TKDN iPhone 18 Pro hingga iPhone Duo Sudah Terbit, Ini Perkiraan Jadwal Rilis di Indonesia

Mahendra Aditya Restiawan • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 08:33 WIB
Iphone Duo.
Iphone Duo.

JAKARTA — Kehadiran iPhone 18 Pro, iPhone 18 Pro Max, dan iPhone Duo di Indonesia semakin terbuka setelah tiga perangkat Apple tersebut tercatat telah mengantongi sertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dengan nilai 40 persen.

Namun, sertifikasi tersebut belum otomatis berarti ketiganya sudah siap dijual di pasar Tanah Air karena masih ada tahapan regulasi lain yang harus diselesaikan.

Data sertifikasi yang tercatat atas nama PT Apple Indonesia menunjukkan tiga nomor model, yakni A3714, A3717, dan A3720. Ketiga perangkat tersebut sama-sama memiliki nilai TKDN 40 persen.

Berdasarkan pencocokan nomor model dengan basis data resmi Apple, A3714 merupakan iPhone 18 Pro, A3717 adalah iPhone 18 Pro Max, sedangkan A3720 merujuk pada iPhone Duo. Data tersebut juga tercatat dalam kanal informasi TKDN Kementerian Perindustrian.

Munculnya tiga model baru Apple dalam sertifikasi TKDN menjadi perkembangan penting bagi konsumen Indonesia. Pasalnya, sertifikasi tersebut merupakan salah satu bagian dari persyaratan agar perangkat dapat dipasarkan secara resmi di Indonesia. Meski demikian, status TKDN tidak bisa langsung diterjemahkan sebagai pengumuman tanggal penjualan.

Masih terdapat proses sertifikasi perangkat telekomunikasi yang harus dipenuhi sebelum perangkat dapat beredar secara resmi. Ketentuan sertifikasi perangkat telekomunikasi berada dalam lingkup Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Sistem e-Telekomunikasi Komdigi sendiri menyediakan proses verifikasi sertifikat perangkat telekomunikasi yang terintegrasi dengan sistem sertifikasi Postel.

Karena itu, konsumen yang menunggu iPhone generasi terbaru sebaiknya membedakan dua hal: perangkat yang sudah memenuhi persyaratan TKDN dan perangkat yang sudah memiliki jadwal penjualan resmi. Untuk tiga model tersebut, yang sudah dapat dipastikan saat ini adalah status TKDN-nya, sedangkan tanggal penjualan di Indonesia masih menunggu pengumuman Apple.

Secara global, Apple sudah lebih dahulu membuka informasi resmi mengenai ketiga perangkat tersebut. iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max diperkenalkan Apple pada 9 September 2026. Kedua model tersebut dijadwalkan mulai menerima pre-order pada 12 September dan tersedia mulai 18 September di lebih dari 65 negara dan wilayah. Indonesia tidak termasuk dalam daftar negara gelombang awal yang disebut Apple.

Sementara itu, iPhone Duo memiliki jadwal global yang berbeda. Apple memperkenalkannya sebagai iPhone lipat pertamanya pada September 2026. Pre-order perangkat tersebut dijadwalkan dimulai 16 Oktober, sedangkan ketersediaannya dimulai 23 Oktober di negara-negara yang masuk dalam peluncuran awal.

Perbedaan jadwal global tersebut menjadi salah satu faktor yang membuat waktu kedatangan ketiga model di Indonesia kemungkinan tidak sama. iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max sudah lebih dahulu memasuki periode penjualan global, sedangkan iPhone Duo baru mulai tersedia secara global pada akhir Oktober.

Untuk iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max, pola peluncuran Apple di Indonesia pada generasi sebelumnya bisa menjadi pembanding. Pada 2025, Apple mengumumkan bahwa iPhone 17, iPhone Air, iPhone 17 Pro, dan iPhone 17 Pro Max mulai dapat dipesan di Indonesia pada 10 Oktober, kemudian tersedia melalui Apple Authorized Resellers mulai 17 Oktober.

Jika pola serupa kembali diterapkan, iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max berpeluang masuk ke pasar Indonesia tidak terlalu lama setelah peluncuran global. Namun, jadwal tersebut masih berupa perkiraan berdasarkan pola sebelumnya, bukan tanggal resmi dari Apple.

Hal yang sama berlaku untuk iPhone Duo. Apple telah memastikan jadwal peluncuran globalnya, tetapi belum memberikan tanggal penjualan khusus Indonesia dalam informasi yang tersedia. Dengan jadwal global mulai 23 Oktober, perangkat tersebut berpotensi hadir di Indonesia setelah periode tersebut. Sejumlah laporan media memperkirakan kedatangannya sekitar November 2026, tetapi tanggal tersebut belum dikonfirmasi Apple.

Dengan kata lain, sertifikat TKDN 40 persen memberikan sinyal bahwa proses menuju pemasaran resmi di Indonesia sudah berjalan, tetapi belum cukup untuk menentukan kapan konsumen bisa melakukan pre-order atau membeli perangkat di toko resmi.

