alexametrics
26.8 C
Kudus
Wednesday, July 6, 2022

Pemkab Blora Hibahkan Gedung SD Jadi SLB

BLORA – Pemerintah Kabupaten Blora akan membangun Sekolah Luar Biasa (SLB) di wilayah Randublatung. Pemkab mulai memetakan gedung yang sudah tak terpakai agar bisa dipakai untuk SLB.

Menurut Bupati Blora Arief Rohman di Blora sendiri tercatat ada sekitar enam ribu masyarakat penyandang disabilitas. Sehingga pihaknya menilai pemkab perlu hadir memberikan pendampingan.

“Ini menjadi PR kami untuk terus mendampingi dan mengarahkan agar bisa mendapatkan pelayanan terbaik,” ujarnya.


Ia meminta kepada para Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait agar bisa berkoordinasi untuk memberikan dukungan kepada para penyandang disabilitas.

Dalam waktu dekat, lanjut Arief, pemkab menghibahkan lahan dan bangunan bekas gedung SD yang sudah tidak terpakai di area Kecamatan Randublatung. Agar selanjutnya bisa dikembangkan menjadi SLB. Sebab, saat ini di wilayah tersebut belum memiliki SLB.

Baca Juga :  Kabupaten Blora Kembali Raih Opini WTP dari BPK untuk Kedelapan Kalinya

“Kami hibahkan salah satu gedung sekolah SD yang sudah tidak digunakan untuk pendirian SLB. Kalau tidak salah di Kelurahan Wulung Randublatung,” jelasnya.

Tak hanya pada pendidikan, pada bidang kesehatan, pihaknya ingin para difabel bisa memperoleh akses pelayanan kesehatan yang mudah dengan menggandeng seluruh  Puskesmas dan Bidan Desa.

“Sedangkan untuk ekonomi, kita akan berikan pelatihan-pelatihan kewirausahaan berbasis minat dan bakat yang dimiliki agar bisa mandiri,” jelasnya. (ali)






Reporter: Vachry Rizaldi Luthfipambudi

BLORA – Pemerintah Kabupaten Blora akan membangun Sekolah Luar Biasa (SLB) di wilayah Randublatung. Pemkab mulai memetakan gedung yang sudah tak terpakai agar bisa dipakai untuk SLB.

Menurut Bupati Blora Arief Rohman di Blora sendiri tercatat ada sekitar enam ribu masyarakat penyandang disabilitas. Sehingga pihaknya menilai pemkab perlu hadir memberikan pendampingan.

“Ini menjadi PR kami untuk terus mendampingi dan mengarahkan agar bisa mendapatkan pelayanan terbaik,” ujarnya.

Ia meminta kepada para Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait agar bisa berkoordinasi untuk memberikan dukungan kepada para penyandang disabilitas.

Dalam waktu dekat, lanjut Arief, pemkab menghibahkan lahan dan bangunan bekas gedung SD yang sudah tidak terpakai di area Kecamatan Randublatung. Agar selanjutnya bisa dikembangkan menjadi SLB. Sebab, saat ini di wilayah tersebut belum memiliki SLB.

Baca Juga :  Dewan Minta Eksekutif segera Bentuk Aturan Pendukung untuk Lindungi Warga

“Kami hibahkan salah satu gedung sekolah SD yang sudah tidak digunakan untuk pendirian SLB. Kalau tidak salah di Kelurahan Wulung Randublatung,” jelasnya.

Tak hanya pada pendidikan, pada bidang kesehatan, pihaknya ingin para difabel bisa memperoleh akses pelayanan kesehatan yang mudah dengan menggandeng seluruh  Puskesmas dan Bidan Desa.

“Sedangkan untuk ekonomi, kita akan berikan pelatihan-pelatihan kewirausahaan berbasis minat dan bakat yang dimiliki agar bisa mandiri,” jelasnya. (ali)






Reporter: Vachry Rizaldi Luthfipambudi

Most Read

Artikel Terbaru

/