RADAR KUDUS – Kabar gembira bagi pengguna Telegram dan penggemar teknologi kecerdasan buatan (AI)!
Chatbot AI besutan Elon Musk, GrokAI, kini resmi tersedia di Telegram, memungkinkan pengguna untuk mengakses kecerdasan buatan ini tanpa harus membuka aplikasi X (sebelumnya Twitter).
Langkah ini menjadi strategi baru dalam ekspansi GrokAI ke berbagai platform guna memperluas pasar dan bersaing dalam industri chatbot AI yang semakin kompetitif.
Siapa Saja yang Bisa Menggunakan GrokAI di Telegram?
Meski kehadiran GrokAI di Telegram menjadi angin segar, tidak semua pengguna dapat langsung mengaksesnya.
Untuk dapat menggunakan chatbot ini, ada dua syarat utama yang harus dipenuhi:
-
Berlangganan Telegram Premium – GrokAI hanya tersedia bagi pengguna yang memiliki langganan premium di Telegram.
-
Berlangganan X Premium – Selain itu, pengguna juga harus memiliki akun X Premium yang berbayar.
Dengan kata lain, hanya pelanggan yang memiliki dua layanan premium ini yang bisa menggunakan GrokAI secara eksklusif di Telegram.
Cara Menggunakan GrokAI di Telegram
Bagi pengguna yang memenuhi syarat di atas, berikut adalah langkah-langkah untuk mulai menggunakan GrokAI di aplikasi Telegram:
-
Perbarui Aplikasi Telegram – Pastikan Anda menggunakan versi terbaru Telegram agar kompatibel dengan fitur terbaru.
-
Cari GrokAI di Telegram – Gunakan fitur pencarian dan temukan chatbot resmi GrokAI dari X atau Telegram.
-
Login dengan Akun X Premium – Anda mungkin perlu melakukan verifikasi akun X Premium sebelum dapat mengakses chatbot.
-
Mulai Mengobrol – Setelah verifikasi selesai, Anda dapat langsung berinteraksi dengan GrokAI dan mendapatkan berbagai jawaban berbasis kecerdasan buatan.
Ekspansi Besar: GrokAI Mencari Pasar Baru
Keputusan untuk membawa GrokAI ke Telegram terjadi di tengah ketatnya persaingan di dunia chatbot AI.
Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Elon Musk melalui akun X-nya pada 26 Maret 2025 dengan pernyataan singkat:
“Grok kini hadir di Telegram.”
Sejauh ini, meski chatbot AI ini sudah bisa diakses di Telegram, fitur-fitur unggulan seperti “Think” dan “DeepSearch” masih terbatas pada platform X dan aplikasi GrokAI mandiri.
Telegram Capai 1 Miliar Pengguna, Jadi Platform Chat Terbesar ke-3 di Dunia
Langkah GrokAI untuk hadir di Telegram bukan tanpa alasan. Telegram baru saja mencapai tonggak sejarah dengan lebih dari 1 miliar pengguna aktif bulanan.
Pendiri Telegram, Pavel Durov, mengumumkan pencapaian ini pada 19 Maret 2025, menjadikan Telegram sebagai aplikasi pesan terbesar ketiga di dunia, setelah WhatsApp dan WeChat.
Tak hanya jumlah pengguna, tingkat keterlibatan di Telegram juga meningkat pesat:
-
Pengguna rata-rata membuka aplikasi hingga 21 kali sehari.
-
Durasi penggunaan Telegram mencapai 41 menit per hari.
-
Pada tahun 2024, Telegram berhasil mencetak laba sebesar $547 juta atau sekitar Rp8,5 triliun.
Durov bahkan menyindir WhatsApp sebagai aplikasi yang hanya meniru Telegram dan menghabiskan miliaran dolar untuk strategi pemasaran, tetapi gagal menyaingi pertumbuhan Telegram yang tetap independen.
Persaingan AI Semakin Ketat: AI Chatbots Kini Menjelajah Banyak Platform
Hadirnya GrokAI di Telegram juga menunjukkan tren baru dalam industri AI. Kini, chatbot AI tidak lagi terbatas pada satu platform, tetapi mulai menyebar ke berbagai aplikasi populer.
Pada akhir 2024, OpenAI telah memperkenalkan ChatGPT di WhatsApp, bahkan menghadirkan fitur dukungan suara eksklusif untuk Amerika Utara. Langkah ini membuat OpenAI bersaing langsung dengan AI Assistant milik Meta.
Para pengembang AI kini berlomba-lomba untuk menghadirkan chatbot mereka ke dalam berbagai aplikasi pesan, menjadikannya asisten digital utama bagi pengguna di seluruh dunia.
Dengan tren ini, bukan tidak mungkin dalam waktu dekat kita akan melihat AI tertanam di berbagai platform lainnya seperti Signal, Discord, atau bahkan di layanan perpesanan dalam ekosistem Apple dan Google.
Kesimpulan
GrokAI yang kini tersedia di Telegram membuka babak baru dalam ekosistem chatbot AI. Langkah ini memungkinkan pengguna untuk lebih mudah mengakses chatbot AI tanpa harus terikat dengan satu platform tertentu.
Namun, untuk dapat menikmati layanan ini, pengguna tetap harus berlangganan Telegram Premium dan X Premium.
Dengan semakin luasnya jangkauan chatbot AI, masa depan interaksi digital semakin mengarah ke pengalaman yang lebih personal, canggih, dan tentu saja, lebih kompetitif.
Bagi Anda yang ingin mencoba GrokAI di Telegram, pastikan sudah memenuhi syarat dan ikuti langkah-langkahnya.
Apakah ini awal dari era AI yang semakin terintegrasi dalam kehidupan sehari-hari? Kita lihat saja perkembangan selanjutnya! (*)
Editor : Mahendra Aditya