Pesanan Komponen iPhone 18 Pro dan Pro Max Dipangkas, Ini Faktor Penyebabnya

Mahendra Aditya Restiawan • Dipublikasikan Senin, 12 Oktober 2026 | 16:31 WIB
iPhone 18 Pro
 iPhone 18 Pro

RADAR KUDUS - Apple dikabarkan memangkas pesanan komponen untuk iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max setelah permintaan terhadap kedua ponsel premium tersebut diduga tidak mencapai target awal. Langkah ini juga disorot karena terjadi di tengah kenaikan harga perangkat dan meningkatnya biaya produksi komponen.

Dikutip dari The Next Web, Minggu (11/10/2026), laporan Nikkei Asia menyebut pesanan komponen Apple untuk kedua model tersebut pada Oktober 2026 turun setidaknya 15 persen dibandingkan rencana awal. Salah satu sumber dari perusahaan pemasok bahkan memperkirakan penurunan pesanan mencapai 15 hingga 20 persen.

“Untuk Oktober saja, pesanan dari Apple untuk kedua model premium turun 15 hingga 20%. Kami belum yakin bagaimana situasinya ke depan,” ujar seorang eksekutif pemasok sebagaimana dikutip dalam laporan tersebut.

Apple disebut mulai mengambil langkah lebih berhati-hati terhadap pengiriman perangkat sejak awal September 2026. Meski demikian, laporan tersebut belum menjadi bukti pasti bahwa penjualan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max mengalami penurunan.

Kabar pengurangan pesanan ini muncul setelah Apple menaikkan harga kedua perangkat dibandingkan generasi sebelumnya. iPhone 18 Pro dipasarkan di Amerika Serikat mulai USD 1.199 atau sekitar Rp21,45 juta, sedangkan iPhone 18 Pro Max dibanderol mulai USD 1.299 atau sekitar Rp23,24 juta.

Keduanya mengalami kenaikan harga USD 100 atau sekitar Rp1,79 juta. Kenaikan tersebut berlangsung ketika industri teknologi menghadapi tekanan biaya komponen, terutama chip memori yang semakin dibutuhkan untuk berbagai perangkat dan infrastruktur kecerdasan buatan (AI).

Baca Juga: iPhone 18 Pro Max Vs Galaxy S26 Ultra: Adu Performa, Baterai, dan Kamera, Siapa Unggul?

Biaya Chip Memori Naik akibat Permintaan AI

Salah satu faktor yang disorot dalam laporan tersebut adalah meningkatnya kebutuhan chip memori untuk mendukung pembangunan pusat data AI. Perusahaan teknologi membutuhkan komponen memori dalam jumlah besar untuk menjalankan berbagai layanan berbasis kecerdasan buatan.

Tingginya kebutuhan tersebut turut meningkatkan persaingan dalam memperoleh pasokan komponen. Kondisi ini berpotensi menambah beban biaya produksi perangkat elektronik, termasuk ponsel pintar kelas premium.

Lembaga riset pasar TrendForce sebelumnya memperkirakan biaya komponen iPhone 18 Pro versi 256 GB pada Agustus 2026 sekitar 38 persen lebih tinggi dibandingkan model tahun 2025. Kenaikan biaya memori disebut menjadi salah satu faktor yang memengaruhi peningkatan tersebut.

Kenaikan biaya produksi dan harga jual dapat menjadi tantangan bagi produsen ketika menentukan strategi pemasaran. Namun, belum ada konfirmasi resmi yang memastikan seberapa besar pengaruh faktor tersebut terhadap keputusan Apple memangkas pesanan komponen.

Jadwal Peluncuran iPhone Ikut Menjadi Sorotan

Apple memperkenalkan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max pada 9 September 2026. Penjualan kedua model tersebut dimulai pada 18 September 2026.

Dalam laporan yang sama, jadwal kehadiran model iPhone lainnya juga menjadi perhatian. iPhone 18 versi standar dan generasi baru iPhone Air disebut-sebut baru akan hadir pada awal 2027.

Seorang pengelola rantai pasok yang dikutip Nikkei Asia menilai aktivitas pembelian selama musim panas tahun ini lebih rendah dibandingkan periode yang sama pada tahun-tahun sebelumnya.

Belum tersedianya model standar generasi terbaru diduga turut memengaruhi minat sebagian konsumen. Di sisi lain, kenaikan harga iPhone 18 Pro dan Pro Max juga disebut sebagai kemungkinan faktor yang memengaruhi permintaan.

Meski begitu, faktor-faktor tersebut masih berupa dugaan berdasarkan laporan sumber industri. Belum tersedia data penjualan resmi yang dapat memastikan penyebab utama perubahan pesanan komponen.

Baca Juga: Review Samsung Galaxy A18, Layar AMOLED 90Hz dan Kamera 50 MP Jadi Andalan

Apple Belum Beri Konfirmasi Resmi

Laporan mengenai pemangkasan pesanan komponen iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max belum diverifikasi secara independen oleh The Next Web. Apple juga belum memberikan konfirmasi resmi mengenai informasi tersebut.

Karena itu, penurunan pesanan komponen tidak dapat langsung diartikan sebagai bukti bahwa penjualan kedua model flagship tersebut merosot. Perubahan pesanan pemasok dapat berkaitan dengan berbagai pertimbangan produksi dan perencanaan persediaan.

Perkembangan berikutnya akan menjadi perhatian pasar, terutama untuk melihat apakah perubahan pesanan komponen tersebut berdampak pada pasokan perangkat, strategi harga, maupun kinerja penjualan iPhone generasi terbaru.

Editor : Mahendra Aditya
harga iPhone 18 Pro Max Apple iPhone 18 Pro pesanan komponen iPhone 18 chip memori AI penjualan iPhone 18 Pro