Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Tak Ada Lagi yang Aman! Semua Game PC Disebut Bisa Dibajak

Iwan Arfianto • Kamis, 30 April 2026 | 15:59 WIB
Ilustrasi Game PC Foto. Freepik
Ilustrasi Game PC Foto. Freepik

 

Jakarta – Sistem keamanan game PC yang selama ini dikenal sulit ditembus, Denuvo, dikabarkan mulai kehilangan taringnya.

Metode pembobolan terbaru yang memanfaatkan teknik bypass berbasis hypervisor disebut-sebut membuat banyak game modern tak lagi aman dari aksi pembajakan.

Sejak diperkenalkan oleh Irdeto pada 2014, Denuvo menjadi standar perlindungan digital (DRM) bagi banyak game besar.

Teknologi ini bahkan sempat dianggap sebagai “momok” bagi komunitas peretas karena kompleksitas sistem keamanannya.

Namun belakangan, sejumlah kelompok cracker mulai menemukan celah baru.

Salah satu yang paling disorot adalah grup DenuvOwO yang berhasil mengembangkan teknik bypass tanpa harus menghapus proteksi Denuvo dari dalam game.

Alih-alih membongkar sistem secara langsung, metode ini bekerja dengan “menipu” mekanisme verifikasi Denuvo.

Dengan memanfaatkan driver hypervisor yang tidak resmi, sistem keamanan dibuat seolah-olah game dijalankan dari salinan legal.

Teknik ini dinilai jauh lebih efisien dibanding metode lama yang membutuhkan waktu lama untuk menghapus proteksi secara menyeluruh.

Dampaknya, sejumlah game AAA terbaru mulai beredar secara ilegal hanya dalam waktu singkat setelah dirilis.

Di sisi lain, nama Voices38 juga mencuat sebagai peretas independen yang masih menggunakan pendekatan klasik, yakni membongkar proteksi Denuvo hingga ke akar sistem.

Kondisi ini memicu kekhawatiran di kalangan pengembang game.

Pasalnya, perlindungan yang selama ini diandalkan untuk menjaga pendapatan dari penjualan game kini dianggap semakin mudah ditembus.

Data dari komunitas CrackWatch bahkan menunjukkan bahwa hampir semua game yang menggunakan Denuvo kini telah berhasil diretas atau setidaknya dilewati sistem keamanannya.

Meski pihak Irdeto disebut tengah menyiapkan pembaruan untuk memperkuat sistemnya, banyak pihak menilai langkah tersebut bisa jadi terlambat.

Terlebih, para peretas kini semakin cepat beradaptasi dengan teknologi baru.

Untuk saat ini, hanya sebagian kecil game berbasis Virtual Reality (VR) yang masih relatif aman.

Namun, dengan perkembangan teknik bypass yang semakin canggih, bukan tidak mungkin perlindungan tersebut juga akan segera ditembus.

Situasi ini menandai babak baru dalam “perang” antara pengembang game dan pembajak, di mana keunggulan teknologi tidak lagi sepenuhnya berpihak pada sistem keamanan.

Editor : Iwan Arfianto
#Denuvo #Pembajakan Game #Game PC