255 pendaftar. Pelatihan dari Kementerian Kominfo diselenggarakan secara gratis bagi masyarakat.

Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati mengungkapkan pelatihan Digital Entrepreneurship Academy (DEA) di Kabupaten Blora ini diselenggarakan oleh BPSDMP Kominfo Jogjakarta. Bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Blora. Bertempat di Same Hotel Cepu.

Wabup menyampaikan, pelatihan tersebut merupakan salah satu bagian dari Digital Talent Scholarship (DTS) Kemenkominfo RI. Kali ini mengusung tema terkait pengelolaan keuangan digital. “Terima kasih Kementerian Kominfo yang sudah berkomitmen dengan kami dengan kuota pelatihan sebanyak 5.000 di Blora ini. Sehingga masyarakat kami bisa semakin cakap digital,” terangnya

Pelatihan DEA ini sangat bermanfaat bagi para generasi muda dan para pelaku usaha UMKM khususnya. Sehingga bisa terus berinovasi dan bersaing seiring dengan perkembangan teknologi. Termasuk agar bisa melakukan pengelolaan keuangan digital dengan baik.

“Data UMKM kami ada 13 ribu. Kuota baru 5 ribu. Tahun 2022 ini ada kuota 200 ribu se-Indonesia. Kami sudah kebagian 5 ribu UMKM. Semoga ini bisa terjalin terus dan harapan nanti di tahun 2023 semoga Blora ke depan bisa nambah jadi 10 ribu. Sehingga para pelaku UMKM di Blora ini bisa melek teknologi dan usaha mereka mampu tumbuh,” imbuhnya

Baca Juga :  Aminuddin Ditunjuk Sebagai Ketua DPC PPP Blora

Wabup berharap, pelatihan ini mampu mendorong para pelaku UMKM bisa memanfaatkan peluang teknologi dalam memajukan bisnis dan usahanya. “Manfaatnya memang kami rasakan. Terutama saudara-saudara saya yang ada di UMKM. Termasuk skema pegelolaan keuangan digital ini sangat penting. Saya juga berkeinginan agar semakin banyak pelaku UMKM mendapatkan pelatihan terkait digitalisasi. Semoga dengan kehadiran BPSDMP Yogyakarta ini bisa menambah ilmu bagi masyarakat kami yang ada di Kabupaten Blora,” tambahnya.

Plt Kepala BPSDMP Kominfo Jogjakarta Suwarto menjelaskan, untuk melaksanakan kegiatan pelatihan ini membutuhkan dukungan dari pemerintah kabupaten Blora. Target di Kabupaten Blora sebanyak 5 ribu kuota.

“Untuk mencapai target tersebut, kami Kemenkominfo tidak bisa jalan sendiri, sehingga harus bekerjasama dengan daerah yaitu melalui program nota kesepakatan yang sudah kami laksanakan di tiga wilayah yaitu di Blora, Tegal, kemudian di surakarta,” ucapnya

Untuk diketahui, kerja sama Pemkab Blora dengan Badan Penelitian dan Pengembangan SDM Kemenkominfo telah dilakukan pada Selasa, 9 November 2021 lalu. Dengan ditandatanganinya kerjasama tersebut, nantinya Kementerian Kominfo akan memberikan beasiswa pelatihan peningkatan kapasitas SDM untuk Kabupaten Blora dengan jumlah kuota hingga 5 ribu peserta. (sub/ali)






Reporter: Subekan

Most Read

Artikel Terbaru

/