JAKARTA — Apple disebut sedang menyiapkan generasi kedua iPhone Air dengan sejumlah peningkatan yang berpotensi menjawab beberapa kekurangan pada model generasi pertama. Jika informasi terbaru ini akurat, iPhone Air 2 tidak hanya mempertahankan desain tipis sebagai daya tarik utama, tetapi juga akan mendapatkan peningkatan pada performa, kamera, konektivitas, dan sistem biometrik.
Bocoran terbaru datang dari analis investasi Jeff Pu melalui catatan riset untuk GF Securities. Dalam laporan tersebut, iPhone Air 2 diperkirakan meluncur pada kuartal pertama 2027, atau sebelum akhir Maret. Perkiraan tersebut sejalan dengan laporan sebelumnya yang menyebut Apple berencana menggeser sebagian peluncuran lini iPhone ke awal tahun.
Jika jadwal tersebut benar, iPhone Air 2 tidak akan mengikuti pola peluncuran utama iPhone yang biasanya berlangsung pada September. Apple disebut tengah mempertimbangkan strategi peluncuran dua tahap, dengan model Pro dan perangkat kelas premium hadir lebih dulu, kemudian iPhone reguler serta iPhone Air generasi kedua menyusul pada musim semi 2027.
Salah satu perubahan paling menarik berada di sektor dapur pacu. iPhone Air 2 dikabarkan akan menggunakan A20 Pro, chip yang juga disebut akan digunakan pada iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max.
Yang membuatnya semakin menarik adalah proses manufakturnya. A20 Pro diperkirakan menggunakan teknologi 2 nanometer milik TSMC, yang secara teori dapat memberikan peningkatan performa sekaligus efisiensi daya dibandingkan generasi sebelumnya.
Laporan mengenai A20 Pro dan proses 2nm sebelumnya juga muncul dalam sejumlah riset Jeff Pu. Namun, detail teknologi chip tersebut masih berada dalam ranah laporan analis dan rumor sampai Apple memberikan konfirmasi resmi.
Bagi iPhone Air 2, penggunaan chip kelas Pro dapat menjadi peningkatan penting. Model Air selama ini ditempatkan sebagai perangkat yang mengedepankan desain tipis, tetapi generasi kedua berpotensi memiliki performa yang lebih dekat dengan lini Pro.
Perubahan besar lainnya datang dari sektor kamera. iPhone Air 2 disebut akan mendapatkan kamera belakang kedua dengan resolusi 48MP yang berfungsi sebagai kamera ultrawide.
Jika benar, tambahan tersebut akan mengatasi salah satu keterbatasan utama iPhone Air generasi pertama yang hanya mengandalkan satu kamera belakang.
Kamera ultrawide memberikan fleksibilitas lebih besar ketika pengguna ingin mengambil foto dengan bidang pandang luas. Fitur tersebut juga berguna untuk fotografi lanskap, arsitektur, foto kelompok, hingga situasi ketika pengguna tidak bisa mundur cukup jauh dari objek.
Laporan mengenai penambahan kamera kedua ini bukan muncul sekali. Sebelumnya, informasi serupa juga dilaporkan sebagai bagian dari upaya Apple memperbaiki beberapa kritik terhadap iPhone Air generasi pertama.
Selain kamera, bagian depan perangkat juga disebut mengalami perubahan. Dynamic Island dikabarkan dibuat lebih kecil dibandingkan generasi pertama.
Perubahan tersebut mungkin terlihat sederhana, tetapi jika benar-benar diterapkan, ruang layar yang lebih luas akan menjadi salah satu penyempurnaan visual pada iPhone Air 2. Apple sebelumnya memang terus melakukan upaya mengecilkan area yang digunakan komponen kamera depan dan Face ID pada berbagai generasi iPhone.
Untuk ukuran layar, laporan Jeff Pu menyebut iPhone Air 2 akan mempertahankan panel sekitar 6,5 inci, sehingga Apple tampaknya tidak mengubah karakter utama perangkat tersebut sebagai iPhone berlayar besar dengan bodi sangat tipis.
Kapasitas RAM juga disebut tetap berada di angka 12GB. Jika spesifikasi ini terealisasi, kombinasi RAM besar dan chip A20 Pro dapat memberikan fondasi yang kuat untuk menjalankan berbagai fitur berbasis kecerdasan buatan serta multitasking.
Namun, perlu dicatat bahwa kapasitas RAM iPhone tidak selalu diumumkan Apple secara resmi dalam spesifikasi produknya, sehingga angka tersebut tetap perlu diperlakukan sebagai informasi dari laporan analis.
Upgrade berikutnya berada di sektor konektivitas. iPhone Air 2 disebut akan menggunakan N2, chip jaringan nirkabel generasi berikutnya dari Apple.
Generasi pertama iPhone Air menggunakan chip N1 yang menangani berbagai fungsi konektivitas nirkabel, termasuk Wi-Fi 7, Bluetooth 6, dan Thread. N2 diharapkan membawa peningkatan pada efisiensi serta stabilitas koneksi.
Salah satu dampak yang diperkirakan terasa dalam penggunaan sehari-hari adalah peningkatan keandalan fitur seperti AirDrop dan Personal Hotspot.
