Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Jangan Pernah Pakai "Password123"! Ini 4 Aturan Rahasia Buat Kata Sandi Anti Bobol Menurut Ahli Cyber

Mahendra Aditya Restiawan • Sabtu, 28 Juni 2025 | 15:47 WIB

 

Ilustrasi keamanan digital
Ilustrasi keamanan digital

RADAR KUDUS - Kata sandi bukan sekadar rangkaian huruf dan angka. Ia adalah gerbang digital ke semua kehidupan pribadi kita: mulai dari data rekening, riwayat kesehatan, hingga jejak digital yang tak terlihat.

Namun ironisnya, masih banyak orang yang menggunakan password lemah seperti “abc123” atau “Password123” — dan itu seperti meninggalkan pintu rumah terbuka dengan tulisan "silakan masuk".

George Kamide, co-host podcast keamanan siber Bare Knuckles and Brass Tacks, mengungkapkan bahwa pencurian kredensial kini menjadi metode paling umum yang digunakan peretas.

“Jauh lebih mudah bagi penjahat dunia maya mencuri kata sandi Anda dari tempat lain lalu menggunakannya, daripada mencoba menebak secara langsung,” ujar Kamide.

Untungnya, Anda masih punya kendali. Kata sandi adalah satu dari sedikit aspek keamanan digital yang bisa sepenuhnya Anda atur sendiri.

Aaron Pritz, CEO dari perusahaan keamanan Reveal Risk, menegaskan bahwa dengan menerapkan empat langkah sederhana, keamanan akun Anda bisa naik level drastis.

Baca Juga: 3 Browser Paling Aman yang Lebih Aman dan Bebas Iklan dari Google Chrome

1. Gunakan Password Manager – Solusi Cerdas, Aman, dan Praktis

Semua pakar keamanan digital setuju: password manager adalah alat wajib.

Alih-alih menghafal 20 password berbeda (atau, lebih buruk lagi, menuliskannya di catatan HP), password manager akan membuat dan menyimpan password yang kuat secara otomatis. Bahkan bisa menghasilkan kombinasi sepanjang 32 karakter dalam sekejap.

“Anda hanya perlu mengingat satu master password. Sisanya, biarkan sistem bekerja,” jelas Pritz.

Dan meski terdengar menyeramkan jika penyedia password manager diretas, jangan khawatir. Menurut Maril Vernon, ethical hacker dan arsitek keamanan, perusahaan password manager tidak menyimpan password utama Anda.

Artinya, meski vault Anda bocor, isinya tetap terenkripsi dan tidak bisa dibuka siapa pun tanpa master key Anda.

2. Aktifkan Multi-Factor Authentication (MFA) – Pertahanan Ganda yang Wajib

Jika password Anda seperti kunci rumah, maka MFA adalah kunci ganda dan alarm pengaman.

Dengan mengaktifkan fitur autentikasi dua langkah, Anda tidak hanya memasukkan password, tetapi juga kode tambahan yang dikirim lewat SMS, email, atau aplikasi seperti Google Authenticator.

“Saya pribadi menggunakan kode autentikasi yang berubah setiap menit. Ini menurunkan risiko pembobolan secara signifikan,” kata Kamide.

Intinya: meskipun password Anda bocor, akun Anda tetap aman karena peretas tidak punya kode tambahan itu.

3. Jangan Pernah Gunakan Password yang Sama di Banyak Tempat

Ini kesalahan klasik yang terus diulang banyak orang: satu password untuk semua akun. Fatal!

Aaron Pritz membagikan kisah nyata saat ia menemukan data bocor milik seorang karyawan. Orang tersebut hanya mengganti angka di akhir password setiap kali diminta mengganti, misalnya: santi123, santi124, santi125.

“Karena dia menggunakan pola yang sama di semua akun, peretas bisa dengan mudah menembus akun banknya,” kata Pritz.

Sekali sebuah situs diretas, kredensial Anda bisa dijual di forum gelap dan digunakan untuk menembus akun penting lainnya.

4. Panjang = Kuat: Gunakan Password Seperti Kalimat atau Frasa Unik

Semakin panjang, semakin sulit dibobol.

Maril Vernon menyarankan untuk tidak fokus pada kerumitan simbol aneh, tapi justru pada panjang karakter.

Minimal 16 karakter, tapi idealnya 30 karakter atau lebih. Vernon bahkan menggunakan password sepanjang 44 karakter!

“Kombinasi panjang dengan kata-kata acak akan membuat komputer butuh ratusan tahun untuk memecahkannya,” jelasnya.

Contohnya? Bukan Jakarta2025 atau mieayam123, tapi kombinasi tak terduga seperti:
“buku-gelombang-cermin-payung”

Semakin tak berhubungan, semakin sulit ditebak. Anda bisa juga menggunakan lirik lagu favorit atau frasa unik yang Anda ingat, lalu tambahkan simbol atau angka agar lebih kuat.


Kesimpulan: Kata Sandi Lemah = Celah Bahaya

Jangan menunggu sampai akun Anda diretas baru sadar pentingnya keamanan digital. Waktu

Anda menciptakan password bukan sekadar tugas iseng — itu keputusan krusial yang bisa menyelamatkan data, uang, dan reputasi Anda.

Dengan menerapkan empat aturan ini:

...Anda selangkah lebih aman dari jutaan pengguna lain yang masih pakai “qwerty123”.

Lindungi data Anda sekarang—karena di dunia digital, siapa cepat, dia selamat.

Editor : Mahendra Aditya
#cara membuat password kuat #kata sandi akun #Keamanan Digital #password manager #kata sandi #Kata sandi kuat #Cara Membuat Password #mencegah akun diretas #kata sandi baru