RADAR KUDUS - Apple dikabarkan akan mengubah tradisi peluncuran iPhone pada 2026. iPhone 18 versi standar disebut tidak akan hadir pada September 2026, melainkan baru meluncur pada awal 2027. Pada tahun ini, Apple diperkirakan hanya memperkenalkan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max bersama iPhone lipat pertamanya.
Laporan terbaru yang kembali menguatkan kabar tersebut mengacu pada pernyataan dari rantai pasok Apple. Sebelumnya, sejumlah sumber industri, termasuk laporan Nikkei Asia dan analis Ming-Chi Kuo, juga menyebut Apple akan memisahkan jadwal peluncuran iPhone generasi berikutnya menjadi dua periode.
Jika rencana tersebut benar, September 2026 akan menjadi momen penting karena Apple tidak lagi membawa seluruh keluarga iPhone terbaru ke panggung yang sama. Model premium akan mendapatkan prioritas, sedangkan varian yang lebih terjangkau harus menunggu sekitar enam bulan.
Baca Juga: Smartphone Murah di AS Terancam Punah, Penjualan Ponsel di Bawah US$100 Anjlok 64 Persen
Pola yang beredar saat ini menempatkan iPhone 18 Pro, iPhone 18 Pro Max, dan iPhone lipat pada paruh kedua 2026. Sementara itu, iPhone 18 standar bersama iPhone 18e dan kemungkinan iPhone Air generasi kedua diproyeksikan menyusul pada musim semi 2027.
Perubahan ini akan menjadi salah satu perombakan terbesar terhadap siklus peluncuran iPhone modern. Apple selama bertahun-tahun terbiasa memperkenalkan generasi utama iPhone secara bersamaan menjelang musim gugur. Jika skema baru diterapkan, konsumen tidak lagi mendapatkan seluruh model iPhone generasi terbaru dalam satu periode.
Strategi tersebut sebenarnya bukan rumor yang muncul secara tiba-tiba. Pada Januari 2026, laporan Nikkei Asia yang dirangkum MacRumors sudah menyebut Apple berencana memprioritaskan iPhone 18 Pro dan perangkat lipat pada paruh kedua 2026, sementara iPhone 18 standar dipindahkan ke paruh pertama 2027.
Bahkan, laporan dari pemasok Apple sebelumnya turut memberikan sinyal serupa. Largan Precision, pemasok komponen kamera iPhone, menyebut adanya pelanggan besar asal Amerika Serikat yang menunda peluncuran sebuah model baru hingga kuartal pertama 2027. Identitas produk memang tidak disebutkan secara langsung, tetapi laporan tersebut dinilai sejalan dengan prediksi penundaan iPhone 18 standar.
Baca Juga: Galaxy Z Fold8 Lolos Uji Ketahanan, tetapi Masih Menyimpan Masalah Besar Saat Dibongkar
Salah satu alasan yang banyak dikaitkan dengan perubahan ini adalah tekanan rantai pasok dan keterbatasan komponen, terutama memori. Industri smartphone saat ini menghadapi kenaikan kebutuhan komponen akibat ledakan infrastruktur kecerdasan buatan, sementara kapasitas produksi semikonduktor juga menjadi perhatian.
Dengan kondisi tersebut, Apple memiliki alasan ekonomi untuk mengutamakan perangkat dengan margin lebih tinggi. Model Pro dan perangkat lipat premium berpotensi menghasilkan pendapatan lebih besar per unit dibandingkan model standar. Laporan mengenai strategi split launch sebelumnya juga mengaitkan perubahan jadwal dengan kebutuhan Apple mengelola sumber daya manufaktur secara lebih efisien.
Apple sendiri belum mengumumkan jadwal resmi iPhone 18. Karena itu, informasi mengenai tanggal dan konfigurasi peluncuran masih harus diperlakukan sebagai laporan industri, bukan konfirmasi resmi perusahaan.
Namun, semakin banyaknya sumber yang mengarah pada skenario serupa membuat rumor tersebut semakin sulit diabaikan. Selain laporan rantai pasok, prediksi dari analis dan pemberitaan industri sejak 2025 juga konsisten menempatkan iPhone 18 standar pada awal 2027.
Perubahan jadwal ini juga berkaitan dengan semakin gemuknya lini iPhone. Jika berbagai laporan benar, Apple akan memiliki sekitar enam model dalam keluarga iPhone generasi tersebut, termasuk model Pro, Pro Max, standar, 18e, penerus iPhone Air, dan perangkat lipat. Membawa seluruhnya dalam satu acara dinilai dapat membuat perhatian konsumen terpecah.
Dari sisi pemasaran, pembagian tersebut justru bisa menjadi keuntungan. Apple dapat memberikan sorotan khusus kepada perangkat premium pada September, kemudian kembali menciptakan momentum penjualan ketika model standar dan varian lainnya diperkenalkan beberapa bulan kemudian.
Skema ini juga memberi Apple kesempatan mempertahankan perhatian pasar sepanjang tahun, bukan hanya selama musim peluncuran September. Model premium dapat menjadi penggerak penjualan akhir tahun, sementara perangkat yang lebih terjangkau mengambil alih momentum pada awal tahun berikutnya.
Menariknya, performa iPhone terbaru Apple masih cukup kuat. Dalam laporan resmi kuartal kedua fiskal 2026, Apple menyebut pendapatan iPhone mencapai rekor untuk kuartal Maret, didorong permintaan terhadap keluarga iPhone 17. Total pendapatan perusahaan pada periode tersebut mencapai US$111,2 miliar, naik 17 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Baca Juga: Phone 18 Pro dan iPhone Fold Diprediksi Sold Out Saat Pre-Order, Krisis DRAM Hambat Produksi Apple
Artinya, penundaan iPhone 18 standar bukan serta-merta menunjukkan lemahnya permintaan terhadap iPhone. Sebaliknya, perubahan tersebut lebih masuk akal dibaca sebagai strategi bisnis dan produksi untuk menghadapi lini produk yang semakin banyak, keterbatasan komponen, serta kebutuhan menjaga fokus pada produk dengan nilai jual tinggi.
Jika skenario ini terwujud, September 2026 akan menjadi awal dari era baru peluncuran iPhone. Konsumen yang menunggu iPhone 18 standar harus bersabar hingga awal 2027, sementara Apple diperkirakan akan menjadikan iPhone 18 Pro, Pro Max, dan perangkat lipat sebagai pusat perhatian pada akhir tahun ini.
Dengan kata lain, iPhone 18 bukan benar-benar batal pada 2026, melainkan berpotensi dipindahkan ke babak berikutnya. Apple tampaknya sedang mengubah kalender peluncurannya dari satu gelombang besar menjadi dua gelombang untuk menjaga pasokan, pemasaran, dan penjualan tetap optimal.
Editor : Mahendra Aditya