Ika Wonda Cetak Hat-trick, Strikers Menang 6-1

Andika Trisna Saputra • Dipublikasikan Senin, 2 November 2026 | 07:36 WIB
DUEL: Nadia Shakila Azzahra yang menjadi salah satu pemain kunci kemenangan MilkLife Strikers pada laga perdana Singa Cup 2026. (DOK DJARUM FOUNDATION UNTUK RADAR KUDUS)
DUEL: Nadia Shakila Azzahra yang menjadi salah satu pemain kunci kemenangan MilkLife Strikers pada laga perdana Singa Cup 2026. (DOK DJARUM FOUNDATION UNTUK RADAR KUDUS)

SINGAPURA – MilkLife Strikers mengawali kiprahnya di turnamen sepak bola usia dini Singa Cup 2026 dengan hasil gemilang.

Menghadapi wakil tuan rumah, Lion City Sailors, tim asal Indonesia tersebut menang telak 6-1 di The Rainforest Hub, West Coast, Singapura, Minggu (1/11).

Kemenangan pada laga perdana kategori Girls U12 itu tidak lepas dari penampilan impresif penyerang MilkLife Strikers, Ika Wonda.

Pemain asal SD Kristen Manahan Surakarta tersebut sukses mencetak tiga gol atau hat-trick sekaligus menjadi salah satu pemain kunci dalam kemenangan timnya.

Sejak awal pertandingan, MilkLife Strikers sempat melakukan observasi terhadap pola permainan lawan yang langsung menerapkan strategi high pressing.

Meski mendapat tekanan, Ika Wonda dkk. tidak terburu-buru.

Mereka tetap tenang membangun serangan melalui kombinasi umpan-umpan pendek untuk mengontrol tempo permainan.

Strategi tersebut membuahkan hasil cepat.

Pada menit ketiga, Locita Waranggani berhasil menerobos barisan pertahanan Lion City Sailors dan membuka keunggulan MilkLife Strikers.

Gol tersebut membuat konsentrasi tim tuan rumah terganggu.

Lima menit berselang, tepatnya menit kedelapan, Keyla Azzahra Putri menggandakan keunggulan melalui sundulan.

MilkLife Strikers semakin menjauh setelah mendapatkan hadiah penalti pada menit kesembilan yang berhasil dieksekusi dengan baik oleh Nadia Shakila Azzahra.

Belum sempat lawan memperbaiki pertahanan, Ika Wonda langsung menunjukkan ketajamannya.

Pada menit ke-10, dia mencetak dua gol dalam kurun waktu satu menit. Keunggulan 5-0 tersebut bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, MilkLife Strikers tetap berusaha menambah pundi-pundi gol.

Namun, Lion City Sailors berhasil memperkecil ketertinggalan melalui gol Hana Raiqa pada menit ke-23, atau tiga menit setelah babak kedua dimulai.

MilkLife Strikers tidak membiarkan lawan mengembangkan momentum.

Menjelang pertandingan berakhir, Ika kembali mencatatkan namanya di papan skor.

Gol tersebut sekaligus melengkapi hat-trick pada laga perdana dan memastikan kemenangan MilkLife Strikers dengan skor akhir 6-1.

Pelatih MilkLife Strikers, Jacksen F. Tiago, mengatakan, efektivitas dalam memanfaatkan peluang menjadi salah satu faktor utama kemenangan anak asuhnya.

Menurutnya, para pemain mampu menjalankan instruksi untuk tidak menyia-nyiakan setiap kesempatan mencetak gol, termasuk ketika menghadapi tekanan tinggi dari lawan.

"Saya bilang ke anak-anak bahwa peluang sekecil apa pun harus bisa dimaksimalkan. Itu yang mereka lakukan hari ini. Tadi tim lawan sempat melakukan high-pressing, dari sana kami berhasil mengeksploitasi kekosongan lini belakang mereka," ujarnya.

Jacksen juga mengapresiasi mentalitas para pemain yang mampu mengatasi kegugupan pada pertandingan pertama.

Terlebih, lawan yang dihadapi merupakan salah satu tim kuat dari Singapura.

Dia menilai pengalaman bertanding di turnamen internasional seperti Singa Cup menjadi kesempatan berharga bagi para pemain untuk mengembangkan kemampuan sekaligus meningkatkan kepercayaan diri.

"Saya juga senang para pemain bisa mengatasi kegugupan di hari pertama. Apalagi kami berhasil menang melawan tim kuat seperti Lion City Sailors. Bagi saya, mereka bisa datang ke sini dan mendapatkan pengalaman bermain itu sudah sangat berharga," jelasnya.

Selain aspek permainan, Jacksen menyoroti kekompakan tim yang terbangun selama masa persiapan.

