alexametrics
22.4 C
Kudus
Tuesday, June 28, 2022

Ranperda APBD Blora 2022 Disetujui Dewan

BLORA Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Blora Tahun Anggaran 2022 disetujui oleh DPRD dan Pemkab Blora kemarin. Pesetujuan itu dilaksaan saat rapat paripurna di Ruang Paripurna DPRD Blora, Kemarin (30/11).

Sidang paripurna diawali dengan pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Ranperda APBD Kabupaten Blora Tahun Anggaran 2022. Dilanjutkan dengan agenda jawaban Bupati Blora atas pandangan umum fraksi- fraksi. Terkahir persetujuan bersama terhadap Raperda APBD Kabupaten Blora Tahun Anggaran 2022.

Pandangan dari gabungan fraksi disampaikan oleh juru bicara Eko Adi Nugroho, Fraksi PPP oleh juru bicara Achlif Nugroho Widi Utomo. Kemudian Fraksi Demokrat-Hanura oleh juru bicara Iwan Krismiyanto. Terkahir, Fraksi PKS-Gerindra disampaikan oleh juru bicara Santoso Edi Susetyo.


“Raperda tentang APBD Kabupaten Blora tahun anggaran 2022 tersebut setelah disetujui bersama. Selanjutnya akan segera disampaikan kepada Gubernur untuk dilakukan evaluasi,” terang Ketua DPRD HM. Dasum.

HM Dasum menyampaikan, pandangan umum fraksi-fraksi yang disampaikan merupakan proses dan dinamika yang terjadi dalam suatu demokrasi. “Sesuai mekanismenya, pandangan umum fraksi-fraksi akan mendapatkan jawaban dan penjelasan dari Bupati Blora,” kata HM Dasum.

Bupati Blora Arief Rohman menyampaikan tanggapan dan jawabannya atas pandangan umum dari fraksi-fraksi. Masukan-masukan yang ditanggapi oleh bupati beberapa diantaranya berkaitan dengan anggaran, kesejahteraan sosial, pengembangan BUMD, pembangunan infrastruktur, pengembangan SDM, dan seleksi perangkat desa.

Baca Juga :  Hari Ini Festival Mewarnai di Blora Dimulai

Dalam pelaksanaan rekruitmen perangkat desa, Arief menyebutkan perangkat daerah terkait telah bekerjasama dengan pihak ketiga yaitu perguruan tinggi negeri yang berkompeten.

“Kerja sama dengan pihak ketiga yaitu perguruan tinggi negeri yang mempunyai fakultas ilmu pemerintahan, fakultas ilmu sosial atau fakultas hukum. Pelaksanaan tes menggunakan sistem CAT dengan hasil yang langsung dapat dilihat secara realtime tanpa jeda istirahat sehingga lebih transparan,” jelasnya.

Mengenai pembangunan infrastruktur jalan, diantaranya dengan Pinjaman daerah yang akan digunakan untuk percepatan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Blora sesuai dengan kajian prioritas pembangunan jalan. Selain itu pembangunan tersebut akan diawasi secara bersama-sama. “Pembangunan infrastruktur tersebut akan diawasi bersama-sama antara eksekutif, legislatif, dan masyarakat luas sehingga kualitas pembangunan bisa maksimal dan dapat dipertanggungjawaban kepada masyarakat,” katanya.

Bupati juga menjelaskan terkait rencana pembangunan beberapa ruas jalan yang menjadi masukan dari fraksi. “Perihal pembangunan infrastruktur khususnya jalan di wilayah Kabupaten Blora Untuk Ruas Ketringan-Singonegoro pada tahun 2022 sudah dianggarkan untuk peningkatan jalan dari Pinjaman Daerah; Untuk ruas Nglengkir-Tempurejo memang belum dianggarkan tahun 2022, tetapi untuk ruas jalan Soko-Karang sudah dianggarkan. Untuk jalan dari Sambong-Dongtalang masuk ruas jalan Wulung-Klatak, dimana tahun 2022 sudah dianggarkan dari Pinjaman Daerah,” imbuhnya. (sub/ali)






Reporter: Subekan

BLORA Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Blora Tahun Anggaran 2022 disetujui oleh DPRD dan Pemkab Blora kemarin. Pesetujuan itu dilaksaan saat rapat paripurna di Ruang Paripurna DPRD Blora, Kemarin (30/11).