Artinya, upgrade N2 bukan hanya soal angka kecepatan koneksi. Jika optimasinya sesuai ekspektasi, pengguna dapat merasakan manfaatnya dalam aktivitas sehari-hari yang membutuhkan koneksi nirkabel stabil.
Apple juga disebut menyiapkan modem C2 untuk iPhone Air 2. Komponen tersebut akan menangani konektivitas jaringan 5G.
C2 merupakan generasi berikutnya dari modem seluler buatan Apple. Sebelumnya, Apple telah meningkatkan penggunaan teknologi modem yang dikembangkan sendiri untuk mengurangi ketergantungan pada pemasok eksternal.
Laporan mengenai C2 juga muncul dalam proyeksi Jeff Pu untuk model iPhone kelas atas. Beberapa laporan sebelumnya menyebut modem tersebut dapat digunakan pada sejumlah model iPhone generasi berikutnya.
Jika C2 benar-benar hadir pada iPhone Air 2, peningkatan tersebut berpotensi tidak hanya berdampak pada kualitas koneksi 5G, tetapi juga efisiensi energi.
Hal ini menjadi penting bagi iPhone Air karena desain perangkat yang sangat tipis secara alami membuat pengelolaan ruang internal dan kapasitas baterai menjadi tantangan tersendiri.
Menariknya, laporan lain mengenai iPhone Air 2 juga menyebut adanya kemungkinan peningkatan kapasitas baterai. Macworld, misalnya, melaporkan rumor mengenai baterai sekitar 3.500 mAh. Namun, detail kapasitas tersebut belum dikonfirmasi Apple dan tidak menjadi bagian utama dari catatan terbaru Jeff Pu.
Dengan demikian, peningkatan efisiensi dari chip A20 Pro, modem C2, serta chip jaringan N2 berpotensi menjadi sama pentingnya dengan penambahan kapasitas baterai.
Sementara itu, kamera depan kabarnya tetap menggunakan sensor 18MP, sama seperti generasi sebelumnya. Jika informasi ini benar, Apple tampaknya lebih memilih memberikan perubahan signifikan pada kamera belakang dibandingkan mengubah kamera selfie.
Dari sisi layar, ukuran sekitar 6,5 inci juga diperkirakan dipertahankan. Dengan demikian, strategi Apple pada iPhone Air 2 terlihat bukan melakukan perubahan total, melainkan memperbaiki sejumlah titik yang paling banyak menjadi perhatian pada generasi pertama.
Secara keseluruhan, ada sedikitnya lima peningkatan yang paling menonjol dalam laporan terbaru: chip A20 Pro berbasis 2nm, kamera ultrawide 48MP, Dynamic Island yang lebih kecil, chip konektivitas N2, dan modem 5G C2.
Menariknya, hampir seluruh upgrade tersebut menyasar aspek yang paling penting dalam penggunaan smartphone modern: performa, fotografi, konektivitas, dan efisiensi.
Jika Apple benar-benar mempertahankan bodi tipis sekaligus memasukkan komponen-komponen tersebut, iPhone Air 2 berpotensi menjadi perangkat yang jauh lebih matang dibandingkan generasi pertamanya.
Generasi pertama iPhone Air sendiri mendapat perhatian karena desainnya yang sangat tipis dan ringan. Namun, sejumlah laporan juga menyebut penerimaan pasar terhadap perangkat tersebut tidak sekuat ekspektasi. Apple bahkan disebut sempat menghadapi penjualan yang kurang menggembirakan. Meski demikian, perusahaan tetap dikabarkan melanjutkan pengembangan generasi keduanya.
Keputusan mempertahankan lini Air menunjukkan Apple masih melihat potensi pada konsep iPhone tipis tersebut. Tantangannya adalah membuat desain tipis tidak terasa seperti kompromi terlalu besar dibandingkan model lain.
Karena itu, tambahan kamera ultrawide menjadi penting. Begitu pula penggunaan chip A20 Pro dan modem C2. Ketiganya dapat membantu iPhone Air 2 tampil bukan hanya sebagai iPhone yang lebih tipis, tetapi sebagai perangkat yang secara keseluruhan lebih lengkap.
Meski demikian, seluruh spesifikasi tersebut belum dapat dianggap final. Apple belum mengumumkan iPhone Air 2 secara resmi, sehingga jadwal peluncuran, spesifikasi, harga, desain, kapasitas baterai, dan fitur akhir masih dapat berubah.
Untuk saat ini, informasi paling kuat menunjukkan bahwa iPhone Air 2 kemungkinan besar baru akan muncul pada awal 2027, dengan kuartal pertama menjadi jendela peluncuran yang paling banyak disebut.
Jika seluruh rumor tersebut terealisasi, iPhone Air 2 akan membawa perubahan yang cukup signifikan. Apple tidak sekadar mempertahankan konsep iPhone supertipis, tetapi mencoba menutup celah generasi pertama melalui kamera tambahan, performa kelas Pro, konektivitas generasi baru, dan desain depan yang lebih bersih.
Dengan kata lain, tantangan terbesar iPhone Air 2 bukan lagi sekadar seberapa tipis Apple dapat membuat sebuah iPhone, melainkan seberapa banyak teknologi kelas atas yang dapat dimasukkan tanpa mengorbankan keunggulan desain tipis tersebut.
Editor : Mahendra Aditya