Daftar 5 HP Baru Oktober 2026: Ada Oppo F35 hingga HP Lipat Vivo X Fold 6

Mahendra Aditya Restiawan • Dipublikasikan Minggu, 4 Oktober 2026 | 10:16 WIB
Oppo Find X10 Series
Oppo Find X10 Series

RADAR KUDUS - Memasuki Oktober 2026, pasar smartphone global kembali diramaikan sejumlah ponsel generasi baru. 

Setidaknya ada lima perangkat yang dijadwalkan atau diperkirakan meluncur sepanjang bulan ini, mulai dari kelas menengah hingga flagship dan ponsel lipat.

Beberapa model bahkan menawarkan spesifikasi yang cukup agresif.

Kapasitas baterai menjadi salah satu tren yang mencolok, dengan sejumlah perangkat membawa baterai lebih dari 7.000 mAh. 

Di sektor kamera, resolusi 200 MP juga mulai muncul pada beberapa model kelas atas.

Deretan ponsel yang masuk dalam daftar ini adalah Oppo F35 Series, Vivo V80, OnePlus 16, Oppo Find X10 Series, dan Vivo X Fold 6. Jadwal peluncurannya berbeda-beda, mulai dari awal hingga akhir Oktober 2026.

Tidak semua perangkat tersebut sudah dipastikan hadir di seluruh pasar. Sebagian baru dikonfirmasi untuk wilayah tertentu, sementara beberapa lainnya masih berstatus prediksi peluncuran global berdasarkan informasi yang beredar.

Oppo menjadi salah satu vendor yang membuka rangkaian peluncuran Oktober melalui F35 Series.

Oppo F35 dan F35 Pro dijadwalkan debut di India pada 5 Oktober 2026.

Kedua smartphone tersebut mengandalkan kapasitas baterai yang tergolong besar untuk kelasnya, yakni 8.000 mAh.

Oppo juga membekalinya dengan teknologi pengisian cepat 80 watt.

Dari sisi performa, Oppo F35 disebut menggunakan chipset MediaTek Dimensity 6360. Sementara varian F35 Pro diperkirakan mendapatkan chipset Dimensity 7360 Max.

Perbedaan juga terlihat pada konfigurasi kamera belakang. Oppo F35 membawa kamera utama 50 MP yang dipadukan dengan kamera depth 2 MP.

Pada model Pro, kamera utama 50 MP ditemani kamera ultrawide 8 MP.

Kamera depan kedua perangkat memiliki resolusi 50 MP. Dengan demikian, Oppo tidak hanya memberikan perhatian pada kamera utama, tetapi juga menghadirkan resolusi tinggi untuk kebutuhan swafoto.

Untuk pasar India, Oppo F35 dengan RAM 8 GB dan penyimpanan 128 GB diperkirakan dibanderol sekitar 37.999 rupee atau setara sekitar Rp 7,1 juta.

Adapun F35 Pro dengan konfigurasi yang sama diperkirakan berada di kisaran 44.000 hingga 50.000 rupee, atau sekitar Rp 8,2 juta sampai Rp 9,3 juta.

Setelah Oppo, Vivo juga bersiap memperkenalkan V80. Smartphone tersebut dipastikan meluncur di India pada pekan pertama Oktober 2026.

Vivo V80 mengusung layar OLED 6,59 inci dengan resolusi 1,5K. Panel tersebut memiliki refresh rate hingga 144 Hz dan tingkat kecerahan puncak yang diklaim mencapai 5.000 nit.

Sektor fotografi menjadi salah satu daya tarik utama perangkat ini. Vivo kembali menggandeng Zeiss untuk pengembangan sistem kamera belakang.

Vivo V80 dibekali tiga kamera belakang. Kamera utamanya menggunakan sensor Sony LYTIA 700V dengan resolusi 50 MP.

Kemudian terdapat kamera telefoto 50 MP yang menggunakan sensor Sony IMX882, serta kamera ultrawide.

Untuk kebutuhan swafoto, Vivo menyediakan kamera depan beresolusi 50 MP.

Tidak hanya mengandalkan kamera dan layar, Vivo juga memberikan kapasitas baterai besar. V80 membawa baterai 7.200 mAh dengan dukungan pengisian cepat 90 watt.

Perangkat ini juga akan menjalankan OriginOS 7 berbasis Android 17 sejak pertama kali digunakan.

Berdasarkan bocoran harga, Vivo V80 diperkirakan dijual mulai 63.000 rupee atau sekitar Rp 11,7 juta untuk varian RAM 8 GB dengan penyimpanan 128 GB.

Sementara itu, varian dengan RAM 8 GB dan penyimpanan 512 GB disebut dapat mencapai 80.000 rupee atau sekitar Rp 14,9 juta.

Jika Oppo dan Vivo menempatkan baterai besar serta kamera sebagai bagian dari daya tarik produknya, OnePlus 16 mengambil pendekatan yang lebih kuat pada performa.

