RADAR KUDUS - Layanan kecerdasan buatan Claude milik Anthropic mengalami gangguan besar yang berdampak pada pengguna di berbagai wilayah. Insiden tersebut membuat chatbot AI populer itu tidak dapat merespons permintaan pengguna sebagaimana mestinya.
Meski halaman utama Claude masih dapat diakses dan dimuat secara normal, pengguna melaporkan bahwa setiap upaya untuk mengirim pertanyaan atau perintah berakhir dengan pesan kesalahan.
Alih-alih memberikan jawaban, sistem hanya menampilkan notifikasi seperti “a bit longer, thanks for your patience” atau pesan serupa yang mengindikasikan adanya kendala teknis.
Gangguan ini memicu keluhan dari banyak pengguna yang mengandalkan Claude untuk berbagai kebutuhan, mulai dari produktivitas kerja, riset, hingga pembuatan konten. Sejumlah laporan di media sosial menunjukkan bahwa masalah terjadi secara luas dan tidak terbatas pada wilayah tertentu.
Pihak Anthropic kemudian mengonfirmasi bahwa mereka telah mengetahui adanya masalah yang memengaruhi layanan Claude. Perusahaan tersebut menyatakan bahwa gangguan terjadi pada sejumlah model AI yang mereka operasikan.
Dalam pernyataannya, Anthropic menegaskan tim teknis sedang bekerja untuk mengidentifikasi sumber permasalahan sekaligus memulihkan layanan secepat mungkin. Namun hingga pengumuman tersebut disampaikan, perusahaan belum memberikan estimasi waktu kapan seluruh sistem akan kembali beroperasi normal.
Insiden ini kembali menyoroti tantangan yang dihadapi industri kecerdasan buatan generatif. Seiring meningkatnya jumlah pengguna dan kompleksitas infrastruktur komputasi yang dibutuhkan, potensi gangguan teknis tetap menjadi risiko yang harus diantisipasi oleh penyedia layanan AI berskala global.
Claude sendiri merupakan salah satu chatbot AI yang berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir dan menjadi pesaing utama berbagai platform AI generatif lainnya. Karena itu, gangguan yang terjadi langsung berdampak pada banyak pengguna yang mengandalkan layanan tersebut dalam aktivitas sehari-hari.
Hingga kini, Anthropic terus memantau kondisi sistem dan melakukan berbagai langkah pemulihan agar layanan Claude dapat kembali digunakan secara normal oleh seluruh pengguna di seluruh dunia.
Editor : Mahendra Aditya