Liverpool Kalah 0-3 dari Man City, Iraola Bela Gravenberch Usai Kartu Merah

Mahendra Aditya Restiawan • Dipublikasikan Senin, 12 Oktober 2026 | 08:33 WIB
Ryan Jiro Gravenberch - Liverpool
Ryan Jiro Gravenberch - Liverpool

Liverpool – Kartu merah Ryan Gravenberch menjadi salah satu momen krusial dalam kekalahan Liverpool 0-3 dari Manchester City pada lanjutan Premier League di Stadion Anfield, Minggu (11/10/2026). Pelatih Liverpool, Andoni Iraola, menilai gelandang asal Belanda itu tidak semestinya menerima dua kartu kuning dalam pertandingan tersebut.

Gravenberch diusir wasit Chris Kavanagh pada menit ke-62 setelah menerima kartu kuning kedua akibat pelanggaran terhadap Jérémy Doku. Saat itu, kedua tim masih bermain imbang 0-0 sehingga keputusan tersebut mengubah jalannya pertandingan.

Iraola menilai Liverpool mampu bersaing dengan Manchester City sebelum kehilangan Gravenberch. Menurutnya, pertandingan seolah terbagi menjadi dua bagian, yakni sebelum dan sesudah kartu merah diberikan.

“Menurut saya, kami menjalani dua pertandingan yang berbeda, satu sebelum kartu merah dan satu lagi setelahnya. Kami merupakan tim yang lebih baik selama 62 menit pertama. Setelah kartu merah, mereka jelas tampil lebih baik dan mencetak gol,” ujar Iraola dalam konferensi pers seusai pertandingan, dikutip dari laman resmi Liverpool.

Baca Juga: Klasemen Liga Inggris Terbaru: Man City Hajar Liverpool 3-0, Arsenal Tertinggal 3 Poin

Iraola Pertanyakan Kartu Kuning Pertama Gravenberch

Iraola secara khusus mempersoalkan kartu kuning pertama yang diterima Gravenberch. Hukuman tersebut diberikan setelah sang gelandang melakukan pelanggaran terhadap pemain Manchester City, Elliot Anderson, pada babak kedua.

Menurut Iraola, kontak dalam insiden tersebut terlalu ringan untuk diganjar kartu kuning. Ia juga mempertanyakan keputusan wasit yang mengeluarkan kartu setelah situasi pelanggaran itu berlalu.

“Saya rasa pelanggaran pertama Ryan sama sekali tidak layak mendapatkan kartu kuning,” kata Iraola.

Pelatih Liverpool itu menilai insiden tersebut tidak menimbulkan ancaman berarti bagi timnya. Karena itu, ia merasa keputusan wasit terlalu merugikan Liverpool, terutama dalam pertandingan penting melawan Manchester City.

Meski demikian, kartu kuning pertama dan kedua tetap membuat Gravenberch harus meninggalkan lapangan lebih awal. Liverpool pun terpaksa melanjutkan pertandingan dengan sepuluh pemain.

Manchester City Langsung Menghukum Liverpool

Keunggulan jumlah pemain segera dimanfaatkan Manchester City. Erling Haaland membuka keunggulan tim tamu pada menit ke-65, hanya beberapa menit setelah Gravenberch menerima kartu merah.

Jérémy Doku kemudian menggandakan keunggulan Manchester City pada menit ke-68. Rayan Cherki melengkapi kemenangan tim tamu melalui gol pada menit ke-78 sehingga pertandingan berakhir dengan skor 3-0.

Hasil tersebut memperlihatkan perubahan momentum setelah Liverpool kehilangan satu pemain. Sebelum insiden itu, kedua tim belum mampu memecah kebuntuan.

Komentar Iraola menjadi bentuk pembelaan terhadap Gravenberch sekaligus kritik terhadap keputusan perwasitan. Namun, hingga laporan ini disusun, belum ditemukan pernyataan langsung Gravenberch mengenai kartu merah yang diterimanya.

Kekalahan tersebut menjadi hasil mengecewakan bagi Liverpool karena mereka gagal mengamankan poin di kandang sendiri. Sementara itu, Manchester City membawa pulang tiga poin setelah memaksimalkan situasi ketika lawannya harus bermain dengan sepuluh pemain.

Editor : Mahendra Aditya
Andoni Iraola Ryan Gravenberch kartu merah Gravenberch liverpool vs manchester city Hasil Liga Inggris