Profil Emil Audero, Kiper Kelahiran Mataram yang Jadi Pahlawan Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Mahendra Aditya Restiawan • Dipublikasikan Senin, 5 Oktober 2026 | 23:16 WIB
Emil Audero
Emil Audero

JAKARTA – Nama Emil Audero menjadi sorotan setelah tampil sebagai salah satu penentu keberhasilan Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026. Kiper kelahiran Mataram, Nusa Tenggara Barat, tersebut menunjukkan ketenangan saat menghadapi drama adu penalti melawan Thailand di partai final.

Emil Audero berhasil menggagalkan salah satu tendangan penalti Thailand. Penyelamatan tersebut membantu Indonesia mengamankan kemenangan dalam drama dari titik putih dan memastikan trofi FIFA ASEAN Cup 2026.

Di balik penampilan penting bersama Timnas Indonesia, Emil Audero memiliki perjalanan panjang di sepak bola Eropa. Ia tumbuh dan berkembang dalam sistem sepak bola Italia serta pernah memperkuat sejumlah klub besar, termasuk Juventus, Sampdoria, dan Inter Milan.

Lahir di Mataram, Besar di Italia

Emilio Audero Mulyadi merupakan nama lengkap Emil Audero. Ia lahir di Mataram, Nusa Tenggara Barat, pada 18 Januari 1997.

Emil memiliki darah Indonesia dari sang ayah dan darah Italia dari ibunya. Ketika masih berusia sekitar satu tahun, ia bersama keluarganya pindah ke Italia dan kemudian tumbuh di kawasan Cumiana, dekat Turin.

Lingkungan sepak bola Italia kemudian menjadi tempat Emil mengembangkan bakatnya sebagai penjaga gawang.

Ia masuk akademi Juventus pada usia 11 tahun. Di klub raksasa Turin tersebut, Emil melewati berbagai jenjang kelompok usia sebelum mendapat kesempatan menembus tim utama.

Profil klub Sampdoria mencatat Emil memiliki tinggi badan 192 sentimeter. Ia melakukan debut Serie A pada 27 Mei 2017 ketika Juventus menghadapi Bologna.

Meniti Karier dari Juventus

Perjalanan profesional Emil dimulai bersama Juventus. Kesempatan bermain di tim utama memang tidak langsung datang secara reguler karena persaingan ketat di posisi penjaga gawang.

Pada musim 2016/2017, Emil mencatatkan satu penampilan di Serie A bersama Juventus. Setelah itu, ia dipinjamkan ke Venezia pada musim berikutnya untuk mendapatkan menit bermain lebih banyak.

Bersama Venezia di Serie B, Emil mendapat kesempatan tampil jauh lebih sering. Ia kemudian melanjutkan perjalanan ke Sampdoria.

Di Sampdoria, karier Emil berkembang pesat. Ia mendapatkan kepercayaan sebagai penjaga gawang utama dan tampil dalam banyak pertandingan Serie A.

Data Sampdoria mencatat Emil tampil 36 kali pada musim 2018/2019 dan 36 pertandingan pada musim berikutnya. Pada musim 2020/2021, ia bahkan mencatat 37 penampilan di Serie A.

Periode panjang di Sampdoria menjadi salah satu fase terpenting dalam perkembangan karier Emil sebagai kiper.

Pernah Menjadi Bagian Inter Milan

Pengalaman Emil di sepak bola Italia kemudian membawanya ke Inter Milan.

Pada musim 2023/2024, Emil bergabung dengan Inter dengan status pinjaman dari Sampdoria. Kepindahan tersebut membuatnya menjadi bagian dari klub yang memiliki persaingan ketat di level tertinggi sepak bola Italia.

Meskipun kesempatan bermainnya tidak sebanyak ketika membela Sampdoria, pengalaman berada di lingkungan klub besar seperti Inter menambah jam terbang dan pengalaman Emil.

Setelah periode tersebut, Emil melanjutkan kariernya bersama Como. Ia kemudian menjalani masa peminjaman berikutnya, termasuk bersama Palermo dan Cremonese. Data profil terkini juga mencatat Emil melanjutkan perjalanan kariernya di Spanyol bersama Rayo Vallecano pada musim 2026/2027.

