RADAR KUDUS - Sistem operasi iPhone telah berubah sangat jauh sejak pertama kali diperkenalkan pada 2007. Dari perangkat yang awalnya belum memiliki App Store hingga iOS 27 yang membawa Siri AI dan integrasi kecerdasan buatan lebih dalam, setiap generasi iOS menghadirkan perubahan yang ikut membentuk cara pengguna memakai iPhone.
Saat ini, iOS 27 menjadi versi terbaru sistem operasi iPhone. Apple merilisnya pada 14 September 2026 dengan sejumlah pembaruan besar, termasuk Siri AI, peningkatan Apple Intelligence, kontrol orang tua, perubahan pada berbagai aplikasi bawaan, serta peningkatan performa dan keamanan. iOS 27 kompatibel dengan iPhone 11 dan model yang lebih baru, termasuk iPhone SE generasi kedua dan ketiga.
Perjalanan tersebut dimulai dari iPhone OS 1 yang diperkenalkan bersama iPhone generasi pertama pada 2007. Kala itu Apple belum menggunakan nama iOS. Sistem operasi tersebut kemudian berkembang melalui beberapa generasi hingga akhirnya nama iPhone OS diganti menjadi iOS pada 2010.
Perubahan nama itu bukan sekadar pergantian istilah. Apple mulai memperluas sistem operasi untuk mendukung lebih banyak perangkat dan fungsi. iPad kemudian menggunakan platform yang sama sebelum akhirnya memiliki sistem operasi tersendiri, yakni iPadOS, mulai 2019.
Baca Juga: iOS 27 Sudah Tersedia, Ini Fitur Baru yang Bikin iPhone Terasa Berbeda
Tonggak penting pertama terjadi pada iPhone OS 2 pada 2008. Versi ini memperkenalkan App Store dan membuka pintu bagi aplikasi pihak ketiga. Kehadiran toko aplikasi tersebut menjadi salah satu perubahan paling menentukan dalam sejarah iPhone karena perangkat yang sebelumnya sangat bergantung pada aplikasi bawaan mulai berkembang menjadi sebuah platform yang dapat dipersonalisasi.
Setahun kemudian, iPhone OS 3 hadir dengan sejumlah fungsi yang sebelumnya belum tersedia. Apple memperluas kemampuan Home Screen, menambahkan dukungan MMS, perekaman video, serta Voice Memos. Pengguna juga mendapatkan kemampuan mencari informasi dengan lebih mudah di dalam perangkat.
Memasuki 2010, Apple memperkenalkan iOS 4. Pada generasi inilah nama sistem operasi secara resmi memasuki era iOS. Pembaruan tersebut membawa fitur seperti folder aplikasi, multitasking, iBooks, FaceTime, dan Game Center.
Apple saat itu menggambarkan iPhone OS 4 sebagai generasi besar dengan lebih dari 100 fitur baru. Dalam pengumuman resminya, Steve Jobs menyebut, "iPhone OS 4 adalah rilis besar keempat dari sistem operasi seluler paling canggih di dunia."
iOS 4 juga menjadi fase penting karena sistem operasi Apple mulai semakin erat menghubungkan pengalaman antara iPhone, iPod touch, dan iPad. Apple kemudian terus memperluas kemampuan tersebut melalui pembaruan berikutnya.
Pada iOS 5 yang dirilis pada 2011, perubahan besar hadir melalui Siri, Notification Center, iCloud, iMessage, serta kemampuan memperbarui perangkat secara langsung tanpa harus selalu terhubung ke komputer. Siri menjadi salah satu fitur yang paling dikenal karena memperkenalkan asisten suara sebagai bagian integral dari pengalaman iPhone.
iCloud juga membawa perubahan besar dalam cara pengguna menyimpan dan menyinkronkan data. Foto, dokumen, kontak, kalender, dan berbagai informasi lain dapat dibuat lebih mudah tersedia di beberapa perangkat Apple.
