RADAR KUDUS - Samsung Galaxy S26 FE hadir sebagai pilihan yang mencoba membawa pengalaman flagship Samsung ke harga yang lebih terjangkau.
Namun, pertanyaan terbesarnya justru ada pada nilai jualnya: apakah peningkatan yang ditawarkan cukup untuk membuat Galaxy S26 FE layak dibeli dibandingkan Galaxy S26 atau bahkan generasi FE sebelumnya?
Secara spesifikasi, Galaxy S26 FE membawa sejumlah perangkat keras yang tergolong solid. Ponsel ini menggunakan Exynos 2500, RAM 8 GB, serta pilihan penyimpanan mulai 128 GB hingga 512 GB.
Samsung juga mempertahankan layar OLED 6,7 inci dengan refresh rate 120 Hz, sehingga perangkat tetap menarik untuk kebutuhan multimedia maupun penggunaan sehari-hari.
Untuk urusan daya tahan, Galaxy S26 FE dibekali baterai 4.900 mAh. Pengisian dayanya mendukung 45W melalui kabel dan 15W secara nirkabel. Sertifikasi IP68 juga menjadi nilai tambah karena memberikan perlindungan terhadap debu dan air.
Sektor kamera menjadi bagian yang cukup menarik karena Samsung mempertahankan konfigurasi tiga kamera belakang.
Kamera utamanya memiliki resolusi 50 MP, ditemani ultrawide 12 MP dan telefoto 8 MP dengan kemampuan optical zoom 3x. Kamera depan menggunakan sensor 12 MP.
Di atas kertas, konfigurasi tersebut memang belum membuat Galaxy S26 FE menjadi pesaing langsung Galaxy S26 Ultra.
Namun, untuk kelas FE, kombinasi kamera utama, ultrawide dan telefoto memberikan fleksibilitas yang cukup lengkap bagi pengguna yang gemar memotret tanpa harus membawa perangkat flagship termahal.
Justru peningkatan paling menarik Galaxy S26 FE berada pada sisi perangkat lunak. Samsung membawa sejumlah fitur Galaxy AI dan kemampuan yang sebelumnya lebih identik dengan lini flagship serta perangkat lipat.
Fitur seperti Fancam untuk membantu mengikuti subjek ketika merekam, Audio Eraser, serta peningkatan kemampuan kamera dan video menjadi bagian dari daya tarik generasi baru ini.
Samsung juga memasarkan Galaxy S26 FE dengan dukungan pembaruan sistem operasi hingga tujuh generasi.
Kebijakan tersebut membuat perangkat ini lebih menarik untuk pengguna yang berencana memakai ponsel dalam jangka panjang.
Meski demikian, ada satu persoalan yang cukup penting: peningkatan perangkat kerasnya tidak terlalu besar dibandingkan generasi sebelumnya. Dari sisi layar, kamera, baterai, hingga RAM, banyak elemen utama masih terasa familiar. Perubahan paling signifikan justru terdapat pada prosesor dan fitur perangkat lunak.
Kondisi tersebut membuat keputusan membeli Galaxy S26 FE sangat bergantung pada harga. Jika selisih harganya cukup jauh dari Galaxy S26, FE bisa menjadi pilihan rasional bagi pengguna yang menginginkan layar besar, kamera lengkap, fitur AI, wireless charging dan sertifikasi IP68 tanpa harus masuk ke kelas flagship utama.
Sebaliknya, jika harga Galaxy S26 FE terlalu dekat dengan Galaxy S26, pertimbangannya menjadi lebih rumit.
Galaxy S26 menawarkan sejumlah keunggulan flagship, termasuk RAM 12 GB pada varian 256 GB dan 512 GB serta sejumlah peningkatan kamera dan layar pada lini S26.
Galaxy S26 FE juga tidak menyertakan adaptor charger di dalam kotak. Samsung menyatakan Galaxy S26, S26+ dan S26 FE hadir tanpa kepala charger, meski kabel data tetap disertakan. Artinya, calon pembeli perlu memperhitungkan biaya tambahan apabila belum memiliki charger yang kompatibel.
Dari sisi desain, perubahan Galaxy S26 FE relatif sederhana. Samsung memberikan penyegaran pada modul kamera sehingga lebih mengikuti bahasa desain keluarga Galaxy S26.
Pilihan warnanya juga dibuat lebih segar, tetapi bodinya masih mempertahankan karakter perangkat FE yang mengutamakan keseimbangan antara tampilan premium dan harga.
Lantas, Samsung Galaxy S26 FE worth it atau tidak?
Jawabannya: worth it untuk pengguna yang mengutamakan layar besar, fitur Galaxy AI, kamera serbaguna, ketahanan IP68 dan dukungan software panjang, tetapi nilainya sangat bergantung pada harga jual aktual.
Jika mendapatkan promo atau potongan harga yang membuat jaraknya cukup jauh dari Galaxy S26, S26 FE menjadi pilihan yang menarik.
Namun, bagi pengguna yang memiliki anggaran lebih longgar dan menginginkan performa serta spesifikasi yang lebih mendekati flagship murni, Galaxy S26 layak dipertimbangkan. Apalagi jika selisih harganya setelah promo tidak terlalu besar.
Dengan kata lain, Galaxy S26 FE bukan ponsel yang buruk. Justru sebaliknya, perangkat ini menawarkan paket yang lengkap.
Masalahnya adalah seberapa menarik harga yang harus dibayar untuk paket tersebut. Pada titik harga yang tepat, Galaxy S26 FE bisa menjadi salah satu pilihan Samsung paling masuk akal di kelas flagship terjangkau 2026.
Editor : Mahendra Aditya