Jakarta - Samsung kembali mempersiapkan gebrakan di pasar ponsel lipat lewat kehadiran Galaxy Z Flip8.
Perangkat clamshell generasi terbaru ini disebut-sebut akan membawa peningkatan signifikan pada sektor layar, mengikuti jejak Galaxy Z Fold8 yang juga dikabarkan hadir dengan panel bebas lipatan.
Berdasarkan laporan industri dari Korea Selatan, Samsung tengah mengembangkan mekanisme engsel generasi baru yang mampu meminimalkan bahkan menghilangkan bekas lipatan pada layar utama.
Teknologi ini kemungkinan dipadukan dengan material dual-layer Ultra Thin Glass (UTG) untuk menghasilkan permukaan layar yang lebih rata dan tahan lama.
Selain peningkatan pada layar, desain Galaxy Z Flip8 juga dikabarkan mengalami sedikit perubahan dimensi.
Ponsel ini disebut akan tampil lebih lebar dibandingkan pendahulunya, namun tetap mempertahankan desain ringkas khas seri Flip.
Menariknya, bobot perangkat justru diprediksi lebih ringan, sehingga tetap nyaman digunakan sehari-hari.
Dari sisi spesifikasi, Samsung tampaknya masih mempertahankan formula yang sudah ada. Kamera utama diperkirakan tetap mengusung sensor 50 MP yang ditemani kamera ultrawide 12 MP.
Kapasitas baterai juga disebut tidak mengalami perubahan signifikan, masih di kisaran 4.300 mAh dengan dukungan pengisian cepat 25W.
Untuk dapur pacu, Galaxy Z Flip8 dirumorkan akan ditenagai chipset Exynos generasi terbaru yang dipadukan dengan RAM 12GB serta penyimpanan internal mulai dari 256GB.
Sistem operasinya diperkirakan sudah menggunakan One UI terbaru berbasis Android generasi berikutnya, lengkap dengan dukungan pembaruan jangka panjang.
Sementara itu, Samsung disebut masih mengkaji kemungkinan penyesuaian harga untuk perangkat ini.
Kenaikan harga kemungkinan hanya berlaku di beberapa pasar tertentu, meski hingga kini belum ada konfirmasi resmi.
Jika tidak ada perubahan jadwal, Galaxy Z Flip8 akan diperkenalkan bersamaan dengan Galaxy Z Fold8 dalam ajang Galaxy Unpacked pada paruh kedua 2026.
Kehadiran teknologi layar bebas lipatan ini digadang-gadang menjadi langkah besar dalam evolusi ponsel lipat Samsung.
Editor : Iwan Arfianto