Setahun berikutnya, iOS 6 memperkenalkan Apple Maps sebagai pengganti Google Maps sebagai layanan peta utama Apple. Versi ini juga membawa Passbook yang kemudian berkembang menjadi Wallet, aplikasi Podcasts, serta peningkatan pada Photo Stream.
iOS 6 menjadi penutup sebuah era visual karena merupakan salah satu versi terakhir yang masih mempertahankan pendekatan skeuomorfisme. Antarmuka Apple ketika itu banyak menggunakan elemen visual yang menyerupai benda di dunia nyata.
Perubahan desain besar kemudian terjadi melalui iOS 7 pada 2013. Apple mengubah tampilan antarmuka secara drastis dengan desain yang lebih datar dan modern. Ikon, menu, animasi, serta berbagai elemen sistem mengalami perubahan.
Selain desain, iOS 7 memperkenalkan AirDrop untuk berbagi file secara langsung antarperangkat Apple dan membawa integrasi awal CarPlay. Pembaruan ini menjadi salah satu titik balik terbesar dalam sejarah visual iOS.
Baca Juga: Apple Langsung Rilis Beta iOS 27.2, iOS 27.1 Disiapkan Khusus iPhone Duo
Pada iOS 8 yang meluncur pada 2014, Apple lebih banyak memperkuat hubungan antara perangkat. Fitur Continuity memungkinkan pengguna berpindah pekerjaan antara iPhone, iPad, dan Mac. Salah satu contohnya adalah Handoff, yang memungkinkan aktivitas tertentu dilanjutkan pada perangkat lain.
Family Sharing juga hadir untuk membantu keluarga berbagi pembelian dan layanan tertentu. Pengembang pihak ketiga pun memperoleh akses lebih luas terhadap kemampuan sistem melalui berbagai API baru.
Berikutnya, iOS 9 pada 2015 membawa penyempurnaan yang lebih berfokus pada produktivitas dan pengalaman penggunaan. Notes mendapatkan sejumlah kemampuan baru, Apple News diperkenalkan, sementara Night Shift hadir untuk mengubah karakter warna layar pada malam hari.
Pada iOS 10 tahun 2016, Apple kembali memberikan perhatian besar pada aplikasi bawaan. Messages mendapatkan berbagai fitur baru, Photos diperbarui, Maps memperoleh desain baru, dan aplikasi Home menjadi pusat pengendalian perangkat rumah pintar berbasis HomeKit.
Universal Clipboard juga menjadi bagian penting dari ekosistem Apple. Fitur tersebut memungkinkan pengguna menyalin sesuatu dari satu perangkat, misalnya Mac, kemudian menempelkannya di iPhone atau perangkat Apple lainnya.
Memasuki iOS 11 pada 2017, Apple melakukan perubahan yang berkaitan erat dengan hadirnya iPhone X. Sistem operasi mulai mengandalkan navigasi berbasis gestur untuk perangkat yang tidak lagi memiliki tombol Home fisik.
iOS 11 juga memperkenalkan aplikasi Files, sehingga pengguna memiliki tempat yang lebih terstruktur untuk mengakses dokumen dan file yang tersimpan di perangkat maupun layanan cloud. Control Center turut memperoleh desain baru.
Setelah perubahan besar tersebut, iOS 12 pada 2018 lebih banyak menitikberatkan pada pengalaman penggunaan dan fitur produktivitas. Screen Time diperkenalkan untuk membantu pengguna memantau waktu penggunaan perangkat. Memoji, Group FaceTime, dan Siri Shortcuts juga menjadi bagian dari generasi tersebut.
iOS 13 pada 2019 kembali menjadi tonggak penting. Apple memisahkan sistem operasi iPad dari iPhone dengan memperkenalkan iPadOS. Langkah ini memungkinkan Apple mengembangkan fitur yang lebih spesifik untuk perangkat tablet.
