alexametrics
31.8 C
Kudus
Thursday, May 12, 2022

Tarawih Pertama Muhammadiyah di Blora, Jamaah Dibatasi, Saf Boleh Rapat

BLORA – Di Kabupaten Blora, ada sekitar 15 masjid binaan organisasi yang didirikan Kiai Ahmad Dahlan itu. Saat Tarawih tadi malam, jamaah mengenakan masker dan jumlahnya dibatasi. Sesuai instruksi Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah.

Salah satunya adalah Masjid Al Mauun di Kompleks Gedung Dakwah Pimpinan Daerah Muhammadiyah. Seperti diketahui, Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menentukan awal puasa hari ini.

Warga sekitar Masjid Al Mauun mulai berdatangan ke masjid saat Isya. Saat berlangsung Salat Isya ada dua saf laki-laki. Satu saf diisi sekitar 20 orang. Jamaah tidak jaga jarak. Alias rapat. Di belakang terdapat jamaah perempuan.


”Muhammadiyah sudah terbiasa tertib dalam segala urusan. Masalah prokes tetap sesuai dengan apa yang diinstruksikan pemerintah,” kata Ketua Takmir Masjid Al Mauun Sofyan.

Baca Juga :  Disapu Angin Beliung, Pohon Pule Keramat Timpa Madrasah

Dia menghimbau para jamaah untuk memakai masker. Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah juga telah mengeluarkan imbauan pembatasan jamaah. Takmir masjid juga menyediakan pengecekan suhu, handsanitizer, dan masker.

Di masjid ini, untuk mengisi kegiatan Ramadan akan diadakan iftar (berbuka) bersama. Karena masjid terletak di pinggir jalan raya, sehingga pengurus juga menyediakan menu berbuka untuk musafir. Juga ada kegiatan kajian selepas Salat Maghrib. Setelah tarawih diisi kultum dan tadarus bersama. Selain itu, setiap Ahad pagi, setelah Salat Subuh diadakan kuliah subuh. (vah/lin)






Reporter: Vachry Rizaldi Luthfipambudi

BLORA – Di Kabupaten Blora, ada sekitar 15 masjid binaan organisasi yang didirikan Kiai Ahmad Dahlan itu. Saat Tarawih tadi malam, jamaah mengenakan masker dan jumlahnya dibatasi. Sesuai instruksi Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah.

Salah satunya adalah Masjid Al Mauun di Kompleks Gedung Dakwah Pimpinan Daerah Muhammadiyah. Seperti diketahui, Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menentukan awal puasa hari ini.

Warga sekitar Masjid Al Mauun mulai berdatangan ke masjid saat Isya. Saat berlangsung Salat Isya ada dua saf laki-laki. Satu saf diisi sekitar 20 orang. Jamaah tidak jaga jarak. Alias rapat. Di belakang terdapat jamaah perempuan.

”Muhammadiyah sudah terbiasa tertib dalam segala urusan. Masalah prokes tetap sesuai dengan apa yang diinstruksikan pemerintah,” kata Ketua Takmir Masjid Al Mauun Sofyan.

Baca Juga :  Diguyur Hujan Deras, Gedung DPRD Blora Kebanjiran

Dia menghimbau para jamaah untuk memakai masker. Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah juga telah mengeluarkan imbauan pembatasan jamaah. Takmir masjid juga menyediakan pengecekan suhu, handsanitizer, dan masker.

Di masjid ini, untuk mengisi kegiatan Ramadan akan diadakan iftar (berbuka) bersama. Karena masjid terletak di pinggir jalan raya, sehingga pengurus juga menyediakan menu berbuka untuk musafir. Juga ada kegiatan kajian selepas Salat Maghrib. Setelah tarawih diisi kultum dan tadarus bersama. Selain itu, setiap Ahad pagi, setelah Salat Subuh diadakan kuliah subuh. (vah/lin)






Reporter: Vachry Rizaldi Luthfipambudi

Most Read

Artikel Terbaru

/