Jakarta - Menanggapi rumor yang beredar luas mengenai konsolidasi besar-besaran di lini perangkat lunak BBK Electronics, pihak Realme akhirnya memberikan pernyataan resmi.
Kabar yang menyebutkan bahwa Realme UI akan dihapus dan dilebur sepenuhnya ke dalam ekosistem ColorOS milik Oppo langsung memicu respons dari manajemen perusahaan.
Dalam keterangan resminya, perwakilan Realme menegaskan bahwa perusahaan akan tetap mempertahankan identitas brand mereka, termasuk dalam pengembangan antarmuka visual (UI) yang selama ini menjadi ciri khas perangkat mereka di kalangan pengguna muda.
"Realme UI dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan generasi muda yang dinamis. Kami tetap berkomitmen untuk mengembangkan sistem operasi kami secara mandiri demi memberikan pengalaman pengguna yang unik dan personal," ujar perwakilan Realme dalam pernyataan tertulisnya, Senin (6/7/2026).
Strategi Berbagi Basis Kode (Codebase)
Meski membantah adanya penghapusan nama Realme UI, pengamat teknologi menilai bahwa integrasi di balik layar adalah hal yang tidak bisa dihindari.
Mirip dengan langkah yang diambil OnePlus pada OxygenOS, Realme UI versi terbaru disinyalir sudah mulai berbagi basis kode internal (framework codebase) yang sama dengan ColorOS.
Langkah ini diambil demi meningkatkan efisiensi dan mempercepat distribusi pembaruan keamanan (security patch) serta pembaruan Android ke tingkat global.
Bagi konsumen, hal ini berarti:
-
Tampilan Tetap Berbeda: Desain visual, ikon, dan fitur khas Realme UI akan tetap dipertahankan agar berbeda dari Oppo.
-
Performa Lebih Stabil: Di balik layar, optimalisasi sistem dan manajemen baterai akan mengadopsi standarisasi yang sama dengan ColorOS.
Fokus Pasar Global
Mengenai spekulasi perubahan strategi pasar—termasuk kabar bahwa Realme akan lebih fokus pada pasar internasional di luar China—pihak perusahaan menyatakan bahwa penyesuaian strategi pasar adalah hal yang lumrah dalam industri smartphone global.
Realme menegaskan bahwa pasar Asia Tenggara, khususnya Indonesia, serta India tetap menjadi pilar utama pertumbuhan bisnis mereka.
Perusahaan berjanji bahwa struktur layanan purna jual dan dukungan perangkat lunak di wilayah-wilayah strategis ini tidak akan mengalami perubahan yang merugikan konsumen.
Editor : Iwan Arfianto