Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Cocok Jadi Tempat Nge-date, Ini Rekomendasi Wisata Museum yang Aesthetic di Semarang!

Dzikrina Abdillah • Sabtu, 1 Juni 2024 | 19:54 WIB
Rekomendasi wisata museum aesthetic di Semarang.
Rekomendasi wisata museum aesthetic di Semarang.

RADAR KUDUS - Museum sering kali dianggap sebagai tempat yang cocok untuk belajar sejarah dan seni.

Namun jarang dianggap sebagai tempat yang romantis untuk berkencan atau ngedate.

Museum seringkali menawarkan atmosfer yang tenang dan romantis, cocok untuk menghabiskan waktu bersama dengan pasangan.

Dengan cahaya yang lembut, lukisan-lukisan yang indah, dan arsitektur yang memukau, museum menciptakan suasana yang intim untuk berbagi momen bersama.

Semarang, kota yang kaya akan sejarah dan budaya, juga menjadi rumah bagi berbagai museum yang memukau secara estetika.

Bagi pecinta seni dan keindahan, berikut adalah beberapa rekomendasi museum aesthetic yang layak untuk dikunjungi di Semarang:

1. Old City 3D Trick Art Museum

Old City 3D Trick Art Museum Semarang.
Old City 3D Trick Art Museum Semarang.

Jika museum-museum sebelumnya menampilkan benda pada zaman dahulu, lain halnya dengan Old City 3D Trick Art Museum.

Ini merupakan museum yang baru dibuka pada tahun 2016 lalu.

Dalam museum ini, terdapat lukisan-lukisan 3D yang akan mengecoh mata, karena terlihat real bila dilihat dari hasil jepretan kamera.

Kurang lebih terdapat 108 lukisan 3D dengan beraneka ragam bentuk yang bisa digunakan sebagai spot foto kekinian.

Jika sebelumnya adalah museum modern, pilihan museum di Semarang selanjutnya Museum Ranggawarsita yang cocok buat pecinta sejarah.

Jangan kaget, Museum Ranggawarsita punya koleksi barang antik lebih dari 50 ribu! Museum ini terletak di Jalan Abdulrahman Saleh No. 1, Kota Semarang.

Museum di Semarang ini mempunyai koleksi sejarah, arkeologi, kebudayaan, alam, dan era pembangunan serta wawasan nusantara.

 2. Museum Ranggawarsita

Museum Ranggawarsita Semarang.
Museum Ranggawarsita Semarang.

Museum Ranggawarsita memiliki koleksi 59.802 buah dalam sepuluh jenis.

Mulai dari biologika, arkeologika, historika, geoglogi, numismatic, filologi, teknologika, kramalogika, heraldika, etnografika, dan seni rupa.

Museum ini memiliki empat gedung pameran yang tiap gedungnya memiliki koleksi yang berbeda.

Museum Ranggawarsita buka setiap hari pukul 08.00-15.00 WIB dan tiket masuknya Rp4.000 untuk dewasa dan Rp2.000 untuk anak-anak.

Museum Lawang Sewu paling wajib kamu datangi karena sangat ikonik di Semarang.

Terletak di Jalan Pemuda, Sekayu, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang.

Dahulu, gedung ini merupakan bangunan yang difungsikan untuk Kantor Pusat Perusahaan Kereta Api Swasta zaman Belanda.

Luasnya mencapai 18.232 meter persegi dan terdapat lima bangunan yang dibangun bertahap sejak 1904 sampai 1918.

 3. Lawang Sewu

Lawang Sewu Semarang.
Lawang Sewu Semarang.

Keunikan dari Lawang Sewu adalah memiliki jendela dan pintu yang sangat banyak untuk sirkulasi udara.

Hal tersebut membuat gedung ini disebut Lawang Sewu atau seribu pintu oleh masyarakat sekitar.

Selain itu juga terdapat keunikan pada ornamen kaca patri yang memiliki banyak sejarah.

Museum ini buka buka setiap hari dari pukul 08.00-17.00 WIB dan tiket masuknya mulai dari Rp20.000

4. Museum Mandala Bhakti

Museum Mandala Bhakti Semarang.
Museum Mandala Bhakti Semarang.

Museum perjuangan TNI yang diresmikan pada 1985 ini yang terletak di Jl. Soegijapranata No. 1, persis di depan Tugu Muda yang bersebelahan dengan objek wisata Lawang Sewu.

Di museum terdiri dari dua lantai ini tersimpan koleksi data, dokumentasi, dan persenjataan TNI baik yang tradisional maupun modern tentang perjalanan Kodam IV/Diponegoro.

Salah satu koleksi yang bernilai sejarah tinggi ialah pistol kuno jenis Luger dan machine gun Browning.

Senjata ini diyakini digunakan dalam pertempuran lima hari di Semarang pada 15-19 Oktober 1945.

Di depan museum Mandala Bhakti diletakan senjata berat 25 PDR field gun yang kondisinya masih baik.

Museum buka untuk umum dari Selasa sampai Kamis pukul 08.00 WIB- 18.00 WIB.

Jumat pukul 08.00 WIB-10.30 WIB, Minggu pukul 08.00 WIB– 12.00 WIB. Hari Senin, Sabtu dan hari besar tutup.

Editor : Dzikrina Abdillah
#wisata #kencan #Old City 3D Trick Art Museum #semarang #rekomendasi #lawang sewu #ranggawarsita #aesthetic #museum #mandala