alexametrics
26.4 C
Kudus
Friday, May 13, 2022

Pemkab Blora Segera Tindaklanjuti Target Harian Vaksinasi

BLORA – Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati meminta Dinas Kesehatan Kabupaten Blora semakin gencar vaksinasi ke desa-desa. Hal ini sebagaimana yang ditargetkan Pemprov Jateng agar vaksinasi bisa selesai akhir tahun ini.

Hal ini disampaikan usai Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati mengikuti rapat koordinasi penanganan Covid-19 Jawa Tengah di ruang rapat bupati. Rapat dipimpin langsung Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo secara virtual dari Semarang. Berdasarkan arahan dari gubernur, daerah diharapkan dapat mempercepat vaksinasi. Sehingga bisa segera mencapai target di akhir Desember 2021.

”Berdasarkan data yang dipaparkan diharapkan sampai 31 Desember 2021 kita punya sasaran setiap hari adalah 7.816 sasaran. Alhamdulillah saat ini kita bisa mencapai di atas 50 persen,” ucapnya.


Tri Yuli Setyowati, Wakil Bupati Blora 

Tri Yuli Setyowati, Wakil Bupati Blora  (FORKOMPIM FOR RADAR KUDUS)

Untuk mencapai target yang telah ditentukan provinsi, Tri Yuli Setyowati meminta Dinas Kesehatan Kabupaten Blora semakin gencar vaksinasi ke desa-desa. ”Saya harapkan dari Dinas Kesehatan tetap ada suntikan ke desa-desa. Minimal kalau dihitung kita satu desa ada 26 sasaran setiap harinya,” terang wakil bupati.

Menurutnya, di satu desa ada 26 sasaran tiap harinya. Dan di 31 Desember harapannya bisa mencapai target sasaran nasional. Jadi terpenting ada vaksinnya. Termasuk nanti personelnya untuk disiapkan dengan baik. Juga input datanya agar dilakukan dengan baik.

Wabup juga meminta agar jajarannya membantu. Sehingga sasaran tersebut dapat segera tercapai. Termasuk agar input data vaksinasi bisa dilaksanakan secara tepat waktu. ”Saya harapkan agar capaian target harian penyuntikan vaksin tersebut dapat tercapai dengan baik sampai nanti 31 Desember 2021. Juga jadwal penyuntikan di desa-desa agar tetap terlaksana. Di samping nanti ada bantuan dari serbuan vaksinasi TNI-Polri juga,” katanya

Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah Yulianto Prabowo menjelaskan saat ini perkembangan kasus Covid-19 sudah mulai membaik.  ”Alhamdulillah untuk kondisi Covid-19 sampai 31 Oktober 2021 cukup menggembirakan. Untuk penambahan positif itu 54, selanjutnya untuk rasio-rasio ini cukup baik,” ucap Kadinkes.

Baca Juga :  Tak Sesuai Standar, Pekerjaan Jalan Ngumbul-Pelemsengir Dibongkar

Meski demikian, tambah Yulianto, salah satu hal yang perlu menjadi perhatian adalah cakupan vaksinasi. “Mungkin yang perlu menjadi perhatian adalah kaitanya dengan masalah cakupan vaksinasi. Cakupan vaksinasi di Jawa Tengah dari  total  sasaran 28 juta ini sudah dosis pertama sebanyak 60,6 persen dan untuk dosis kedua 34,33 persen,” tambahnya.

Selain itu, Kadinkes menjelaskan bahwa masih banyak kabupaten/kota di Jawa Tengah yang capaian vaksinasinya belum mencapai 50 persen. “Untuk vaksinasi total yang perlu menjadi perhatian. Posisi untuk dosis pertama masih ada beberapa kab/kota yang di bawah 50 persen. Sehingga mungkin perlu perhatian,”  jelas Yulianto

Dia juga memberikan gambaran target kepada tiap daerah agar capaian target vaksinasi di kabupaten/kota bisa tercapai di akhir Desember tahun ini. “Untuk itu, kalau kita ingin selesai di akhir Desember 2021 nanti, maka  ini ada target harian penyuntukan yang harus dilaksanakan,” tegas Yulianto

Pihaknya juga berpesan agar upaya percepatan penyuntikan vaksin agar dilakukan secara konsisten.  Kadinkes juga menegaskan agar daerah dapat tertib dalam menginput data vaksinasi di SMILE. Disampaikannya, masih ada beberapa daerah yang belum menginput data vaksinasi.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta agar segera ada percepatan penyuntikan vaksin. Pemprov akan membantu mengawasi daerah-daerah. Termasuk agar melakukan input data secara konsisten dan tepat waktu.

Pihaknya meminta agar pengawasan dan penerapan protokol kesehatan tetap dilakukan. “Saya titip masih tetap dilakukan patroli-patroli gunakan masker terus menerus. Karena inilah yang akan mengamankan untuk kita bisa menjaga agar sampai kemudian bisa (cakupan vaksinasi) 100 persen atau lebih. Kita bisa menyuntikan semuanya,” tegas Ganjar. (zen)






Reporter: Subekan

BLORA – Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati meminta Dinas Kesehatan Kabupaten Blora semakin gencar vaksinasi ke desa-desa. Hal ini sebagaimana yang ditargetkan Pemprov Jateng agar vaksinasi bisa selesai akhir tahun ini.

