UNISNU Jepara Terjunkan 1.126 Mahasiswa KKN, Mengabdi di 75 Desa hingga Malaysia

M. Khoirul Anwar • Dipublikasikan Selasa, 28 Juli 2026 | 08:28 WIB
MENGABDI: UNISNU Jepara menerjunkan 1.126 mahasiswa KKN Angkatan XXI Tahun 2026 ke 75 desa di Jepara dan Selangor, Malaysia selama 40 hari dengan fokus pemberdayaan masyarakat.
MENGABDI: UNISNU Jepara menerjunkan 1.126 mahasiswa KKN Angkatan XXI Tahun 2026 ke 75 desa di Jepara dan Selangor, Malaysia selama 40 hari dengan fokus pemberdayaan masyarakat.

 

JEPARA – Universitas Islam Nahdlatul Ulama (UNISNU) Jepara resmi menerjunkan 1.126 mahasiswa dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan XXI Tahun 2026. Selama 40 hari, para mahasiswa akan mengabdi di 75 desa di Kabupaten Jepara serta Selangor, Malaysia.

Penerjunan mahasiswa ditandai melalui upacara di Lapangan Basket UNISNU Jepara, Senin (27/7). Program KKN berlangsung mulai 27 Juli hingga 4 September 2026.

Sebanyak 1.126 mahasiswa tersebut didampingi 76 dosen pembimbing lapangan (DPL) dan koordinator wilayah (Korwil). Pelaksanaan KKN juga didukung berbagai mitra, di antaranya Kementerian Agama, Kantor ATR/BPN, KUA, pemerintah desa, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, UMKM, kelompok perempuan, hingga organisasi kepemudaan.

Fokus Pemberdayaan Masyarakat

Rektor UNISNU Jepara Prof. Dr. H. Abdul Djamil, M.A. mengatakan KKN menjadi ruang belajar sekaligus bentuk pengabdian nyata mahasiswa kepada masyarakat.

"Acara ini bukan sekadar seremoni pelepasan, tetapi wadah pemersatu semangat ber-KKN melalui pemberdayaan masyarakat. Selama kurang lebih 40 hari, mahasiswa akan tinggal bersama masyarakat, bekerja bersama masyarakat, dan belajar langsung dari masyarakat," ujarnya.

Ia mengingatkan seluruh mahasiswa agar menjaga kesehatan, keselamatan, serta nama baik almamater selama menjalankan pengabdian.

"Saya yakin kalian akan melaksanakan berbagai program yang mampu menjawab persoalan masyarakat dan membawa perubahan positif, khususnya dalam mewujudkan kedaulatan pangan dan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan," katanya.

Angkat Tema Pemberdayaan Berbasis Keunggulan Lokal

KKN Angkatan XXI tahun ini mengusung tema "Peran Kader Aswaja dalam Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Keunggulan Lokal yang Berkelanjutan dan Berdampak."

Tema tersebut diwujudkan melalui berbagai program, mulai dari penguatan ketahanan pangan, pengembangan UMKM, desa ramah anak, literasi digital, transformasi teknologi masyarakat, pemberdayaan ekonomi kreatif, pengembangan desa wisata, peningkatan kesehatan masyarakat, pengelolaan lingkungan berkelanjutan, penguatan administrasi desa, pemberdayaan pemuda, hingga pendampingan sertifikasi tanah wakaf.

Kepala LPPM UNISNU Jepara Dr. Mayadina Rohmi Musfiroh, M.A. mengatakan mahasiswa diharapkan menjadi agen perubahan yang membawa nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja), empati, moderasi beragama, dan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.

"Nilai-nilai tersebut menjadi landasan dalam pemberdayaan masyarakat berbasis keunggulan lokal yang berkelanjutan dan berdampak," ujarnya.

Deklarasi Kampus Aman dan Responsif Gender

Selain menerjunkan mahasiswa KKN, UNISNU juga menegaskan komitmennya membangun lingkungan kampus yang aman melalui Deklarasi Kampus Aman dan Responsif Gender.

Mayadina menegaskan menjaga marwah perguruan tinggi bukan berarti menutupi terjadinya kekerasan, melainkan membangun sistem perlindungan yang berpihak kepada korban dan menindak pelaku sesuai ketentuan hukum.

"Bersama mewujudkan kampus yang aman, bermartabat, inklusif, dan berkeadilan," tegasnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan mitra yang telah mendukung pelaksanaan KKN serta berpesan kepada mahasiswa agar memanfaatkan momentum pengabdian tersebut dengan sebaik-baiknya.

"Hadir ke desa dengan utuh, kembali dengan hati yang penuh, membawa pengalaman berharga dan kontribusi nyata," pungkasnya.

 

 

Editor : Admin
KKN UNISNU 2026 Mahasiswa KKN Jepara LPPM UNISNU Jepara unisnu jepara berita jepara