Di iPhone, iOS 13 memperkenalkan Dark Mode, peningkatan privasi, Sign in with Apple, penyempurnaan Photos dan Maps, serta keyboard QuickPath yang memungkinkan pengguna mengetik dengan menggeser jari antarkarakter.
Setahun kemudian, iOS 14 membawa perubahan yang terasa langsung pada Home Screen. Widget akhirnya dapat ditempatkan di antara ikon aplikasi, sementara App Library membantu mengelompokkan aplikasi secara otomatis.
Salah satu fitur menarik lainnya adalah Back Tap. Dengan mengetuk bagian belakang iPhone, pengguna dapat menjalankan tindakan tertentu sesuai pengaturan. Mulai iOS 14.2, pengenalan musik melalui Shazam juga semakin terintegrasi ke dalam sistem.
Pada iOS 15 tahun 2021, Apple memperkenalkan Focus Mode untuk membantu pengguna mengatur notifikasi dan aktivitas berdasarkan situasi tertentu. Live Text memungkinkan teks dalam foto dikenali dan digunakan secara interaktif, sedangkan Visual Look Up membantu mengenali objek tertentu melalui kamera.
Safari, Maps, dan Weather juga mendapatkan perubahan antarmuka dan fitur. Periode ini menunjukkan bahwa Apple mulai semakin banyak memanfaatkan kemampuan pemrosesan perangkat untuk memahami informasi yang sebelumnya hanya dianggap sebagai gambar atau konten biasa.
iOS 16 yang dirilis pada 2022 membawa salah satu perubahan paling mencolok pada Lock Screen. Pengguna dapat menambahkan widget dan melakukan personalisasi tampilan layar kunci dengan lebih luas.
Pada generasi ini Apple juga memperkenalkan Rapid Security Responses, mekanisme yang memungkinkan pembaruan keamanan tertentu diberikan tanpa harus menunggu pembaruan sistem operasi besar berikutnya.
Setahun kemudian, iOS 17 membawa sejumlah fitur yang berfokus pada komunikasi. NameDrop memungkinkan pengguna berbagi informasi kontak dengan mendekatkan dua iPhone atau perangkat Apple yang kompatibel.
Stolen Device Protection juga menambah lapisan keamanan ketika perangkat berada di lokasi yang dianggap tidak dikenal. Sementara itu, Live Voicemail memungkinkan pengguna melihat transkripsi pesan suara ketika pesan sedang ditinggalkan.
Perubahan berikutnya datang lewat iOS 18 pada 2024. Sistem operasi ini memperluas kemampuan personalisasi, termasuk Control Center yang dapat dikustomisasi. Apple juga melakukan perombakan besar pada aplikasi Photos dan memperkenalkan aplikasi Passwords sebagai tempat khusus untuk mengelola kata sandi serta kredensial.
iOS 18 juga menjadi fondasi penting bagi ekspansi Apple Intelligence. Apple mulai mengintegrasikan kecerdasan buatan ke berbagai fungsi perangkat, meskipun ketersediaannya bergantung pada model iPhone dan wilayah.
Kemudian Apple membuat keputusan yang cukup berbeda pada 2025. Alih-alih menggunakan nama iOS 19, perusahaan melompat ke iOS 26. Penomoran tersebut diselaraskan dengan tahun setelahnya untuk menciptakan konsistensi di seluruh platform perangkat lunak Apple.
iOS 26 bukan sekadar perubahan angka. Apple memperkenalkan bahasa desain Liquid Glass yang memberikan tampilan baru pada berbagai bagian sistem. Aplikasi Phone mendapatkan fitur seperti Call Screening dan Hold Assist, sementara Live Translation memperluas kemampuan komunikasi lintas bahasa.
Apple juga melakukan perubahan pada aplikasi Camera dan memperkenalkan aplikasi Games sebagai pusat baru untuk aktivitas permainan, menggantikan peran Game Center dalam beberapa aspek.
