Jakarta - Pernah melewatkan hari lahir sahabat atau keluarga terdekat hanya karena lupa? Kejadian klasik ini tampaknya tidak akan terulang lagi di masa depan.
Aplikasi pesan instan raksasa, WhatsApp, dilaporkan tengah mengembangkan sebuah fitur pengingat pintar yang akan memberi tahu pengguna saat ada kontak di buku telepon mereka yang sedang merayakan hari ulang tahun.
Selama ini, WhatsApp memang tidak pernah mewajibkan para penggunanya untuk menyetorkan informasi tanggal lahir saat pertama kali mendaftarkan nomor akun.
Namun, dinamika tersebut mulai bergeser setelah beberapa negara bagian di Amerika Serikat memperketat regulasi keselamatan digital dengan memberlakukan aturan verifikasi usia minimum yang ketat bagi platform media sosial dan komunikasi daring.
Demi mematuhi koridor hukum eksternal tersebut, anak perusahaan Meta ini mulai menghimpun basis data tanggal lahir pengguna secara bertahap.
Awalnya, data sensitif ini diklaim murni bersifat rahasia dan hanya dapat diakses secara sepihak oleh sistem internal WhatsApp untuk keperluan kepatuhan hukum.
Namun kini, data tersebut tampaknya akan dioptimalisasi menjadi fitur fungsional yang bermanfaat langsung bagi para pengguna.
Terendus Lewat Versi Beta Android
Jejak pengembangan inovasi ini pertama kali diendus oleh situs pembocor fitur aplikasi, WABetaInfo, di dalam pembaruan berkas WhatsApp Beta untuk sistem operasi Android versi 2.26.27.3.
Kendati demikian, fitur ini masih dikunci rapat di dalam kode sistem sehingga belum dapat dicoba langsung oleh para penguji beta (beta tester).
Berdasarkan tangkapan layar (screenshot) promosi yang dibagikan oleh WABetaInfo, Jumat (10/7/2026), WhatsApp tengah merancang sebuah kompartemen atau tab khusus di dalam aplikasi.
Di sub-menu tersebut, pengguna bakal disajikan daftar kalender runtut mengenai perayaan ulang tahun dari kontak yang akan datang.
Tak hanya itu, sistem juga akan memicu jendela notifikasi pop-up instan sebagai alarm pengingat tepat di hari H agar pengguna bisa langsung mengirimkan pesan ucapan selamat.
Perlu dicatat, sistem pengingat otomatis ini hanya akan bekerja dan memunculkan nama jika kontak yang bersangkutan telah membagikan informasi tanggal lahir mereka ke database WhatsApp.
Dengan kata lain, jika teman Anda memilih untuk mengosongkan data tersebut, WhatsApp tidak memiliki modal data untuk diproses, dan otomatis pengingat hari lahirnya tidak akan pernah muncul di layar Anda.
Teka-Teki Kontrol Privasi Pengguna
Mengingat privasi adalah pilar sensitif bagi platform ini, fitur baru tersebut menyisakan tanda tanya.
Pada fase pengembangan awal saat ini, WABetaInfo mencatat bahwa WhatsApp belum menyematkan tombol opsi kontrol privasi khusus.
Artinya, belum ada panel setelan yang memungkinkan pengguna memilih apakah mereka bersedia membagikan hari lahirnya ke publik, membatasinya hanya untuk lingkaran kontak tertentu, atau justru menyembunyikannya sama sekali agar tetap menjadi konsumsi regulasi internal WhatsApp.
Besar kemungkinan, aspek perlindungan privasi ini akan menyusul di lembar pembaruan kode berikutnya sebelum fitur ini dilepas resmi ke publik.
Pihak WhatsApp sendiri belum memberikan keterangan resmi mengenai estimasi tanggal perilisan global fitur ini.
Meski begitu, antrean pembaruan fitur WhatsApp tergolong padat di tahun 2026 ini, di mana platform tersebut belum lama ini juga telah membuka keran reservasi untuk fitur nama pengguna (username) unik yang dijadwalkan mengudara pada akhir tahun nanti.
Editor : Iwan Arfianto