Jakarta – Perangkat wearable terbaru dari Samsung kembali mencuri perhatian.
Bocoran terbaru mengungkap wujud kacamata pintar yang tengah dikembangkan dan digadang-gadang akan menjadi pesaing serius produk smart glasses di pasar global.
Render perangkat yang beredar menunjukkan desain minimalis dengan bentuk menyerupai kacamata biasa.
Sekilas, tampilannya mirip dengan Ray-Ban Meta Smart Glasses, yang lebih dulu populer dengan fitur kamera dan integrasi media sosial.
Kacamata pintar Samsung ini disebut memiliki nama kode “Jinju” dan diperkirakan akan hadir dengan dua kamera beresolusi tinggi, speaker berbasis bone conduction, serta chipset khusus augmented reality dari Qualcomm.
Teknologi ini memungkinkan pengguna menikmati pengalaman audio tanpa perlu earphone tambahan.
Perangkat tersebut juga dikabarkan akan berjalan menggunakan sistem operasi Android XR dan terintegrasi dengan asisten berbasis AI dari Google, yakni Gemini.
Integrasi ini memungkinkan pengguna memberikan perintah suara, navigasi, hingga interaksi pintar langsung dari kacamata.
Meski begitu, versi awal kacamata ini disebut belum dilengkapi layar.
Samsung dikabarkan tengah menyiapkan varian lanjutan dengan teknologi micro-LED yang memungkinkan tampilan visual langsung di lensa, sehingga mendukung pengalaman augmented reality yang lebih imersif.
Untuk harga, perangkat ini diprediksi akan dibanderol di kisaran menengah, menyasar pengguna yang ingin mencoba teknologi wearable tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam.
Sementara model yang lebih canggih kemungkinan hadir dengan harga lebih tinggi seiring peningkatan fitur.
Belum ada konfirmasi resmi terkait tanggal peluncurannya.
Namun, banyak pihak memprediksi Samsung akan mulai memperkenalkan perangkat ini secara bertahap dalam ajang Galaxy Unpacked mendatang, sebelum akhirnya dirilis secara global.
Jika benar diluncurkan dalam waktu dekat, kacamata pintar ini berpotensi memperketat persaingan di pasar wearable, sekaligus membuka era baru perangkat pintar yang lebih ringkas dan terintegrasi dalam kehidupan sehari-hari.
Editor : Iwan Arfianto