Dodol Rumput Laut Dorula Karimunjawa Dapat Mesin Produksi dari Tim Pengabdian UNISNU dan UNWAHAS

M. Khoirul Anwar • Dipublikasikan Kamis, 8 Oktober 2026 | 10:30 WIB

 

PEMBERDAYAAN: Tim Pengabdian Kolaborasi UNISNU Jepara dan UNWAHAS Semarang melakukan serah terima mesin pengemasan dan mesin peniris minyak kepada Bapak Rivaldo selaku mitra UMKM Dorula di Karimunjawa, Kamis (20/8/2026).
PEMBERDAYAAN: Tim Pengabdian Kolaborasi UNISNU Jepara dan UNWAHAS Semarang melakukan serah terima mesin pengemasan dan mesin peniris minyak kepada Bapak Rivaldo selaku mitra UMKM Dorula di Karimunjawa, Kamis (20/8/2026).

 

KARIMUNJAWA – UMKM Dodol Rumput Laut Dorula di Karimunjawa mendapat dukungan alat produksi dari Universitas Islam Nahdlatul Ulama (UNISNU) Jepara dan Universitas Wahid Hasyim (UNWAHAS) Semarang. Bantuan berupa mesin pengemasan dan mesin peniris minyak tersebut diserahkan sekaligus disertai pelatihan penggunaan kepada mitra, Kamis (20/8/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pengabdian kolaborasi antarperguruan tinggi bertajuk “Peningkatan Kualitas dan Kuantitas Produk Dodol Rumput Laut melalui Pendampingan Mitra Dorula di Karimunjawa”.

Ketua Tim Pengabdian UNISNU Jepara Dr. Arif Mustofa, M.Si. mengatakan, pendampingan diarahkan untuk membantu mitra meningkatkan mutu produk, memperbaiki proses produksi, hingga memperkuat pengemasan.

Dilatih Menggunakan Mesin Produksi

Dalam pelatihan, peserta dikenalkan dengan fungsi dan cara pengoperasian mesin pengemasan serta mesin peniris minyak. Tim juga memberikan pemahaman mengenai kebersihan dan keamanan alat setelah digunakan.

Mesin pengemasan diharapkan membantu mitra menghasilkan kemasan yang lebih rapi dan tertutup dengan baik. Sementara mesin peniris minyak digunakan untuk membantu proses pengolahan makanan agar hasil produksi tidak mengandung minyak berlebihan sebelum dikemas.

Pelatihan penggunaan alat disampaikan Dr. Arif Mustofa dan Dr. Agus Riyanto, S.IP., M.Si. Kegiatan tersebut juga melibatkan mitra UMKM Dorula serta masyarakat setempat.

Tak Hanya Memberikan Alat

Selain teknologi produksi, pendampingan yang dilakukan UNISNU Jepara dan UNWAHAS Semarang mencakup sejumlah aspek pengembangan usaha.

Materi pendampingan meliputi pengenalan kualitas bahan baku rumput laut, pengembangan produk olahan, branding, hingga pencatatan keuangan usaha.

Dengan pendampingan tersebut, mitra tidak hanya mendapat peralatan produksi. Namun juga didorong memiliki kemampuan untuk menerapkan proses produksi yang lebih terstandar serta mengelola usaha secara lebih baik.

Dorula Diproyeksikan Jadi Oleh-oleh Karimunjawa

Tim pengabdian menilai Dodol Rumput Laut Dorula memiliki potensi dikembangkan sebagai salah satu produk unggulan Karimunjawa. Rumput laut sebagai bahan utama sekaligus memberikan identitas lokal pada produk tersebut.

Dukungan alat produksi diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas produk dan tampilan kemasan. Dengan begitu, kepercayaan konsumen serta peluang pemasaran Dorula dapat ikut meningkat.

Kolaborasi UNISNU Jepara dan UNWAHAS Semarang tersebut juga diarahkan untuk mendukung pemberdayaan UMKM dan penguatan ekonomi lokal melalui pemanfaatan potensi kelautan Karimunjawa.

Editor : M. Khoirul Anwar
Dodol Rumput Laut Dorula UMKM Karimunjawa karimunjawa Unwahas Semarang unisnu jepara