alexametrics
25.9 C
Kudus
Wednesday, May 25, 2022

Bertemu Jokowi, Petani Curhat soal Normalisasi Bendungan

BLORA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Bendungan Randugunting, Kecamatan Japah, Kabupaten Blora, Rabu (5/1) kemarin. Di tempat itu Jokowi bertemu dengan petani dari Blora, Rembang, dan Pati.

Sukarji, seorang petani dari Desa Sekarsar berharap keberadaan Bendungan Randugunting ini dapat bermanfaat bagi seluruh masyarakat. Utamanya para petani di sekitar Kabupaten Blora, Kabupaten Rembang, dan Kabupaten Pati.

”Tanaman padi ini membutuhkan pengairan yang optimal. Jadi harapan kami dari Bendungan Randugunting ini bisa menyuplai air ke Dam Kedung Sapen. Yang mana Dam Kedung Sapen ini bisa mengairi daerah kami, daerah Kecamatan Sumber dan Kaliori, Rembang,” tuturnya.


Sukarji berharap kehadiran bendungan tersebut dapa meningkatkan taraf hidup petani di sekitarnya. ”Terima kasih pak Jokowi yang sudah memberikan kami waduk sebesar ini,” jelasnya.

Syakib, petani dari Desa Jatihadi, Rembang, berharap agar pemerintah juga dapat menormalisasi bendungan lainnya yang sudah dangkal. Menurutnya, hal tersebut membuat petani harus menunggu tadah hujan untuk irigasi sawahnya. ”Jadi mohon perhatiannya bapak Jokowi, mohon dinormalisasi bendungannya karena dangkal itu, biar masyarakat menikmati air yang bisa mengalir di petani,” ujar Syakib.

Baca Juga :  Tunggu Rekomendasi KASN, Delapan Pimpinan Tinggi Pratama Segera Terisi

Supardi, petani bawang merah asal Desa Jatihadi merasa bersyukur atas keberadaan Bendungan Randugunting. Supardi berharap pengairan dari bendungan tersebut dapat dirasakan manfaatnya bagi para petani bawang. ”Saya mengucapkan banyak terima kasih atas adanya Bendungan Randugunting ini yang nantinya dinanti-nanti oleh petani untuk dinikmati oleh petani semua,” ucap Supardi.

Sementara itu, Markum mengaku sudah mengidam-idamkan bendungan sejak 2010. ”Alhamdulillha tahun ini sudah dibangun Randugunting ini bisa mengairi pertanian warga sekitar 1.520 hektare,” jelasnya.

Dengan adanya Bendungan ini, warga bisa panen tiga kali. Padi, Padi dan Polowijo. ”Terima Kasih pak Jokowi,” bebernya.  

 

 






Reporter: Subekan

BLORA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Bendungan Randugunting, Kecamatan Japah, Kabupaten Blora, Rabu (5/1) kemarin. Di tempat itu Jokowi bertemu dengan petani dari Blora, Rembang, dan Pati.

Sukarji, seorang petani dari Desa Sekarsar berharap keberadaan Bendungan Randugunting ini dapat bermanfaat bagi seluruh masyarakat. Utamanya para petani di sekitar Kabupaten Blora, Kabupaten Rembang, dan Kabupaten Pati.

”Tanaman padi ini membutuhkan pengairan yang optimal. Jadi harapan kami dari Bendungan Randugunting ini bisa menyuplai air ke Dam Kedung Sapen. Yang mana Dam Kedung Sapen ini bisa mengairi daerah kami, daerah Kecamatan Sumber dan Kaliori, Rembang,” tuturnya.

Sukarji berharap kehadiran bendungan tersebut dapa meningkatkan taraf hidup petani di sekitarnya. ”Terima kasih pak Jokowi yang sudah memberikan kami waduk sebesar ini,” jelasnya.

Syakib, petani dari Desa Jatihadi, Rembang, berharap agar pemerintah juga dapat menormalisasi bendungan lainnya yang sudah dangkal. Menurutnya, hal tersebut membuat petani harus menunggu tadah hujan untuk irigasi sawahnya. ”Jadi mohon perhatiannya bapak Jokowi, mohon dinormalisasi bendungannya karena dangkal itu, biar masyarakat menikmati air yang bisa mengalir di petani,” ujar Syakib.

Baca Juga :  Alasan Bupati Blora Lantik Ratusan Pejabat di Makam Pahlawan

Supardi, petani bawang merah asal Desa Jatihadi merasa bersyukur atas keberadaan Bendungan Randugunting. Supardi berharap pengairan dari bendungan tersebut dapat dirasakan manfaatnya bagi para petani bawang. ”Saya mengucapkan banyak terima kasih atas adanya Bendungan Randugunting ini yang nantinya dinanti-nanti oleh petani untuk dinikmati oleh petani semua,” ucap Supardi.

Sementara itu, Markum mengaku sudah mengidam-idamkan bendungan sejak 2010. ”Alhamdulillha tahun ini sudah dibangun Randugunting ini bisa mengairi pertanian warga sekitar 1.520 hektare,” jelasnya.

Dengan adanya Bendungan ini, warga bisa panen tiga kali. Padi, Padi dan Polowijo. ”Terima Kasih pak Jokowi,” bebernya.  

 

 






Reporter: Subekan

Most Read

Artikel Terbaru

/