alexametrics
29.6 C
Kudus
Saturday, May 14, 2022

Griya Keramik Balong Blora Mulai Ramai Lagi

BLORA – Griya Keramik Desa Balong, Kecamatan Jepon, mulai ramai lagi. Ini merupakan salah satu komitmen EMCL dan SKK Migas untuk pengembangan masyarakat.

Perwakilan Pemdes Desa Balong, Kecamatan Jepon Susanto mengucapkan terima kasihkan kepada Exxson dan SKK Migas yang telah memberikan dukungan di Griya Keramik Jepon. Harapannya bisa lebih maju lagi.

“Untuk pengrajin harus lebih semangat lagi. Harus kita akui, kegiatan wisata kemarin berkurang drastis. Mungkin ini jadi moment terbaik dari rekan-rekan kita untuk berbuat lebih baik. Kegiatan wisata menjadi lebih bersemangat lagi,” ucapnya.


Perwakilan ExxonMobil Cepu Limited, Beta Wicaksono menyebutkan jika dukungan terhadap Griya Keramik adalah bagian program pengembangan masyarakat Exxon dari dan SKK Migas yang terus bersinergi dan kolaborasi dengan Pemkab Blora.

Yaitu untuk mengaktifkan kembali industri kreatif seperti Griya Keramik Desa Balong supaya bisa berkembang kembali. Harapannya, menjadikan sinergi untuk membangkitkan industri kreatif yang mati suri. Sehingga potensi Griya Keramik Desa Balong bisa kembali dikenalkan dan ekonomi bisa berjalan kembali.

“Kegiatan hari ini belajar bersama tentang pembuatan keramik dan pembuatan pupuk organik. Kami merintis griya keramik sejak 2021 silam. Sampai saat ini terus berkomitmen untuk mengembangkan kerajinan keramik. Hasilnya sebagian untuk suvenir di Exxson dan pengrajin juga punya pasar sendiri,” bebernya.

Baca Juga :  Seribu Posisi Perangkat Desa di Blora Kosong, Kenapa?

Pengembangan ke depan, pihaknya akan terus berkolaborasi untuk membangkitkan industri kreatif sehingga terus berkembang. “Mari bangga bisa mengkonsumsi produk lokal,” tegasnya.

Kepala Dinporabudpar Blora Slamet Pamuji juga mengucapkan terima kasih untuk ExxonMobil Cepu Limited. Menurutnya, Griya Keramik, Balong Jepon tidak tiba-tiba dan merupakan perjuangan panjang sejak bertahun-tahun silam.

“Saat ini sesuai program pak bupati, kita ingin mengangkat masyarakat miskin bisa turun. Untuk itu kita mendorong setiap desa memiliki potensi unggulan. Saya terima ksaih pada ExxonMobil Cepu Limited. Ini tidak ujug-ujug. Sudah lama merintisnya,” ucapnya.

Salah satu peserta, Ika Audiyah Indriyani mengaku untuk membuat sebuah keramik teknik puter memang butuh ketenangan, kesabaran dan keseriusan. Butuh latihan tidak hanya sekali dua kali. Tapi harus berlatih berulang kali. “Satu dua kali gagal tak masalah. Tapi hasilnya akan luar biasa,” terangnya. (ali)






Reporter: Subekan

BLORA – Griya Keramik Desa Balong, Kecamatan Jepon, mulai ramai lagi. Ini merupakan salah satu komitmen EMCL dan SKK Migas untuk pengembangan masyarakat.

Perwakilan Pemdes Desa Balong, Kecamatan Jepon Susanto mengucapkan terima kasihkan kepada Exxson dan SKK Migas yang telah memberikan dukungan di Griya Keramik Jepon. Harapannya bisa lebih maju lagi.

“Untuk pengrajin harus lebih semangat lagi. Harus kita akui, kegiatan wisata kemarin berkurang drastis. Mungkin ini jadi moment terbaik dari rekan-rekan kita untuk berbuat lebih baik. Kegiatan wisata menjadi lebih bersemangat lagi,” ucapnya.

Perwakilan ExxonMobil Cepu Limited, Beta Wicaksono menyebutkan jika dukungan terhadap Griya Keramik adalah bagian program pengembangan masyarakat Exxon dari dan SKK Migas yang terus bersinergi dan kolaborasi dengan Pemkab Blora.

Yaitu untuk mengaktifkan kembali industri kreatif seperti Griya Keramik Desa Balong supaya bisa berkembang kembali. Harapannya, menjadikan sinergi untuk membangkitkan industri kreatif yang mati suri. Sehingga potensi Griya Keramik Desa Balong bisa kembali dikenalkan dan ekonomi bisa berjalan kembali.

“Kegiatan hari ini belajar bersama tentang pembuatan keramik dan pembuatan pupuk organik. Kami merintis griya keramik sejak 2021 silam. Sampai saat ini terus berkomitmen untuk mengembangkan kerajinan keramik. Hasilnya sebagian untuk suvenir di Exxson dan pengrajin juga punya pasar sendiri,” bebernya.

Baca Juga :  Resmi Dilantik, Delapan Kades Anyar di Blora Dapat Tugas Khusus

Pengembangan ke depan, pihaknya akan terus berkolaborasi untuk membangkitkan industri kreatif sehingga terus berkembang. “Mari bangga bisa mengkonsumsi produk lokal,” tegasnya.

Kepala Dinporabudpar Blora Slamet Pamuji juga mengucapkan terima kasih untuk ExxonMobil Cepu Limited. Menurutnya, Griya Keramik, Balong Jepon tidak tiba-tiba dan merupakan perjuangan panjang sejak bertahun-tahun silam.

“Saat ini sesuai program pak bupati, kita ingin mengangkat masyarakat miskin bisa turun. Untuk itu kita mendorong setiap desa memiliki potensi unggulan. Saya terima ksaih pada ExxonMobil Cepu Limited. Ini tidak ujug-ujug. Sudah lama merintisnya,” ucapnya.

Salah satu peserta, Ika Audiyah Indriyani mengaku untuk membuat sebuah keramik teknik puter memang butuh ketenangan, kesabaran dan keseriusan. Butuh latihan tidak hanya sekali dua kali. Tapi harus berlatih berulang kali. “Satu dua kali gagal tak masalah. Tapi hasilnya akan luar biasa,” terangnya. (ali)






Reporter: Subekan

Most Read

Artikel Terbaru

/