Khusus iPhone Duo, pencatatan di database TKDN menjadi perhatian tersendiri. Perangkat ini merupakan produk baru dengan desain lipat yang berbeda dari lini iPhone sebelumnya. Apple menyebut Duo sebagai iPhone dengan desain lipat generasi baru dan menjadi perangkat lipat pertama perusahaan.

Apple menyebut iPhone Duo memiliki dua layar. Dalam kondisi tertutup, perangkat menggunakan layar luar 5,4 inci, sedangkan ketika dibuka tersedia layar bagian dalam 7,6 inci. Apple juga menyebut desain tersebut sebagai bentuk iPhone paling tipis yang pernah dibuat ketika perangkat dibuka.

Dari sisi warna, Apple menyiapkan iPhone Duo dalam pilihan Star White dan Night Sky. Kapasitas penyimpanannya terdiri atas 256 GB, 512 GB, 1 TB, dan 2 TB. Untuk pasar Indonesia, ketersediaan dan harga resmi masih harus menunggu pengumuman Apple.

CEO Apple John Ternus menyebut iPhone Duo sebagai perubahan besar dalam sejarah desain iPhone. Dalam pernyataan resminya, Ternus mengatakan, "iPhone Duo merupakan perubahan paling transformatif pada iPhone sejak generasi pertama. Dengan desain yang sepenuhnya baru dan pengalaman yang intuitif, perangkat ini menunjukkan apa yang mungkin dilakukan ketika perangkat keras dan perangkat lunak dirancang bersama."

Duo juga menggunakan chip A20 Pro yang sama dengan lini iPhone 18 Pro. Apple memasangkan chip tersebut dengan sistem pengelolaan panas dan vapor chamber untuk membantu menjaga performa saat perangkat digunakan dalam beban kerja tinggi. Apple menyebut sistem tersebut memungkinkan performa berkelanjutan hingga 35 persen lebih baik dibandingkan iPhone 17 Pro dalam skenario yang disebut perusahaan.

Di sisi lain, iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max membawa peningkatan yang lebih diarahkan pada kamera, performa, baterai, dan kemampuan kecerdasan buatan. Apple membekali kedua model dengan chip A20 Pro serta kamera utama Fusion 48 MP yang kini menggunakan aperture variabel.

Fitur aperture variabel menjadi salah satu perubahan utama pada sistem kamera iPhone 18 Pro. Apple menyebut pengguna dapat memperoleh kontrol yang lebih luas terhadap cahaya dan kedalaman bidang, sementara sistem dapat menyesuaikan aperture secara otomatis berdasarkan kondisi pengambilan gambar.

Greg Joswiak, Senior Vice President Worldwide Marketing Apple, menjelaskan bahwa pengembangan iPhone 18 Pro diarahkan pada sejumlah aspek yang dianggap penting bagi pengguna.

"Dengan iPhone 18 Pro, kami melakukan peningkatan pada area yang paling diperhatikan pengguna, yakni kamera, performa, baterai, dan kecerdasan. Kami tidak hanya membuat peningkatan kecil, tetapi melakukan lompatan besar untuk menciptakan iPhone Pro terbaik yang pernah kami buat," ujar Joswiak dalam keterangan resmi Apple.

Apple juga memperkenalkan sistem pengelolaan panas baru pada iPhone 18 Pro. Menurut perusahaan, vapor chamber generasi berikutnya memiliki luas permukaan tiga kali lebih besar dibandingkan generasi sebelumnya pada iPhone 17 Pro. Sistem tersebut diklaim mampu meningkatkan performa berkelanjutan hingga 40 persen dibandingkan generasi sebelumnya.

Untuk kemampuan kecerdasan buatan, ketiga perangkat baru tersebut terhubung dengan ekosistem Apple Intelligence dan Siri AI. iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max menjalankan iOS 27 dan mendapatkan akses terhadap Siri AI yang diperkenalkan sebagai generasi baru asisten Apple.

Siri AI dirancang untuk memahami konteks personal pengguna dan membantu menjalankan sejumlah aktivitas berdasarkan informasi yang tersedia di perangkat. Apple juga mengintegrasikan kemampuan tersebut dengan fitur kamera sehingga pengguna dapat memperoleh informasi berdasarkan objek atau situasi yang terlihat melalui kamera.

Perbedaan lain terlihat pada daya tahan baterai. Apple menyebut model eSIM-only iPhone 18 Pro mampu memberikan hingga 36 jam pemutaran video, sementara iPhone 18 Pro Max mencapai hingga 45 jam. Angka tersebut merupakan klaim Apple berdasarkan pengujian perusahaan dan bukan ukuran penggunaan sehari-hari yang sama untuk seluruh pengguna.

Bagi konsumen Indonesia, seluruh spesifikasi tersebut menjadi informasi pendahuluan sebelum perangkat benar-benar tersedia secara resmi. Harga dalam rupiah, konfigurasi yang dijual, tanggal pre-order, serta distributor yang membuka penjualan masih menjadi informasi yang ditunggu.

