Jakarta – Google melakukan langkah berani dalam merombak identitas visual pada sistem operasi terbarunya, Android 17.
Hampir 4.000 emoji dirombak total menjadi lebih realistis dengan gaya desain 3D yang mendetail, meninggalkan kesan desain datar (flat design) yang selama ini melekat pada perangkat Android.
Koleksi desain baru ini dinamakan Noto 3D. Melalui pembaruan ini, setiap karakter kini memiliki tekstur, pencahayaan, dan bayangan yang lebih nyata, memberikan kesan dimensi yang jauh lebih dalam dibandingkan generasi sebelumnya.
Evolusi Komunikasi Visual yang Lebih Ekspresif
Dalam ajang The Android Show: I/O Edition yang digelar Selasa (13/5/2026), Google menekankan bahwa perubahan ini bertujuan agar komunikasi digital terasa lebih personal dan emosional.
Gabby Williams, Product Marketing Android, menjelaskan bahwa emoji bukan lagi sekadar pelengkap teks, melainkan inti dari ekspresi diri pengguna.
"Kami menyempurnakan hampir 4.000 emoji secara manual agar terasa lebih kaya, lebih menyenangkan, dan lebih sesuai dengan cara pengguna mengekspresikan diri saat ini," ungkapnya.
Perubahan Detail: Dari Tekstur Ramen hingga Efek Glossy
Google memamerkan beberapa contoh perubahan yang cukup signifikan pada katalog emoji mereka:
-
Emoji Makanan: Seperti semangkuk ramen, kini tampil dengan detail tekstur mi dan kuah yang tampak lebih menggugah selera.
-
Emoji Hewan: Karakter favorit seperti kura-kura mendapatkan sentuhan detail pada tempurung dan efek pencahayaan yang lebih natural.
-
Objek Sehari-hari: Emoji hati dan benda lainnya kini memiliki efek glossy (mengkilap) yang membuatnya terlihat seolah-olah bisa disentuh.
Banyak analis teknologi menyebut langkah ini sebagai upaya Google untuk menyejajarkan kualitas visual emoji Android dengan iOS milik Apple, yang selama ini dipandang lebih unggul dalam hal detail grafis ekspresif.
Jadwal Ketersediaan dan Perangkat
Emoji Noto 3D ini tidak hanya akan menyertakan standar baru dari Unicode 17.0, tetapi juga akan diterapkan secara menyeluruh pada ekosistem aplikasi Google.
-
Fase Awal: Pembaruan ini akan mendarat pertama kali di perangkat Google Pixel pada akhir tahun 2026.
-
Integrasi Aplikasi: Selain sistem operasi, desain baru ini akan segera muncul di layanan populer seperti Gboard, YouTube, dan Gmail.
-
Distribusi Luas: Bagi pengguna Android non-Pixel, pembaruan akan digulirkan secara bertahap melalui sistem operasi masing-masing manufaktur atau melalui pembaruan Google Play Services.
Dengan transformasi ini, Google berharap setiap pesan singkat yang dikirimkan pengguna tidak hanya sekadar sampai, tetapi juga membawa nuansa kehadiran yang lebih nyata melalui visual yang lebih hidup.
Editor : Iwan Arfianto