JAKARTA – Samsung Galaxy Z8 Series mencatat respons luar biasa di pasar Indonesia. Dalam dua pekan masa pemesanan awal, jumlah pre-order lini ponsel lipat terbaru Samsung disebut melonjak hingga 50 persen dibandingkan generasi sebelumnya.
Pertumbuhan tersebut menunjukkan minat konsumen Indonesia terhadap perangkat foldable premium semakin kuat. Dari tiga model yang ditawarkan, Galaxy Z Fold8 menjadi varian dengan kontribusi terbesar terhadap penjualan awal.
Samsung Electronics Indonesia menyebut Galaxy Z Fold8 menyumbang hampir enam dari setiap 10 unit Galaxy Z8 Series yang dipesan di Indonesia maupun kawasan Asia Tenggara. Angka tersebut menempatkan Fold8 sebagai model paling populer di antara Galaxy Z Fold8, Galaxy Z Fold8 Ultra, dan Galaxy Z Flip8.
Baca Juga: 7 Kelebihan dan Kekurangan Samsung Galaxy Z Fold8 Ultra, Harga Rp44 Jutaan Benarkah Layak?
Di tingkat regional Asia Tenggara dan Oseania, pemesanan Galaxy Z Fold8 dan Galaxy Z Fold8 Ultra juga mengalami peningkatan hampir 60 persen dibandingkan Galaxy Z Fold7. Data tersebut memperlihatkan bahwa kategori ponsel lipat tidak lagi sekadar menjadi produk niche, tetapi mulai memiliki basis konsumen premium yang semakin besar.
Salah satu faktor yang disebut mendorong minat konsumen adalah perubahan desain. Samsung mencatat 89 persen pembeli menyebut desain yang lebih segar, unik, dan ringkas sebagai alasan utama memilih perangkat generasi terbaru tersebut.
Galaxy Z Fold8 juga membawa perubahan signifikan dari sisi bobot. Dengan berat 201 gram, perangkat ini menjadi model Galaxy Z Fold paling ringan yang pernah dibuat Samsung. Samsung Indonesia juga mencantumkan layar cover 5,5 inci dan layar utama 7,6 inci pada perangkat tersebut.
Untuk varian lebih tinggi, Galaxy Z Fold8 Ultra hadir dengan layar cover 6,5 inci dan layar utama 8 inci. Bobotnya mencapai 215 gram, sedangkan baterainya berkapasitas 5.000 mAh. Perangkat ini juga membawa kamera utama 200 MP serta telefoto 10 MP dengan optical zoom 3x.
Baca Juga: 7 Kelebihan dan Kekurangan Samsung Galaxy Z Flip8 yang Wajib Dipertimbangkan Sebelum Beli
Sementara itu, Galaxy Z Flip8 menyasar pengguna yang menginginkan perangkat lipat dengan bentuk lebih ringkas. Model ini memiliki layar utama 6,9 inci dan layar cover 4,1 inci, dengan baterai 4.300 mAh.
Preferensi warna konsumen juga menunjukkan pola menarik. Galaxy Z Fold8 paling banyak dipesan dalam warna Lavender, sedangkan Galaxy Z Fold8 Ultra didominasi pilihan Violet Shadow. Untuk Galaxy Z Flip8, warna Pink menjadi salah satu pilihan favorit konsumen.
Samsung Indonesia membuka masa pre-order Galaxy Z8 Series sejak 22 Juli 2026 pukul 20.00 WIB dan periode tersebut berakhir pada 13 Agustus 2026 pukul 23.59 WIB. Artinya, konsumen masih memiliki kesempatan memanfaatkan program pemesanan awal hingga batas waktu tersebut.
Selama periode pre-order, Samsung menawarkan sejumlah insentif untuk mendorong konsumen melakukan upgrade. Program tersebut mencakup potongan harga langsung Rp2 juta serta manfaat trade-in dengan nilai penghematan yang dapat mencapai Rp19,75 juta, tergantung perangkat lama dan ketentuan program.
Samsung juga menyediakan berbagai skema pembayaran, termasuk cicilan 0 persen. Untuk Galaxy Z Fold8, harga yang tercantum di Samsung Indonesia mulai dari Rp32.499.000 sebelum potongan langsung Rp2 juta. Galaxy Z Fold8 Ultra dibanderol mulai Rp36.499.000 atau Rp34.499.000 setelah diskon langsung Rp2 juta.
Dari sisi teknologi, Galaxy Z Fold8 menggunakan prosesor Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy serta kamera belakang ganda 50 MP yang terdiri atas kamera wide dan ultra-wide. Samsung juga menempatkan berbagai fitur berbasis kecerdasan buatan sebagai bagian dari pengalaman penggunaan generasi baru perangkat foldable tersebut.
Di saat yang sama, Samsung memperluas ekosistem perangkat pendamping melalui Galaxy Watch Ultra2 dan Galaxy Watch9 yang turut diperkenalkan bersamaan dengan lini Galaxy Z terbaru.
Lonjakan pre-order hingga 50 persen di Indonesia menjadi sinyal penting bagi Samsung. Ketika harga perangkat foldable masih berada di kelas premium, pertumbuhan pemesanan justru menunjukkan bahwa konsumen mulai melihat ponsel lipat bukan hanya sebagai perangkat eksperimental, melainkan sebagai pilihan utama untuk kebutuhan produktivitas, hiburan, dan gaya hidup.
Dominasi Galaxy Z Fold8 juga memperlihatkan bahwa konsumen Indonesia cenderung tertarik pada perangkat yang menawarkan keseimbangan antara desain lebih ringan, layar besar, performa flagship, dan kemampuan multitasking. Jika tren tersebut berlanjut, Galaxy Z8 Series berpotensi memperkuat posisi Samsung di segmen ponsel lipat premium Indonesia.
Editor : Mahendra Aditya