Setelah satu tahun menggunakan penomoran 26, Apple melanjutkannya dengan iOS 27 pada 2026. Sistem operasi terbaru ini membawa fokus yang jauh lebih besar pada kecerdasan buatan.
Apple menyebut Siri AI sebagai generasi berikutnya dari Apple Intelligence. Asisten ini dirancang untuk memiliki pemahaman konteks personal, pengetahuan dunia yang lebih luas, kesadaran terhadap apa yang sedang tampil di layar, serta kemampuan melakukan lebih banyak tindakan di seluruh sistem.
"Siri AI adalah versi Siri yang lebih cerdas, berpengetahuan luas, dan mampu," kata Apple dalam pengumuman resminya mengenai pembaruan perangkat lunak terbaru.
Pada tahap awal, Siri AI tersedia dalam versi beta berbahasa Inggris. Apple menyatakan dukungan bahasa Prancis, Jepang, Korea, Portugis, dan Spanyol akan hadir pada Oktober 2026.
Selain Siri, Apple Intelligence pada iOS 27 menyentuh berbagai bagian sistem. Kemampuan AI hadir dalam pengolahan foto, pembuatan konten, Shortcuts, Safari, dan sejumlah fungsi lainnya.
Apple juga menambahkan peningkatan performa. Menurut Apple, pada iPhone dan iPad, aplikasi dapat terbuka hingga 30 persen lebih cepat, foto dapat dimuat hingga 70 persen lebih cepat setelah diambil, sementara transfer melalui AirDrop dapat meningkat hingga 80 persen lebih cepat dalam kondisi yang disebut Apple.
Namun, tidak semua pengguna iPhone akan memperoleh fitur iOS 27 yang sama. Apple secara resmi mencantumkan iPhone 11 dan generasi setelahnya, serta iPhone SE generasi kedua dan ketiga, sebagai perangkat yang kompatibel dengan iOS 27.
Perbedaan dukungan terutama terasa pada fitur Apple Intelligence. Kemampuan AI tertentu membutuhkan perangkat dengan kemampuan pemrosesan yang lebih tinggi sehingga tidak otomatis tersedia hanya karena sebuah iPhone dapat menjalankan iOS 27.
Artinya, pengguna iPhone lama tetap bisa memperoleh pembaruan sistem, tetapi tidak semua fitur yang menjadi sorotan utama iOS 27 dapat digunakan.
Sejarah panjang tersebut menunjukkan bahwa perkembangan iOS tidak selalu berupa penambahan fitur besar setiap tahun. Ada periode ketika Apple mengubah tampilan secara drastis, ada pula masa ketika perusahaan lebih fokus pada keamanan, produktivitas, privasi, dan integrasi antarperangkat.
App Store pada iPhone OS 2 mengubah iPhone menjadi platform aplikasi. iOS 4 memperkenalkan fondasi multitasking dan folder. iOS 5 membuat Siri dan iCloud menjadi bagian penting ekosistem. iOS 7 mengubah wajah iPhone. iOS 13 memisahkan iPadOS. iOS 14 memperkenalkan widget pada Home Screen. iOS 16 mengubah Lock Screen. iOS 18 memperkuat fondasi Apple Intelligence. Sementara iOS 26 dan iOS 27 membawa perubahan desain serta AI ke tingkat berikutnya.
