Akhir Era Lionel Messi di Argentina: Cetak Gol dan 2 Assist di Laga Perpisahan

Mahendra Aditya Restiawan • Dipublikasikan Rabu, 7 Oktober 2026 | 17:28 WIB
Lionel Messi mengakhiri perjalanan lebih dari dua dekade bersama Timnas Argentina dengan sederet rekor yang sulit dipecahkan.
Lionel Messi mengakhiri perjalanan lebih dari dua dekade bersama Timnas Argentina dengan sederet rekor yang sulit dipecahkan.

RADAR KUDUS - Lionel Messi menutup perjalanan panjangnya bersama Timnas Argentina dengan cara yang emosional. Pemain berusia 39 tahun itu mencetak gol sekaligus menyumbang dua assist dalam laga terakhirnya bersama La Albiceleste saat Argentina menang 3-0 atas Benin di Buenos Aires, Rabu (7/10/2026).

Pertandingan di Estadio Monumental tersebut menjadi penutup karier internasional Messi yang berlangsung selama 21 tahun. Ia mengakhiri kiprahnya sebagai pemain dengan jumlah penampilan terbanyak sepanjang sejarah Argentina sekaligus pencetak gol terbanyak dengan koleksi 126 gol dari 208 pertandingan.

Messi mencetak gol melalui titik penalti pada menit ke-71. Sebelumnya, ia berperan dalam dua gol Argentina dengan memberikan assist untuk Nicolas Otamendi dan Nico Paz.

Laga perpisahan tersebut berlangsung dalam suasana penuh haru. Kick-off sempat mengalami penundaan sekitar 30 menit. Messi dan pelatih Argentina, Lionel Scaloni, terlihat emosional ketika lagu kebangsaan dikumandangkan.

Tribun Monumental kemudian bergemuruh pada menit ke-10. Pertandingan dihentikan sejenak untuk memberikan penghormatan kepada Messi, yang identik dengan nomor punggung 10. Suporter memberikan standing ovation, disertai nyanyian dan pesta kembang api.

Setelah pertandingan, Messi menyampaikan rasa bangganya karena bisa mengenakan seragam Argentina selama lebih dari dua dekade.

"Merupakan kebanggaan besar bisa mengenakan jersey ini selama lebih dari 20 tahun," kata Messi di tengah lapangan.

Ia mengaku tidak pernah berhenti berjuang dan selalu memberikan kemampuan terbaik ketika membela negaranya. Messi juga mengatakan bahwa dirinya sebenarnya ingin terus kembali memperkuat Argentina karena bermain untuk tim nasional merupakan pengalaman yang sangat berarti baginya.

"Saya bangga menjadi orang Argentina dan bisa mewujudkan mimpi ini bersama kalian," ujarnya.

Sebelumnya, Messi juga menyampaikan pesan kepada para penggemarnya. Ia mengatakan bahwa dirinya meninggalkan tim nasional dengan perasaan damai setelah memberikan seluruh kemampuan yang dimiliki.

"Baju ini adalah impian saya. Kebanggaan saya. Dan hidup saya," kata Messi dalam pesannya kepada para suporter.

Pelatih Lionel Scaloni turut memberikan penghormatan kepada kaptennya. Menurut Scaloni, kesempatan menjadi pelatih Messi merupakan pengalaman yang sebelumnya tidak pernah ia bayangkan.

Scaloni mengaku bersyukur bisa mendampingi Messi dan menyebut warisan yang ditinggalkan sang kapten untuk Argentina sangat besar. Ia juga mengakui bahwa kepergian Messi dari tim nasional akan menjadi momen yang menyedihkan.

Messi sebelumnya mengumumkan keputusan pensiun dari sepak bola internasional pada akhir Agustus. Keputusan tersebut diambil setelah muncul keraguan serius mengenai masa depannya di lapangan, terutama setelah kepergian sang ayah.

Selama 21 tahun memperkuat Argentina, Messi melewati perjalanan panjang bersama tim nasional. Ia menjalani debut senior pada 2005 ketika masih berusia 18 tahun. Debut tersebut berlangsung kurang dari satu menit karena Messi langsung mendapat kartu merah beberapa saat setelah masuk sebagai pemain pengganti.

Seiring waktu, Messi berkembang menjadi pusat kekuatan Argentina. Ia kemudian memimpin negaranya meraih gelar Copa America pada 2021 dan 2024, sebelum membawa Argentina menjadi juara Piala Dunia 2022.

Selain itu, Messi juga menjadi bagian dari skuad Argentina yang meraih medali emas Olimpiade 2008 di Beijing.

Messi mulai dipercaya sebagai kapten Argentina pada 2011. Di bawah kepemimpinannya, Argentina juga mencapai final Piala Dunia 2014 dan 2026, meski harus mengalami kekalahan dari Jerman pada 2014 dan Spanyol pada 2026.

Karier internasional Messi sempat berakhir pada 2016. Namun, keputusan tersebut hanya bertahan beberapa pekan sebelum ia kembali memperkuat Argentina.

Kini, perjalanan itu benar-benar berakhir. Messi meninggalkan tim nasional dengan catatan 208 penampilan dan 126 gol, serta deretan gelar yang mengukuhkan posisinya sebagai salah satu figur terbesar dalam sejarah sepak bola Argentina.

Editor : Mahendra Aditya
Argentina vs Benin Messi pensiun Argentina karier internasional Messi Messi laga terakhir Lionel Messi