RADAR KUDUS – Laporan terbaru Speedtest Global Index untuk Oktober 2025 kembali menyoroti performa internet Indonesia yang meski mengalami peningkatan, tetap belum mampu mengejar negara-negara lain di Asia Tenggara.
Baik pada kategori mobile internet maupun fixed broadband, Indonesia hanya unggul tipis dari satu negara di kawasan.
Dalam laporan tersebut, kecepatan internet mobile Indonesia tercatat sebesar 49,30 Mbps, menempatkan Indonesia di peringkat 79 dari 104 negara.
Baca Juga: Dari Akar hingga Panen: Refleksi Sembilan Tangga Kehidupan ala Pertanian saat Tanaman Layu
Angka ini naik dari bulan sebelumnya dan membuat posisi Indonesia terdongkrak tiga peringkat.
Namun peningkatan itu belum cukup untuk menyalip negara tetangga; Indonesia hanya berada sedikit di atas Laos, sementara negara ASEAN lainnya masih jauh lebih cepat.
Peringkat Kecepatan Internet Mobile Asia Tenggara – Oktober 2025
-
Brunei Darussalam – 220,42 Mbps (peringkat 8 dunia)
-
Singapura – 186,07 Mbps (peringkat 10)
-
Vietnam – 160 Mbps (peringkat 15)
-
Malaysia – 139,41 Mbps (peringkat 23)
-
Thailand – 135,17 Mbps (peringkat 27)
-
Filipina – 58,12 Mbps (peringkat 71)
-
Kamboja – 50,13 Mbps (peringkat 78)
-
Indonesia – 49,30 Mbps (peringkat 79)
-
Laos – 47,19 Mbps (peringkat 81)
Sementara itu, pada kategori fixed broadband, kecepatan internet Indonesia juga menunjukkan tren positif.
Rata-rata unduhan mencapai 42,79 Mbps, naik tiga peringkat dibanding September 2025.
Meski demikian, Indonesia kembali berada di posisi bawah dalam daftar negara ASEAN, hanya unggul dari Myanmar.
Peringkat Kecepatan Internet Fixed Broadband Asia Tenggara – Oktober 2025
-
Singapura – 406,14 Mbps (peringkat 1 dunia)
-
Thailand – 272,65 Mbps (peringkat 9)
-
Vietnam – 271,95 Mbps (peringkat 10)
-
Malaysia – 161,18 Mbps (peringkat 41)
-
Filipina – 106,71 Mbps (peringkat 55)
-
Brunei Darussalam – 85,60 Mbps (peringkat 82)
-
Laos – 50,44 Mbps (peringkat 108)
-
Kamboja – 48,69 Mbps (peringkat 109)
-
Indonesia – 42,79 Mbps (peringkat 115)
-
Myanmar – 28,03 Mbps (peringkat 133)
Secara global, Ookla mencatat kecepatan rata-rata internet mobile dunia pada Oktober 2025 berada di angka 99,93 Mbps untuk download, 13,74 Mbps untuk upload, dan latensi 24 ms.
Adapun kategori fixed broadband mencatat 111,91 Mbps untuk download, 57,83 Mbps untuk upload, dan latensi 9 ms.
Meski konsisten mengalami peningkatan, Indonesia masih memiliki pekerjaan rumah besar untuk bersaing di level regional, terutama dalam hal pemerataan jaringan dan percepatan infrastruktur.
Editor : Ali Mustofa