Berikut urutan versi utama iPhone OS dan iOS berdasarkan tanggal rilis serta pembaruan terakhir yang tercatat dalam riwayat versi tersebut:
| Versi | Rilis awal | Versi terakhir dalam riwayat |
|---|---|---|
| iPhone OS 1 | 29 Juni 2007 | iPhone OS 1.1.5 |
| iPhone OS 2 | 11 Juli 2008 | iPhone OS 2.2.1 |
| iPhone OS 3 | 17 Juni 2009 | iPhone OS 3.2.2 |
| iOS 4 | 22 Juni 2010 | iOS 4.3.5 |
| iOS 5 | 12 Oktober 2011 | iOS 5.1.1 |
| iOS 6 | 19 September 2012 | iOS 6.1.6 |
| iOS 7 | 18 September 2013 | iOS 7.1.2 |
| iOS 8 | 17 September 2014 | iOS 8.4.1 |
| iOS 9 | 16 September 2015 | iOS 9.3.6 |
| iOS 10 | 13 September 2016 | iOS 10.3.4 |
| iOS 11 | 19 September 2017 | iOS 11.4.1 |
| iOS 12 | 17 September 2018 | iOS 12.5.8 |
| iOS 13 | 19 September 2019 | iOS 13.7 |
| iOS 14 | 17 September 2020 | iOS 14.8.1 |
| iOS 15 | 24 September 2021 | iOS 15.8.8 |
| iOS 16 | 12 September 2022 | iOS 16.7.16 |
| iOS 17 | 18 September 2023 | iOS 17.7.11 |
| iOS 18 | 16 September 2024 | iOS 18.7.10 |
| iOS 26 | 15 September 2025 | iOS 26.7 |
| iOS 27 | 14 September 2026 | iOS 27 |
Daftar tersebut juga memperlihatkan perubahan pola dukungan Apple. Versi iOS yang sudah lama tidak menjadi sistem operasi utama tidak selalu langsung berhenti menerima pembaruan. Apple pada periode tertentu masih menyediakan patch keamanan untuk perangkat yang belum atau tidak dapat berpindah ke versi terbaru.
Contohnya, ketika iOS 27 diluncurkan pada 14 September 2026, Apple juga merilis iOS 26.7. Pembaruan tersebut ditujukan antara lain untuk perangkat yang belum melakukan upgrade ke iOS 27 dan membawa perbaikan keamanan. Dokumentasi Apple mencatat iOS 26.7 dirilis pada tanggal yang sama dan memperbaiki sejumlah masalah keamanan.
Kebijakan tersebut memberi pilihan bagi pengguna yang belum ingin langsung berpindah ke sistem operasi terbaru. Namun, dukungan keamanan untuk versi lama tetap bergantung pada kebijakan Apple dan usia perangkat.
Apple juga masih pernah menerbitkan pembaruan keamanan untuk generasi iOS yang jauh lebih tua. Karena itu, angka versi terbaru tidak selalu berarti semua perangkat yang lebih lama langsung kehilangan seluruh dukungan.
Untuk mengetahui versi iOS yang sedang digunakan, pengguna dapat membuka Settings > General > About. Sementara itu, pemeriksaan pembaruan terbaru dilakukan melalui Settings > General > Software Update. Apple menyediakan langkah tersebut dalam panduan resmi untuk perangkat yang kompatibel.
Perjalanan dari iPhone OS 1 menuju iOS 27 pada akhirnya memperlihatkan bagaimana sistem operasi Apple berkembang dari perangkat komunikasi sederhana menjadi platform komputasi yang semakin terintegrasi dengan layanan cloud, perangkat lain, aplikasi pihak ketiga, keamanan biometrik, serta kecerdasan buatan.
Jika pada 2008 App Store menjadi salah satu perubahan paling menentukan, maka pada 2026 Siri AI dan Apple Intelligence menjadi pusat perhatian baru. Perbedaannya, teknologi yang dibawa iOS 27 tidak hanya menambah aplikasi atau fungsi baru, tetapi mulai berusaha memahami konteks aktivitas pengguna dan membantu menjalankan pekerjaan secara lebih otomatis.
Dengan iOS 27 sebagai versi terbaru per September 2026, perjalanan iOS masih terus berlanjut. Apple sudah memiliki fondasi baru untuk pengembangan berikutnya, sementara pengguna tetap dapat menikmati sebagian fitur terbaru sesuai kemampuan perangkat masing-masing.
Editor : Mahendra Aditya