RADAR KUDUS - Indonesia dan Thailand akan berhadapan dalam pertandingan final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026) malam. Kick-off dijadwalkan berlangsung pukul 20.00 WIB.
Pertandingan puncak ini mempertemukan dua juara grup yang sama-sama tampil produktif sepanjang turnamen. Indonesia dan Thailand bukan hanya berhasil memimpin grup masing-masing, tetapi juga menunjukkan kemampuan mencetak gol sekaligus menjaga pertahanan.
Indonesia memastikan tempat di final setelah mencatat kemenangan besar 9-2 atas Bangladesh pada pertandingan terakhir fase grup. Hasil tersebut menjadi kebangkitan penting bagi skuad Garuda sekaligus membawa mereka menjadi tim dengan jumlah gol terbanyak di fase grup.
Baca Juga: Tiket Final Indonesia vs Thailand Sold Out, 67 Ribu Suporter Siap Banjiri SUGBK
Sebelumnya, Indonesia membutuhkan hasil positif pada laga terakhir untuk memastikan tiket ke partai puncak. Tekanan tersebut berhasil dijawab dengan penampilan agresif yang menghasilkan sembilan gol.
Mitchell Baker menjadi pemain yang paling mencuri perhatian. Penyerang tersebut mencetak lima gol dalam kemenangan atas Bangladesh dan kini memimpin daftar pencetak gol sementara FIFA ASEAN Cup 2026.
Secara keseluruhan, Indonesia telah mencetak 11 gol selama fase grup dan hanya dua kali kebobolan.
Thailand memiliki catatan produktivitas yang tidak jauh berbeda. Changsuek mengoleksi tujuh gol dan kebobolan dua gol sepanjang fase grup.
Baca Juga: Link Nonton Indonesia vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Kick-off 20.00 WIB
Thailand memang mencetak gol lebih sedikit dibandingkan Indonesia. Namun, situasi tersebut tidak terlepas dari keputusan tim melakukan perubahan susunan pemain pada pertandingan terakhir.
Thailand sebenarnya sudah memastikan tempat di final lebih awal setelah meraih kemenangan atas Pakistan dan Vietnam. Karena tiket ke partai puncak telah berada dalam genggaman, sejumlah pemain reguler mendapat kesempatan untuk beristirahat ketika menghadapi Filipina.
Dalam pertandingan tersebut, Thailand justru harus menerima kekalahan 1-2 dari Filipina di tengah kondisi hujan yang mengguyur Bandung.
Para pemain utama Thailand diperkirakan kembali tampil pada final menghadapi Indonesia. Kondisi tersebut membuat pertandingan di SUGBK berpotensi memperlihatkan kekuatan Thailand yang berbeda dibandingkan saat mereka menghadapi Filipina.
Di kubu Indonesia, John Herdman juga mendapat tambahan kekuatan. Gelandang Thom Haye dapat kembali dimainkan setelah sebelumnya menjalani hukuman skorsing ketika Indonesia menghadapi Filipina.
Kembalinya Haye menjadi salah satu opsi tambahan bagi Herdman dalam mempersiapkan lini tengah Garuda untuk pertandingan penentuan.
Baca Juga: Indonesia Tantang Thailand di Final Malam Ini, Saatnya Garuda Akhiri Penantian Gelar
Pertandingan ini juga mempertemukan dua tim dengan karakter berbeda. Indonesia memiliki produktivitas individu yang menonjol melalui Baker, sedangkan Thailand lebih mengandalkan kontribusi kolektif untuk menghasilkan gol.
Thailand tidak mempunyai pemain yang mencetak gol sebanyak Baker sepanjang fase grup. Namun, distribusi gol yang lebih merata menunjukkan bahwa ancaman mereka tidak hanya datang dari satu pemain.
Dengan Indonesia mengandalkan momentum kemenangan besar 9-2 dan Thailand berpotensi kembali menurunkan pemain-pemain utamanya, final FIFA ASEAN Cup 2026 diprediksi menjadi duel menarik antara agresivitas Garuda dan kolektivitas Changsuek.
Berikut statistik kedua tim sepanjang fase grup:
| Tim | Gol | Kebobolan | Status |
|---|---|---|---|
| Indonesia | 11 | 2 | Juara Grup A |
| Thailand | 7 | 2 | Juara Grup B |
Indonesia akan mencoba mempertahankan produktivitas sekaligus memanfaatkan dukungan penuh suporter di SUGBK. Sementara Thailand datang dengan modal pengalaman dan kolektivitas tim.
Duel tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi kedua negara untuk mengakhiri perjalanan mereka di FIFA ASEAN Cup 2026 dengan trofi. Semua akan ditentukan dalam pertandingan final yang dimulai pukul 20.00 WIB.
Editor : Mahendra Aditya