RADAR KUDUS - Google tampaknya tengah menyiapkan perluasan kemampuan Projects di Google Sheets. Hasil pembongkaran APK versi terbaru menemukan kode yang mengarah pada dukungan terhadap acara Google Calendar, ruang Google Chat, detail proyek yang bisa diedit, hingga impor informasi skill.
Temuan tersebut berasal dari Google Sheets versi 1.26.381.03.90. Fitur-fitur yang ditemukan belum tersedia untuk pengguna secara umum sehingga belum bisa dipastikan kapan Google akan merilisnya.
Kode yang muncul menunjukkan Projects berpotensi tidak lagi hanya mengandalkan file, folder, dan email sebagai sumber informasi. Acara Calendar serta ruang Chat juga teridentifikasi sebagai tipe sumber tersendiri.
Artinya, sebuah proyek nantinya berpotensi mengumpulkan konteks dari lebih banyak layanan Google Workspace. Acara di Calendar maupun percakapan dalam Chat dapat menjadi bagian dari konteks kerja sebuah proyek yang dibuat pengguna.
Meski demikian, temuan dari APK teardown belum bisa dijadikan bukti bahwa seluruh fungsi tersebut pasti akan dirilis. Kode dalam versi pengembangan dapat mengalami perubahan, disembunyikan melalui pengaturan server, atau bahkan dibatalkan sebelum tersedia untuk publik.
Dalam Google Sheets 1.26.381.03.90, terdapat sejumlah referensi yang secara khusus membedakan sumber Calendar, Chat, dan email. Bahkan, masing-masing memiliki label pemilik seperti “Calendar” dan “Chat”, sementara sistem juga menyiapkan label cadangan apabila jenis sumber tidak dikenali.
Kode tersebut juga memperlihatkan adanya kondisi ketika sebuah proyek belum memiliki item maupun ketika proyek gagal dimuat. Sistem menyiapkan pesan seperti “No items in this project” untuk proyek yang belum memiliki isi dan “Unable to load project” ketika terjadi masalah saat memuat proyek.
Perubahan lain terlihat pada halaman detail Projects. Antarmuka yang ditemukan memiliki opsi Edit, sekaligus menyediakan keterangan “No project purpose” ketika sebuah proyek belum memiliki tujuan.
Hal ini mengindikasikan bahwa Google sedang menyiapkan kemampuan bagi pengguna untuk menentukan atau mengubah tujuan sebuah proyek. Tujuan tersebut berpotensi digunakan untuk menjelaskan fungsi proyek serta membantu mengarahkan konteks yang dikumpulkan di dalamnya.
Selain pengaturan tujuan, kode juga menunjukkan adanya proses impor skill. Sistem disebut dapat mengimpor judul skill, menambahkan deskripsi, serta membawa instruksi skill ke dalam proses tersebut.
Namun, kode yang ditemukan belum menjelaskan dari mana skill tersebut berasal maupun bagaimana instruksi yang diimpor akan digunakan setelah masuk ke Projects.
Temuan lainnya berkaitan dengan Gmail. Salah satu string dalam kode menyebut proses “Generating email draft…”, yang mengindikasikan adanya kemungkinan hubungan antara pekerjaan dalam Projects dan pembuatan draf email.
Sekali lagi, kode tersebut belum cukup untuk menjelaskan alur lengkapnya. Belum diketahui apakah pembuatan draf email akan menjadi fitur utama Projects atau hanya bagian dari fungsi tertentu yang sedang diuji Google.
Secara keseluruhan, temuan pada Google Sheets v1.26.381.03.90 menunjukkan bahwa konsep Projects berpotensi berkembang menjadi ruang kerja yang menggabungkan lebih banyak konteks dari berbagai layanan Google Workspace.
Jika seluruh fungsi tersebut akhirnya dirilis, pengguna berpotensi mengelola proyek dengan konteks yang berasal dari file, email, Calendar, Chat, serta informasi skill dalam satu ruang. Namun, untuk saat ini seluruh kemampuan tersebut masih berstatus sebagai temuan dalam kode yang belum dirilis secara publik.
Google belum memberikan kepastian mengenai jadwal peluncuran fitur-fitur tersebut. Karena berasal dari APK teardown, perubahan pada fungsi, tampilan, maupun keputusan untuk merilisnya tetap mungkin terjadi pada versi Google Sheets berikutnya.
Editor : Mahendra Aditya