RADAR KUDUS - Momen perayaan Natal 2025 yang jatuh pada Kamis, 25 Desember, disusul cuti bersama pada Jumat, 26 Desember, berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri, menandai dimulainya periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025.
Banyak masyarakat memanfaatkan periode ini untuk berlibur, menjadikan destinasi populer dipadati pengunjung.
Namun, bagi wisatawan yang mendambakan ketenangan, refleksi diri, dan udara segar, Jawa Tengah menawarkan segudang keindahan alam tersembunyi yang relatif sepi.
Baca Juga: 8 Rekomendasi Tempat Liburan di Bandung yang Cocok Untuk Libur Nataru 2025
Berikut adalah 10 rekomendasi destinasi wisata alam bernuansa sepi namun menawan di Jawa Tengah, cocok sebagai tempat pelarian dari keramaian kota:
Destinasi Alam untuk Ketenangan Pikiran
1. Bukit Cinta Rawa Pening (Semarang)
Terletak di tepi Danau Rawa Pening, Bukit Cinta menawarkan suasana romantis dan tenang. Dikelilingi air dan panorama pegunungan yang memanjakan mata, tempat ini sangat ideal untuk piknik keluarga sambil menikmati pemandangan matahari terbenam (sunset).
-
Lokasi: Kebondowo, Kec. Banyubiru, Kab. Semarang.
2. Curug Lawe Benowo (Ungaran Barat)
Bagi pencinta air terjun, Curug Lawe Benowo menyajikan dua air terjun megah yang tersembunyi di kaki Gunung Ungaran. Tempat ini menawarkan air jernih alami dan berbagai spot foto menarik di tengah pemandangan yang indah.
-
Lokasi: Lereng Gunung Ungaran, Desa Kalisidi, Kec. Ungaran Barat, Kab. Semarang.
3. Pantai Menganti (Kebumen)
Dijuluki "Raja Ampat-nya Jawa", Pantai Menganti di Kebumen memukau dengan tebing hijau curam dan ombak biru. Keunggulannya adalah suasananya yang masih sepi, memungkinkan pengunjung menikmati keindahan pantai secara lebih intim.
-
Lokasi: Desa Karangduwur, Kec. Ayah, Kab. Kebumen.
4. Telaga Madirda (Karanganyar)
Tersembunyi di lereng Gunung Lawu, Telaga Madirda adalah danau kecil yang indah dengan udara pegunungan yang segar. Pemandangannya yang asri menjamin ketenangan pikiran, cocok untuk relaksasi akhir tahun.
-
Lokasi: Area Sawah, Berjo, Kec. Ngargoyoso, Kab. Karanganyar.
5. Waduk Malahayu (Brebes)
Waduk yang berada di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Barat ini menyuguhkan pepohonan rindang dan pegunungan di sekelilingnya. Waduk Malahayu ideal untuk memancing atau sekadar menikmati ketenangan di waktu senja.
-
Lokasi: Kec. Banjarharjo, Kab. Brebes.
6. Gunung Prau via Patak Banteng (Wonosobo)
Dikenal sebagai "raja sunrise", Gunung Prau menawarkan pemandangan matahari terbit terbaik di Jawa Tengah. Jalur Patak Banteng yang relatif ramah bagi pendaki pemula menjadikan destinasi ini cocok bagi keluarga yang ingin menikmati sunrise dan sunset di ketinggian.
-
Lokasi: Jl. Dieng No. 24, Patakbanteng, Kec. Kejajar, Kab. Wonosobo.
7. Desa Wisata Cuntel-Kopeng (Semarang)
Desa ini menawarkan pemandangan asri dengan hamparan sawah hijau yang membentang. Suasana di Desa Cuntel-Kopeng memberikan ketenangan dan udara segar, menjadikannya lokasi sempurna untuk menghabiskan waktu berkualitas bersama keluarga.
-
Lokasi: Cuntel, Kopeng, Getasan, Kab. Semarang.
8. Pantai Karangbolong (Kebumen)
Ikon Pantai Karangbolong adalah formasi karang besar berlubang yang menjadi daya tarik utama. Suasana yang masih alami dan sepi, ditambah udara segar dan kekayaan mitos lokal, menjadikannya pilihan menarik untuk liburan keluarga.
-
Lokasi: Desa Karangbolong, Kec. Buayan, Kab. Kebumen.
9. Curug Surodipo (Temanggung)
Air terjun bertingkat dengan ketinggian mencapai 120 meter ini merupakan destinasi alam terbaik yang terletak di lereng perbukitan. Curug Surodipo menjanjikan pemandangan yang indah dan suasana alami yang memukau.
-
Lokasi: Desa Tawangsari, Kec. Wonoboyo, Kab. Temanggung.
10. Hutan Pinus Kayon (Semarang)
Keindahan alam yang asri, teduh, dan udara bersih menjadi ciri khas Hutan Pinus Kayon. Destinasi ini sangat ideal untuk relaksasi dan bersantai di tengah rimbunnya pepohonan pinus.
-
Lokasi: Desa Batur, Kec. Getasan, Kab. Semarang.
Dengan memilih destinasi yang tidak terlalu ramai, wisatawan dapat benar-benar menikmati momen Nataru untuk mengisi ulang energi, mempererat hubungan keluarga, dan mendapatkan ketenangan pikiran. (*)
Editor : Ali Mustofa