Sebelum bertolak ke Singapura, para pemain menjalani pemusatan latihan intensif dengan salah satu fokus utama membangun chemistry antarpemain.

Menurutnya, tantangan tersendiri muncul karena para pemain berasal dari latar belakang tim yang berbeda-beda.

Namun, proses latihan bersama membuat mereka mampu berbaur dan menghilangkan sekat satu sama lain.

"Sebelum berangkat ke sini, para pemain sudah melakukan persiapan intensif. Sejak awal, kami memang fokus membenahi chemistry para pemain di atas lapangan. Hasilnya, hari ini saya melihat mereka semua berhasil berbaur dan tampil kompak. Mereka berhasil menghilangkan jarak satu sama lain padahal mereka datang dari latar belakang tim yang berbeda-beda," paparnya.

Sementara itu, pencetak hat-trick Ika Wonda mengaku senang bisa membantu tim meraih kemenangan pada pertandingan pembuka.

Dia menyebut hasil tersebut merupakan buah dari kerja keras seluruh pemain selama menjalani pemusatan latihan.

Ika juga mengungkapkan, tiga gol yang dicetaknya tidak terlepas dari instruksi khusus Jacksen agar dirinya menjalankan tugas sebagai penyerang dengan baik, yakni mencetak gol.

"Pastinya saya senang hari ini bisa menang. Ini berkat kerja keras semua pemain yang sepanjang pemusatan latihan berlatih dengan giat. Latihan kami cukup intensif sebelum sampai ke sini," ungkapnya.

"Hari ini juga saya mencetak hat-trick, itu memang sesuai dengan arahan Coach Jacksen yang berpesan kepada saya kalau tugas striker itu mencetak gol. Senang hari ini bisa melakukan tugas dengan baik," imbuhnya.

Perwakilan Bakti Olahraga Djarum Foundation sekaligus Program Director MilkLife Soccer Challenge, Teddy Tjahjono, menyebut hasil positif pada pertandingan perdana menjadi kabar baik bagi keberlanjutan pembinaan sepak bola putri usia dini.

Menurutnya, keikutsertaan MilkLife Strikers dalam Singa Cup 2026 merupakan bagian dari upaya memberikan pengalaman bertanding di level internasional kepada para pemain terbaik hasil pembinaan MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2025/2026.

Kesempatan tersebut diharapkan dapat memperkaya pengalaman, meningkatkan jam terbang, sekaligus mengukur perkembangan kemampuan pemain setelah mengikuti program pembinaan sepak bola putri di dalam negeri.

"Ini merupakan bagian dari usaha kami untuk terus mengembangkan pembinaan sepak bola putri sejak level grassroot. Dalam konteks Singa Cup, kami coba memberikan kesempatan kepada para pemain terbaik dari MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2026/2027 untuk bertanding di level yang lebih kompetitif," kata Teddy.

Dia menambahkan, pertandingan melawan tim dari berbagai negara menjadi kesempatan bagi pemain untuk mengetahui kualitas permainan lawan sekaligus mengevaluasi hasil pembinaan yang telah berjalan selama beberapa tahun terakhir.

"Hari ini, kami senang para pemain bisa tampil baik dan meraih kemenangan," imbuhnya.

Singa Cup merupakan salah satu turnamen sepak bola kelompok usia dini tahunan berskala internasional yang diselenggarakan di Singapura sejak 2011.

Pada penyelenggaraan 2026, turnamen tersebut diikuti 136 tim dari 13 negara.

Dalam ajang tersebut, Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama MilkLife mengirimkan MilkLife Strikers untuk berkompetisi di kategori Girls U12.

Tim ini diperkuat pemain-pemain pilihan dari MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2025/2026.

Khusus kategori Girls U12, kompetisi diikuti empat tim yang tergabung dalam Grup A.

Pertandingan menggunakan sistem liga round-robin atau saling bertemu dan berlangsung pada 1–3 November 2026.

Dua tim teratas klasemen grup berhak melaju ke partai final, sedangkan dua tim lainnya akan bertanding memperebutkan posisi ketiga.

Kemenangan atas Lion City Sailors menjadi modal penting bagi MilkLife Strikers dalam persaingan menuju final.

Mereka kini bersaing di papan atas klasemen bersama Selangor FC Academy A yang juga mengoleksi tiga poin.

Selanjutnya, MilkLife Strikers dijadwalkan menghadapi wakil Nepal, Rato Bangala School, pada Senin (2/11) di The Rainforest Hub, Singapura.

Hasil pertandingan tersebut akan menjadi penentu langkah mereka dalam menjaga peluang menembus partai final Singa Cup 2026. (dik)

Editor : Ali Mustofa
Singa Cup 2026 sepak bola MilkLife sepak bola perempuan usia dini