Smartphone tersebut dijadwalkan meluncur di China pada pertengahan Oktober 2026 dan berpeluang menyusul ke pasar global.

OnePlus 16 dirancang sebagai perangkat flagship yang juga menyasar pengguna yang membutuhkan performa tinggi untuk bermain game.

Salah satu spesifikasi yang telah dikonfirmasi adalah layar dengan refresh rate 185 Hz.

Angka tersebut menjadi salah satu fitur yang ditonjolkan OnePlus, terutama untuk kebutuhan gaming.

Perusahaan juga membawa generasi terbaru Fengchi Gaming Kernel. Teknologi tersebut memungkinkan sejumlah game berjalan secara native pada frame rate hingga 185 frame per detik.

Untuk dapur pacu, OnePlus 16 dikabarkan menggunakan Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 yang dibuat dengan proses fabrikasi 2 nanometer.

Smartphone tersebut diperkirakan tersedia dengan RAM hingga 16 GB dan kapasitas penyimpanan maksimal 1 TB.

Sektor kamera juga tidak kalah besar. OnePlus 16 disebut membawa tiga kamera belakang, terdiri dari kamera utama 200 MP, kamera telefoto periskop 50 MP dengan optical zoom 3x, dan kamera ultrawide 50 MP.

Kamera depannya juga disebut memiliki resolusi 50 MP.

OnePlus 16 diperkirakan menggunakan panel OLED flat dari BOE X4. Selain itu, perangkat ini disebut akan membawa baterai berkapasitas 9.000 mAh.

Kapasitas tersebut menjadi salah satu yang paling besar dalam daftar ponsel yang diperkirakan hadir pada Oktober 2026.

Untuk pengisian daya, OnePlus disebut menyediakan fast charging 100 watt dan pengisian nirkabel 90 watt.

Berikutnya ada Oppo Find X10 Series yang menyasar segmen flagship. Berbeda dengan F35 Series yang dijadwalkan debut pada awal Oktober, Find X10 dan Find X10 Pro Max telah lebih dulu diperkenalkan di China pada September 2026.

Kedua perangkat tersebut diperkirakan memasuki pasar global pada akhir Oktober.

Oppo kembali mengandalkan kerja sama dengan Hasselblad pada sektor kamera. Find X10 dan Find X10 Pro Max sama-sama memiliki kamera utama 200 MP.

Keduanya juga dilengkapi kamera telefoto periskop dengan resolusi 200 MP. Perbedaan utama pada konfigurasi kamera belakang terdapat pada kamera ultrawide.

Find X10 Pro Max disebut menggunakan kamera ultrawide 200 MP, sedangkan Find X10 membawa kamera ultrawide 50 MP.

Kamera depan kedua model memiliki resolusi 50 MP.

Di sektor performa, Oppo Find X10 menggunakan chipset Dimensity 9600M. Sementara versi yang lebih tinggi, Find X10 Pro Max, mengandalkan Dimensity 9600 Pro.

Keduanya sama-sama dibekali layar LTPO AMOLED dengan refresh rate 144 Hz. Kapasitas baterainya juga mencapai 8.000 mAh.

Untuk pengisian daya, Oppo memberikan dukungan 80 watt melalui kabel dan 50 watt secara nirkabel.

Kehadiran Find X10 Series menunjukkan semakin tingginya persaingan smartphone flagship, terutama pada sektor kamera.

Penggunaan kamera 200 MP pada lebih dari satu kamera menjadi salah satu spesifikasi yang menonjol dari perangkat tersebut.

Sementara itu, perangkat kelima dalam daftar ini hadir dari kategori yang berbeda. Vivo X Fold 6 merupakan ponsel lipat yang diperkirakan meluncur di pasar global pada awal Oktober 2026.

Vivo sebenarnya telah memperkenalkan X Fold 6 di China pada Juni 2026. Untuk pasar internasional, perangkat ini kemungkinan membawa spesifikasi yang tidak jauh berbeda dari versi China.

Sebagai ponsel lipat, Vivo X Fold 6 memiliki dua layar. Layar utama berjenis LTPO AMOLED dengan ukuran 8,02 inci, sedangkan layar sekundernya berukuran 6,51 inci dan sama-sama menggunakan teknologi LTPO AMOLED.

Untuk performa, Vivo X Fold 6 disebut menggunakan chipset Dimensity 9500 Super dengan proses fabrikasi 3 nanometer.

Di China, smartphone lipat tersebut tersedia dengan pilihan RAM hingga 16 GB dan penyimpanan internal maksimal 1 TB.

Sementara untuk versi India, perangkat ini diperkirakan hadir dengan konfigurasi RAM 12 GB yang dipasangkan dengan penyimpanan 256 GB atau 512 GB.

Vivo juga mempertahankan kerja sama dengan Zeiss pada sistem kameranya. X Fold 6 membawa kamera utama 200 MP, kamera telefoto periskop 50 MP, serta kamera ultrawide 50 MP.

