208 Laga Bersama Argentina, Messi Pergi dengan Gol dan Dua Assist

Ali Mustofa • Dipublikasikan Rabu, 7 Oktober 2026 | 15:05 WIB
Momen emosional mengiringi laga perpisahan Lionel Messi bersama Timnas Argentina di Estadio Monumental.
Momen emosional mengiringi laga perpisahan Lionel Messi bersama Timnas Argentina di Estadio Monumental.

RADAR KUDUS - Lionel Messi menutup perjalanan panjangnya bersama tim nasional Argentina dengan penampilan istimewa.

Kapten sekaligus gelandang serang skuad Tango itu mencetak satu gol dan menyumbangkan dua assist saat Argentina menghadapi Benin dalam pertandingan persahabatan FIFA, Rabu (7/10/2026) pagi WIB.

Bermain di Stadion Monumental Antonio Vespucio Liberti, Buenos Aires, Messi tampil penuh selama pertandingan.

Argentina pun mengakhiri laga dengan kemenangan meyakinkan 3-0 atas Benin.

Pertandingan tersebut terasa emosional bagi Messi. Pemain berusia 39 tahun itu terlihat menangis ketika lagu kebangsaan Argentina dikumandangkan sebelum pertandingan dimulai.

Meski suasana haru menyelimuti laga, Messi tetap memimpin permainan Argentina sejak menit pertama.

Ia seolah ingin memastikan pertandingan terakhirnya bersama tim nasional berakhir dengan kenangan manis.

Argentina langsung berusaha menguasai jalannya pertandingan.

Sejumlah peluang berhasil diciptakan, tetapi belum ada yang mampu mengubah skor.

Benin juga beberapa kali mencoba memberikan perlawanan. Namun hingga babak pertama berakhir, kedua tim masih bermain imbang tanpa gol.

Memasuki babak kedua, Argentina tampil lebih agresif. Messi kemudian menjadi sosok penting dalam terbukanya keunggulan tim tuan rumah.

Gol pertama Argentina lahir pada menit ke-48 melalui Nicolas Otamendi. Bek tersebut berhasil memanfaatkan umpan sepak pojok yang dilepaskan Messi.

Belum berhenti memberikan kontribusi, Messi kembali menciptakan assist pada menit ke-61.

Kali ini, umpan kapten Argentina tersebut diteruskan Nico Paz menjadi gol.

Pemain muda berusia 22 tahun itu melepaskan tembakan kaki kiri dari luar kotak penalti yang tidak mampu dihentikan kiper Benin, Marcel Souke Dandjinou.

Dua assist Messi membuat Argentina semakin percaya diri. Rekan-rekannya kemudian berusaha memberikan kesempatan kepada sang kapten untuk mencetak gol dalam laga yang menjadi penutup perjalanannya bersama tim nasional.

Peluang tersebut akhirnya datang pada menit ke-68.

Serangan Argentina ke area pertahanan Benin berujung pelanggaran terhadap Agustin Giay di dalam kotak penalti.

Wasit kemudian memberikan hadiah penalti kepada Argentina.

Messi mengambil tanggung jawab sebagai eksekutor. Setelah pertandingan sempat terhenti sekitar tiga menit karena tim medis memberikan perawatan, Messi maju menghadapi penjaga gawang Benin.

Sepakan 12 pas tersebut berhasil diselesaikan dengan sempurna.

Gol itu langsung disambut emosional oleh para pemain Argentina. Messi mendapat pelukan dari rekan-rekan setimnya setelah berhasil mencatatkan namanya di papan skor.

Setelah gol tersebut, Messi masih memperoleh beberapa peluang. Namun tidak ada tambahan gol hingga pertandingan berakhir.

Argentina akhirnya memastikan kemenangan 3-0 atas Benin sekaligus memberikan penutup yang manis bagi perjalanan Messi bersama tim nasional.

Laga melawan Benin menjadi penanda berakhirnya perjalanan Lionel Messi bersama tim senior Argentina yang telah dimulainya sejak 2005.

Selama membela La Albiceleste, Messi mencatatkan 208 penampilan dengan torehan 126 gol dan 67 assist.

Catatan tersebut membuatnya menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah tim nasional Argentina.

Jumlah gol Messi bahkan terpaut sangat jauh dari Gabriel Batistuta yang berada di posisi kedua dengan koleksi 56 gol.

Perjalanan Messi bersama Argentina juga dihiasi berbagai gelar bergengsi.

Ia menjadi bagian penting ketika Argentina meraih Piala Dunia 2022, Copa America 2021 dan 2024, serta Finalissima 2022.

Tidak hanya di level senior, Messi juga pernah membawa Argentina meraih prestasi di kelompok usia. Pada 2005, ia membantu Argentina menjuarai Piala Dunia U-20.

Tiga tahun kemudian, Messi kembali mempersembahkan prestasi internasional dengan membawa Argentina meraih medali emas sepak bola putra pada Olimpiade Beijing 2008.

Kini, setelah lebih dari dua dekade membela tim nasional, Messi meninggalkan panggung internasional dengan catatan panjang yang sulit dipisahkan dari sejarah sepak bola Argentina.

Pertandingan melawan Benin pun menjadi malam penuh emosi: dua assist, satu gol, kemenangan 3-0, serta pelukan dari seluruh tim menjadi bagian dari perpisahan sang kapten dengan seragam Tango.

Editor : Ali Mustofa
timnas argentina Argentina vs Benin Karier Lionel Messi Piala dunia 2022 Lionel Messi