Sidang paripurna diawali dengan pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Ranperda APBD Kabupaten Blora Tahun Anggaran 2022. Dilanjutkan dengan agenda jawaban Bupati Blora atas pandangan umum fraksi- fraksi. Terkahir persetujuan bersama terhadap Raperda APBD Kabupaten Blora Tahun Anggaran 2022.

Pandangan dari gabungan fraksi disampaikan oleh juru bicara Eko Adi Nugroho, Fraksi PPP oleh juru bicara Achlif Nugroho Widi Utomo. Kemudian Fraksi Demokrat-Hanura oleh juru bicara Iwan Krismiyanto. Terkahir, Fraksi PKS-Gerindra disampaikan oleh juru bicara Santoso Edi Susetyo.

“Raperda tentang APBD Kabupaten Blora tahun anggaran 2022 tersebut setelah disetujui bersama. Selanjutnya akan segera disampaikan kepada Gubernur untuk dilakukan evaluasi,” terang Ketua DPRD HM. Dasum.

HM Dasum menyampaikan, pandangan umum fraksi-fraksi yang disampaikan merupakan proses dan dinamika yang terjadi dalam suatu demokrasi. “Sesuai mekanismenya, pandangan umum fraksi-fraksi akan mendapatkan jawaban dan penjelasan dari Bupati Blora,” kata HM Dasum.

Bupati Blora Arief Rohman menyampaikan tanggapan dan jawabannya atas pandangan umum dari fraksi-fraksi. Masukan-masukan yang ditanggapi oleh bupati beberapa diantaranya berkaitan dengan anggaran, kesejahteraan sosial, pengembangan BUMD, pembangunan infrastruktur, pengembangan SDM, dan seleksi perangkat desa.

Baca Juga :  Masalah Teknis Tes Perades Blora Ternyata karena Gangguan Aplikasi CAT

Dalam pelaksanaan rekruitmen perangkat desa, Arief menyebutkan perangkat daerah terkait telah bekerjasama dengan pihak ketiga yaitu perguruan tinggi negeri yang berkompeten.

“Kerja sama dengan pihak ketiga yaitu perguruan tinggi negeri yang mempunyai fakultas ilmu pemerintahan, fakultas ilmu sosial atau fakultas hukum. Pelaksanaan tes menggunakan sistem CAT dengan hasil yang langsung dapat dilihat secara realtime tanpa jeda istirahat sehingga lebih transparan,” jelasnya.

Mengenai pembangunan infrastruktur jalan, diantaranya dengan Pinjaman daerah yang akan digunakan untuk percepatan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Blora sesuai dengan kajian prioritas pembangunan jalan. Selain itu pembangunan tersebut akan diawasi secara bersama-sama. “Pembangunan infrastruktur tersebut akan diawasi bersama-sama antara eksekutif, legislatif, dan masyarakat luas sehingga kualitas pembangunan bisa maksimal dan dapat dipertanggungjawaban kepada masyarakat,” katanya.

Bupati juga menjelaskan terkait rencana pembangunan beberapa ruas jalan yang menjadi masukan dari fraksi. “Perihal pembangunan infrastruktur khususnya jalan di wilayah Kabupaten Blora Untuk Ruas Ketringan-Singonegoro pada tahun 2022 sudah dianggarkan untuk peningkatan jalan dari Pinjaman Daerah; Untuk ruas Nglengkir-Tempurejo memang belum dianggarkan tahun 2022, tetapi untuk ruas jalan Soko-Karang sudah dianggarkan. Untuk jalan dari Sambong-Dongtalang masuk ruas jalan Wulung-Klatak, dimana tahun 2022 sudah dianggarkan dari Pinjaman Daerah,” imbuhnya. (sub/ali)






Reporter: Subekan

Most Read

Artikel Terbaru

/