Kemunculan sertifikat TKDN membuat tahap persiapan pasar Indonesia menjadi lebih konkret. Tiga perangkat atas nama PT Apple Indonesia telah tercatat dengan nilai TKDN 40 persen, sehingga salah satu tahapan menuju pemasaran lokal sudah terlihat.

Namun, sertifikat TKDN sebaiknya tidak dipahami sebagai tanda bahwa penjualan akan langsung dimulai dalam hitungan hari. Perangkat telekomunikasi tetap harus memenuhi ketentuan sertifikasi yang berlaku sebelum dipasarkan. Regulasi pemerintah mengenai perangkat telekomunikasi mensyaratkan proses sertifikasi sebelum perangkat dapat digunakan atau diperdagangkan secara resmi di Indonesia.

Kondisi tersebut juga menjelaskan mengapa tanggal yang beredar di berbagai laporan belum dapat dianggap sebagai jadwal final. Perkiraan seperti Oktober untuk iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max atau November untuk iPhone Duo masih perlu dibedakan dari pengumuman resmi Apple.

Untuk iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max, jarak waktu antara peluncuran global dan kedatangan di Indonesia dapat dilihat dari pola tahun sebelumnya. Pada 2025, peluncuran global iPhone 17 berlangsung pada September, sedangkan pre-order Indonesia dibuka pada Oktober dan penjualan dimulai pada 17 Oktober melalui Apple Authorized Resellers.

Pola tersebut memberikan konteks mengapa kedatangan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max pada Oktober 2026 menjadi kemungkinan yang banyak diperbincangkan. Namun, pola historis tidak sama dengan konfirmasi jadwal. Apple tetap menjadi pihak yang menentukan dan mengumumkan tanggal resmi penjualan di Indonesia.

Untuk iPhone Duo, rentang waktunya lebih panjang. Pre-order global baru dibuka pada 16 Oktober dan ketersediaan global dimulai 23 Oktober. Karena itu, perkiraan kehadiran di Indonesia pada November 2026 lebih tepat disebut sebagai proyeksi berdasarkan jadwal global dan pola distribusi sebelumnya, bukan kepastian.

Hal yang juga perlu diperhatikan adalah status tiga model dalam database TKDN. Dokumen sertifikasi menggunakan nomor model, bukan nama komersial yang biasa digunakan konsumen. Identifikasi iPhone 18 Pro, iPhone 18 Pro Max, dan iPhone Duo dilakukan melalui pencocokan nomor model dengan basis data resmi Apple.

Artinya, konsumen tidak perlu langsung menganggap setiap nomor model dalam sertifikat sebagai bukti tanggal peluncuran. Sertifikasi memberikan informasi mengenai kesiapan regulasi perangkat, sedangkan jadwal komersial membutuhkan pengumuman tersendiri.

Bagi Apple, pasar Indonesia menjadi salah satu pasar yang perlu melalui rangkaian ketentuan lokal sebelum perangkat terbaru dapat dipasarkan. Bagi konsumen, proses tersebut berarti ada beberapa tahapan yang perlu dilewati sebelum tanggal pre-order dan harga resmi diumumkan.

Saat ini, tiga nama yang paling menarik perhatian adalah iPhone 18 Pro, iPhone 18 Pro Max, dan iPhone Duo. Ketiganya telah memiliki sertifikat TKDN dengan nilai 40 persen. iPhone 18 Pro dan Pro Max sudah memasuki penjualan global, sementara iPhone Duo baru akan menyusul pada Oktober.

Dengan perkembangan tersebut, pertanyaan mengenai kapan iPhone terbaru Apple masuk Indonesia semakin relevan. Untuk iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max, Oktober 2026 menjadi periode yang patut diperhatikan berdasarkan pola peluncuran sebelumnya. Sementara iPhone Duo berpeluang menyusul setelah peluncuran global pada akhir Oktober, dengan November menjadi salah satu perkiraan waktu kedatangannya.

Meski demikian, hingga Apple mengumumkan tanggal resmi untuk pasar Indonesia, konsumen sebaiknya menjadikan informasi tersebut sebagai perkiraan, bukan kepastian. Sertifikat TKDN 40 persen memang menunjukkan proses menuju pemasaran resmi sudah berlangsung, tetapi tanggal pre-order, penjualan perdana, harga, serta ketersediaan masing-masing model di Indonesia tetap menunggu pengumuman resmi.

Dengan demikian, perkembangan terbaru bukan sekadar soal kapan iPhone 18 Pro, iPhone 18 Pro Max, dan iPhone Duo dijual di Indonesia. Yang lebih penting, ketiganya sudah memasuki salah satu tahapan regulasi domestik. Setelah TKDN, perhatian berikutnya berada pada penyelesaian sertifikasi perangkat telekomunikasi dan pengumuman resmi Apple mengenai jadwal penjualan di Tanah Air.

Editor : Mahendra Aditya
jadwal rilis iPhone 18 iPhone 18 Pro Indonesia iPhone 18 Pro Max Indonesia iPhone Duo Indonesia harga iPhone 18