alexametrics
24.2 C
Kudus
Saturday, May 21, 2022

Lebaran Kedua, Jalur Maguan-Sembung Tersendat hingga 2 Kilometer

BLORA – Hari kedua lebaran Idul Fitri seringkali dimanfaatkan masyarakat untuk bersilaturahmi ke rumah keluarga luar daerah. Kepadatan lalu lintas pun tak dapat dihindarkan. Di Tunjungan, tepatnya di perempatan Maguan, Desa Adirejo, kemacetan mengular hingga total hampir dua kilometer.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, kemacetan menjalar hingga dukuh Sembung, sekitar kantor Dinas Perhubungan. Sedangkan di timur, kemacetan dari perempatan Maguan hingga ke Gapura Blora Mustika yang terletak di Desa Tamanrejo, Tunjungan.

Muhlisin, pengendara asal Kelurahan Ngawen, mengaku perjalanannya tersendat hampir satu jam. Pria yang akan menuju RSUD Dr. Soetijono itu mengaku hal ini tidak sewajarnya terjadi di Blora.


”Blora hampir tidak pernah terjadi macet. Tapi karena macet ini, mungkin perjalanan menuju Rumah Sakit (RSUD Dr. Soetijono Blora, Red) akan membutuhkan waktu dua kali lipat,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemkab Blora Berkomitmen Jadikan Kawasan Sonorejo Bebas Kumuh Tahun 2022

Dia bersama rombongan berencana menjenguk saudara yang sedang sakit. Dia meluangkan waktunya di hari kedua lebaran karena tidak menyangka akan terjadi kemacetan di Blora.

Pengakuan serupa disampaikan oleh Rofiudin, pemudik dari Semarang yang akan menuju Rembang untuk silaturahmi di rumah mertuanya.

”Padahal setelah perempatan lampu merah, perjalanan kembali normal. Mungkin karena skema traffic light yang kurang pas,” ucapnya.

Akibat tersendatnya lalu lintas di jalan tersebut, kepolisian mengutus anggotanya untuk mengatur lalu lintas. Beruntung, tak lama setelah itu kemacetan dapat diurai. Sehingga arus lalu lintas kembali lancar. (cha/him)

BLORA – Hari kedua lebaran Idul Fitri seringkali dimanfaatkan masyarakat untuk bersilaturahmi ke rumah keluarga luar daerah. Kepadatan lalu lintas pun tak dapat dihindarkan. Di Tunjungan, tepatnya di perempatan Maguan, Desa Adirejo, kemacetan mengular hingga total hampir dua kilometer.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, kemacetan menjalar hingga dukuh Sembung, sekitar kantor Dinas Perhubungan. Sedangkan di timur, kemacetan dari perempatan Maguan hingga ke Gapura Blora Mustika yang terletak di Desa Tamanrejo, Tunjungan.

Muhlisin, pengendara asal Kelurahan Ngawen, mengaku perjalanannya tersendat hampir satu jam. Pria yang akan menuju RSUD Dr. Soetijono itu mengaku hal ini tidak sewajarnya terjadi di Blora.

”Blora hampir tidak pernah terjadi macet. Tapi karena macet ini, mungkin perjalanan menuju Rumah Sakit (RSUD Dr. Soetijono Blora, Red) akan membutuhkan waktu dua kali lipat,” ujarnya.

Baca Juga :  Dua Pengedar Narkoba di Blora Diringkus dalam Seminggu

Dia bersama rombongan berencana menjenguk saudara yang sedang sakit. Dia meluangkan waktunya di hari kedua lebaran karena tidak menyangka akan terjadi kemacetan di Blora.

Pengakuan serupa disampaikan oleh Rofiudin, pemudik dari Semarang yang akan menuju Rembang untuk silaturahmi di rumah mertuanya.

”Padahal setelah perempatan lampu merah, perjalanan kembali normal. Mungkin karena skema traffic light yang kurang pas,” ucapnya.

Akibat tersendatnya lalu lintas di jalan tersebut, kepolisian mengutus anggotanya untuk mengatur lalu lintas. Beruntung, tak lama setelah itu kemacetan dapat diurai. Sehingga arus lalu lintas kembali lancar. (cha/him)

Most Read

Artikel Terbaru

/