Hal ini disampaikan usai Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati mengikuti rapat koordinasi penanganan Covid-19 Jawa Tengah di ruang rapat bupati. Rapat dipimpin langsung Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo secara virtual dari Semarang. Berdasarkan arahan dari gubernur, daerah diharapkan dapat mempercepat vaksinasi. Sehingga bisa segera mencapai target di akhir Desember 2021.

”Berdasarkan data yang dipaparkan diharapkan sampai 31 Desember 2021 kita punya sasaran setiap hari adalah 7.816 sasaran. Alhamdulillah saat ini kita bisa mencapai di atas 50 persen,” ucapnya.

Tri Yuli Setyowati, Wakil Bupati Blora 

Tri Yuli Setyowati, Wakil Bupati Blora  (FORKOMPIM FOR RADAR KUDUS)

Untuk mencapai target yang telah ditentukan provinsi, Tri Yuli Setyowati meminta Dinas Kesehatan Kabupaten Blora semakin gencar vaksinasi ke desa-desa. ”Saya harapkan dari Dinas Kesehatan tetap ada suntikan ke desa-desa. Minimal kalau dihitung kita satu desa ada 26 sasaran setiap harinya,” terang wakil bupati.

Menurutnya, di satu desa ada 26 sasaran tiap harinya. Dan di 31 Desember harapannya bisa mencapai target sasaran nasional. Jadi terpenting ada vaksinnya. Termasuk nanti personelnya untuk disiapkan dengan baik. Juga input datanya agar dilakukan dengan baik.

Wabup juga meminta agar jajarannya membantu. Sehingga sasaran tersebut dapat segera tercapai. Termasuk agar input data vaksinasi bisa dilaksanakan secara tepat waktu. ”Saya harapkan agar capaian target harian penyuntikan vaksin tersebut dapat tercapai dengan baik sampai nanti 31 Desember 2021. Juga jadwal penyuntikan di desa-desa agar tetap terlaksana. Di samping nanti ada bantuan dari serbuan vaksinasi TNI-Polri juga,” katanya

Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah Yulianto Prabowo menjelaskan saat ini perkembangan kasus Covid-19 sudah mulai membaik.  ”Alhamdulillah untuk kondisi Covid-19 sampai 31 Oktober 2021 cukup menggembirakan. Untuk penambahan positif itu 54, selanjutnya untuk rasio-rasio ini cukup baik,” ucap Kadinkes.

Baca Juga :  Kasus HIV/AIDS di Blora Turun Dibanding Tahun Lalu

Meski demikian, tambah Yulianto, salah satu hal yang perlu menjadi perhatian adalah cakupan vaksinasi. “Mungkin yang perlu menjadi perhatian adalah kaitanya dengan masalah cakupan vaksinasi. Cakupan vaksinasi di Jawa Tengah dari  total  sasaran 28 juta ini sudah dosis pertama sebanyak 60,6 persen dan untuk dosis kedua 34,33 persen,” tambahnya.

Selain itu, Kadinkes menjelaskan bahwa masih banyak kabupaten/kota di Jawa Tengah yang capaian vaksinasinya belum mencapai 50 persen. “Untuk vaksinasi total yang perlu menjadi perhatian. Posisi untuk dosis pertama masih ada beberapa kab/kota yang di bawah 50 persen. Sehingga mungkin perlu perhatian,”  jelas Yulianto

Dia juga memberikan gambaran target kepada tiap daerah agar capaian target vaksinasi di kabupaten/kota bisa tercapai di akhir Desember tahun ini. “Untuk itu, kalau kita ingin selesai di akhir Desember 2021 nanti, maka  ini ada target harian penyuntukan yang harus dilaksanakan,” tegas Yulianto

Pihaknya juga berpesan agar upaya percepatan penyuntikan vaksin agar dilakukan secara konsisten.  Kadinkes juga menegaskan agar daerah dapat tertib dalam menginput data vaksinasi di SMILE. Disampaikannya, masih ada beberapa daerah yang belum menginput data vaksinasi.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta agar segera ada percepatan penyuntikan vaksin. Pemprov akan membantu mengawasi daerah-daerah. Termasuk agar melakukan input data secara konsisten dan tepat waktu.

Pihaknya meminta agar pengawasan dan penerapan protokol kesehatan tetap dilakukan. “Saya titip masih tetap dilakukan patroli-patroli gunakan masker terus menerus. Karena inilah yang akan mengamankan untuk kita bisa menjaga agar sampai kemudian bisa (cakupan vaksinasi) 100 persen atau lebih. Kita bisa menyuntikan semuanya,” tegas Ganjar. (zen)






Reporter: Subekan

Most Read

Artikel Terbaru

/