alexametrics
23.9 C
Kudus
Friday, August 5, 2022

Entaskan Kemiskinan, Pemkab Blora Gandeng Universitas Islam Batik Surakarta

BLORA – Bupati Blora Arief Rohman mengajak Universitas Islam Batik (Uniba) Surakarta untuk ikut membantu mengentaskan desa miskin di Blora. Hal itu disampaikannya saat penandatanganan nota kesepahaman antara Pemkab Blora yang dengan Rektor Universitas Islam Batik Surakarta, Amir Junaidi.

Menurut Arief, bentuk dukungan yang diharapkan kepada Uniba bisa berupa pendampingan atau dengan teknis lain yang dapat mengentaskan kemiskinan. Diketahui, di Blora terdapat 48 desa yang berkategori sebagai desa miskin. Kehadiran perguruan tinggi sebagai penyedia insan akademis, diharapkan dapat membantu salah satu permasalahan di kota sate tersebut.

“Ini di Blora ada desa dengan kategori miskin, nanti mungkin dari Uniba ada semacam pendampingan, agar nanti kemiskinan ini bisa dientaskan,” ujarnya.

Baca Juga :  Klaim Kendaraan Tak Layak, DPRD Blora Berencana Belanja Mobil Dinas Rp 4 M

Selain itu, Arief juga menyampaikan beberapa persoalan yang dihadapi oleh pemkab di Blora. Seperti kemiskinan, stunting, serta beberapa persoalan lainnya, kepada Rektor Uniba beserta jajaran Wakil Rektor.

“Kami (Pemkab Blora, Red) tidak bisa sendirian untuk mengatasi hal tersebut. Pemkab Blora perlu menggandeng stakeholder. Dalam hal ini Uniba,” terangnya.

Rektor Uniba Amir Junaidi menyambut baik adanya kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Blora itu. Menurutnya, kerja sama dengan beberapa pemerintah daerah juga telah dilakukan oleh Uniba.

“Mudah mudahan dengan kerawuhan bisa terlaksana kerja sama dengan baik, kerja sama yang kami harapkan dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi, bersama sinergi dengan Kabupaten Blora, Insha’Allah kami juga akan sowan ke Blora,” paparnya. (cha/ali)

BLORA – Bupati Blora Arief Rohman mengajak Universitas Islam Batik (Uniba) Surakarta untuk ikut membantu mengentaskan desa miskin di Blora. Hal itu disampaikannya saat penandatanganan nota kesepahaman antara Pemkab Blora yang dengan Rektor Universitas Islam Batik Surakarta, Amir Junaidi.

Menurut Arief, bentuk dukungan yang diharapkan kepada Uniba bisa berupa pendampingan atau dengan teknis lain yang dapat mengentaskan kemiskinan. Diketahui, di Blora terdapat 48 desa yang berkategori sebagai desa miskin. Kehadiran perguruan tinggi sebagai penyedia insan akademis, diharapkan dapat membantu salah satu permasalahan di kota sate tersebut.

“Ini di Blora ada desa dengan kategori miskin, nanti mungkin dari Uniba ada semacam pendampingan, agar nanti kemiskinan ini bisa dientaskan,” ujarnya.

Baca Juga :  Klik Link Ini, Warga Blora Bisa Beri Usulan Pembangunan di Musrenbang

Selain itu, Arief juga menyampaikan beberapa persoalan yang dihadapi oleh pemkab di Blora. Seperti kemiskinan, stunting, serta beberapa persoalan lainnya, kepada Rektor Uniba beserta jajaran Wakil Rektor.

“Kami (Pemkab Blora, Red) tidak bisa sendirian untuk mengatasi hal tersebut. Pemkab Blora perlu menggandeng stakeholder. Dalam hal ini Uniba,” terangnya.

Rektor Uniba Amir Junaidi menyambut baik adanya kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Blora itu. Menurutnya, kerja sama dengan beberapa pemerintah daerah juga telah dilakukan oleh Uniba.

“Mudah mudahan dengan kerawuhan bisa terlaksana kerja sama dengan baik, kerja sama yang kami harapkan dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi, bersama sinergi dengan Kabupaten Blora, Insha’Allah kami juga akan sowan ke Blora,” paparnya. (cha/ali)


Most Read

Artikel Terbaru

/