Menariknya, kamera depan 20 MP tersedia pada kedua sisi perangkat, yakni layar utama dan layar cover.

Konfigurasi tersebut membuat pengguna tetap dapat menggunakan kamera depan baik ketika ponsel dalam kondisi terbuka maupun tertutup.

Untuk menunjang penggunaan layar berukuran besar, Vivo X Fold 6 dibekali baterai 7.000 mAh.

Pengisian cepatnya mencapai 80 watt, sementara pengisian daya nirkabel mendukung 40 watt.

Jika kelima perangkat tersebut dibandingkan, terlihat sejumlah kecenderungan yang sedang berkembang di pasar smartphone.

Kapasitas baterai besar menjadi salah satu spesifikasi yang semakin sering ditawarkan vendor.

Oppo F35 Series membawa baterai 8.000 mAh, Vivo V80 7.200 mAh, OnePlus 16 mencapai 9.000 mAh, Oppo Find X10 Series 8.000 mAh, sedangkan Vivo X Fold 6 memiliki kapasitas 7.000 mAh.

Tren lain terlihat pada sektor fotografi. Kamera beresolusi 200 MP tidak hanya muncul pada satu perangkat. OnePlus 16, Oppo Find X10 Series, dan Vivo X Fold 6 sama-sama membawa kamera utama 200 MP berdasarkan informasi yang tersedia.

Pada segmen flagship, vendor juga tidak hanya mengandalkan megapiksel. Kamera telefoto periskop, optical zoom, teknologi layar dengan refresh rate tinggi, serta kolaborasi dengan perusahaan fotografi seperti Zeiss dan Hasselblad menjadi bagian dari strategi untuk menarik konsumen.

Sementara itu, layar dengan refresh rate tinggi juga menjadi perhatian. Vivo V80 menawarkan 144 Hz, Oppo Find X10 Series juga mencapai 144 Hz, sedangkan OnePlus 16 membawa angka yang lebih tinggi hingga 185 Hz.

Khusus OnePlus 16, refresh rate tersebut diposisikan lebih dekat dengan kebutuhan gaming.

Dukungan perangkat lunak dan kemampuan menjalankan game pada frame rate tinggi menjadi bagian dari upaya OnePlus membedakan produknya dari smartphone flagship lain.

Di sisi lain, Vivo X Fold 6 menunjukkan bahwa persaingan tidak hanya berlangsung pada smartphone dengan bentuk konvensional.

Ponsel lipat tetap menjadi salah satu kategori yang mendapatkan perhatian vendor pada pasar global.

Namun, perlu dicatat bahwa tidak seluruh perangkat dalam daftar tersebut telah dikonfirmasi untuk masuk ke semua negara.

Jadwal yang disebutkan juga berbeda antara peluncuran di China, India, dan kemungkinan peluncuran global.

Harga yang tercantum untuk sejumlah perangkat pun masih berupa perkiraan berdasarkan informasi yang tersedia untuk pasar tertentu.

Harga tersebut tidak dapat langsung dijadikan patokan untuk pasar Indonesia karena dapat berubah sesuai konfigurasi, pajak, distribusi, serta kebijakan masing-masing vendor.

Dengan demikian, Oktober 2026 menjadi bulan yang cukup ramai bagi pasar smartphone global.

Konsumen akan melihat pilihan perangkat dengan karakter yang berbeda, mulai dari Oppo F35 Series yang berada di kelas lebih terjangkau dibanding flagship, Vivo V80 dengan fokus pada layar dan kamera, OnePlus 16 yang mengedepankan gaming, Oppo Find X10 Series di kelas flagship, hingga Vivo X Fold 6 yang membawa format ponsel lipat.

Persaingan tersebut menunjukkan bahwa vendor semakin agresif menawarkan spesifikasi tinggi pada berbagai aspek.

Baterai berkapasitas besar, pengisian cepat, kamera 200 MP, layar dengan refresh rate tinggi, chipset generasi baru, hingga desain lipat menjadi sejumlah fitur yang menonjol dari perangkat-perangkat yang diperkirakan hadir bulan ini.

Bagi konsumen, perbedaan tersebut membuat pilihan tidak lagi hanya ditentukan oleh merek atau harga.

Kebutuhan penggunaan juga menjadi faktor penting, apakah lebih membutuhkan kamera, daya tahan baterai, performa gaming, atau fleksibilitas layar melalui perangkat lipat.

Lima ponsel tersebut pada akhirnya memperlihatkan arah persaingan industri smartphone menjelang akhir 2026.

Sejumlah vendor tidak sekadar memperbarui spesifikasi, tetapi juga berusaha menawarkan keunggulan yang lebih spesifik untuk kelompok pengguna tertentu.

Editor : Mahendra Aditya
HP baru Oktober 2026 HP terbaru 2026 Oppo F35 OnePlus 16 Vivo X Fold 6