Pernah Membela Timnas Italia di Level Junior

Sebelum memperkuat Timnas Indonesia, Emil Audero memiliki pengalaman panjang bersama tim nasional kelompok umur Italia.

Ia membela Italia mulai dari level U-15, kemudian U-16, U-17, U-18, U-19 hingga U-20 dan U-21.

Pada 2017, Emil menjalani debut bersama Italia U-21 dalam pertandingan melawan Slovenia. Perjalanan tersebut menunjukkan bahwa Emil telah menjadi bagian dari sistem pembinaan sepak bola Italia sejak usia muda.

Pengalaman di berbagai level tim nasional Italia menjadi modal penting ketika Emil akhirnya mengambil keputusan untuk membela Indonesia di level senior.

Memilih Membela Timnas Indonesia

Hubungan Emil dengan Indonesia kembali menjadi perhatian ketika peluang membela Garuda terbuka.

Pada 10 Maret 2025, Emil resmi memperoleh kembali kewarganegaraan Indonesia. Proses tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan Emil untuk dapat memperkuat Timnas Indonesia.

Keputusan tersebut membuat Emil memiliki kesempatan mengenakan seragam Merah Putih setelah sebelumnya menghabiskan sebagian besar karier sepak bolanya di Italia.

Ia kemudian mendapat panggilan ke Timnas Indonesia dan menjalani debut bersama Garuda pada 5 Juni 2025 ketika Indonesia menghadapi China.

Sejak saat itu, Emil menjadi salah satu opsi penting di posisi penjaga gawang Timnas Indonesia.

Kiper dengan Postur 192 Sentimeter

Sebagai penjaga gawang, Emil Audero memiliki modal fisik yang sangat menunjang. Tingginya mencapai 192 sentimeter sehingga ia memiliki jangkauan yang luas ketika mengantisipasi bola di udara maupun tembakan dari jarak jauh.

Selain postur, Emil dikenal memiliki refleks dan kemampuan penyelamatan yang baik. Ia juga mempunyai pengalaman menghadapi pertandingan dengan tekanan tinggi setelah bertahun-tahun bermain di kompetisi Italia.

Kemampuan membaca arah tendangan penalti juga menjadi salah satu kekuatannya. Hal tersebut kembali terlihat ketika Emil tampil menentukan dalam drama adu penalti final FIFA ASEAN Cup 2026.

Pahlawan di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Perjalanan Emil bersama Timnas Indonesia mencapai salah satu momen penting pada final FIFA ASEAN Cup 2026.

Indonesia menghadapi Thailand dalam pertandingan yang berlangsung ketat. Kedua tim bermain imbang 2-2 hingga 120 menit sehingga pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti.

Dalam situasi penuh tekanan tersebut, Emil menjalankan perannya sebagai penjaga gawang.

Salah satu tendangan penalti Thailand berhasil ditepisnya. Penyelamatan tersebut menjadi momen penting karena membuat Indonesia tetap berada dalam posisi untuk mengamankan kemenangan.

Indonesia akhirnya menang 4-2 melalui adu penalti dan memastikan gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026.

Bagi Emil Audero, keberhasilan tersebut memiliki arti khusus. Kiper yang lahir di Mataram dan menghabiskan sebagian besar kariernya di sepak bola Italia itu akhirnya menjadi bagian penting dari keberhasilan Indonesia meraih trofi di level Asia Tenggara.

Perjalanan Emil Audero pun menunjukkan bagaimana karier seorang pemain yang lahir di Indonesia, berkembang melalui akademi sepak bola Eropa, membela sejumlah klub besar Italia, hingga akhirnya kembali mengenakan seragam Merah Putih.

Kini, namanya semakin lekat dengan salah satu momen penting dalam perjalanan Timnas Indonesia setelah penyelamatan penaltinya membantu Garuda mengangkat trofi FIFA ASEAN Cup 2026.

Editor : Mahendra Aditya
FIFA ASEAN Cup 2026 profil Emil Audero juventus timnas indonesia emil audero