RADAR KUDUS - Kabar kurang menyenangkan datang dari Kylian Mbappé setelah penyerang Real Madrid itu mengalami masalah pada lutut kiri saat membela Timnas Prancis. Hasil pemeriksaan medis klub mengonfirmasi Mbappé mengalami hiperekstensi kapsul posterior lutut kiri.
Diagnosis tersebut disampaikan Real Madrid setelah Mbappé menjalani pemeriksaan bersama tim medis klub pada Sabtu, 26 September 2026. Dalam laporan resminya, Madrid menyebut kondisi sang pemain masih menunggu perkembangan lebih lanjut dan belum menetapkan secara pasti berapa lama ia harus menepi.
Cedera tersebut terjadi ketika Mbappé tampil untuk Prancis menghadapi Turki dalam pertandingan UEFA Nations League di Kocaeli, Jumat, 25 September 2026. Mbappé menjadi penentu kemenangan Les Bleus setelah mencetak satu-satunya gol pertandingan pada menit ke-54.
Baca Juga: Roberto Carlos Pernah Punya Kekayaan £140 Juta, Kini Mengaku Kehilangan 99 Persen
Namun, beberapa menit setelah mencetak gol, pemain 27 tahun itu mulai merasakan masalah pada lutut kirinya. Mbappé kemudian ditarik keluar pada menit ke-59 dan langsung mendapat perhatian dari tim medis.
Situasi tersebut membuat Mbappé tidak dapat melanjutkan rangkaian agenda bersama Timnas Prancis. Ia kemudian meninggalkan pemusatan latihan dan kembali ke Madrid untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut dari tim medis klub.
Sebelum pemeriksaan lanjutan di Madrid, tim medis Prancis telah melakukan pemeriksaan awal. Menurut laporan L'Équipe, pemeriksaan klinis awal tidak menunjukkan adanya kekhawatiran mengenai robekan ligamen cruciatum, meski tingkat keparahan cedera dan waktu pemulihan saat itu masih belum diketahui.
Setelah kembali ke Madrid, pemeriksaan lebih lanjut memberikan diagnosis yang lebih spesifik. Klub menyatakan Mbappé mengalami hiperekstensi pada kapsul posterior lutut kiri. Real Madrid belum memberikan estimasi resmi mengenai kapan sang striker dapat kembali bermain.
Baca Juga: Real Madrid Bisa Buyback, Tapi Arsenal dan Chelsea juga Mengincar Jacobo Ramón
Artinya, kabar yang menyebut Mbappé pasti absen selama dua pekan masih perlu ditempatkan sebagai perkiraan, bukan keputusan medis resmi. Sampai laporan terakhir klub, kondisi pemain masih dalam tahap pemantauan.
Cedera ini tentu menjadi perhatian bagi Real Madrid karena Mbappé merupakan salah satu pemain utama dalam skuad. Kehilangannya, meski untuk sementara, dapat memengaruhi pilihan pelatih dalam menyusun lini depan pada pertandingan-pertandingan setelah jeda internasional.
Di sisi lain, situasi tersebut juga membuka peluang bagi pemain lain untuk mendapatkan tambahan menit bermain. Vinícius Júnior dapat kembali memegang peran lebih besar di lini serang, sementara pemain muda seperti Endrick juga berpeluang memperoleh kesempatan apabila Mbappé harus menjalani masa pemulihan.
Bagi Timnas Prancis, kehilangan Mbappé juga menjadi pukulan tersendiri. Sang kapten tidak hanya mencetak gol kemenangan atas Turki, tetapi juga menjadi salah satu pemain sentral dalam skuad yang kini ditangani Zinedine Zidane.
L'Équipe melaporkan Mbappé telah dicoret dari lanjutan agenda pemusatan latihan Prancis dan tidak akan digantikan oleh pemain lain. Setelah berkoordinasi dengan staf medis Real Madrid, sang pemain berada dalam penanganan klubnya.
Karena diagnosis resmi baru menyebut kondisi dan masih menunggu perkembangan, keputusan mengenai kapan Mbappé bisa kembali ke lapangan akan sangat bergantung pada respons lututnya terhadap perawatan dan hasil evaluasi berikutnya.
Baca Juga: Camavinga Buka Suara soal Musim Sulit di Real Madrid: Ini yang Jadi Masalahnya
Dengan demikian, fokus Real Madrid saat ini bukan sekadar menghitung berapa pertandingan yang mungkin dilewatkan Mbappé, tetapi memastikan cedera lutut tersebut tidak berkembang menjadi masalah yang lebih serius.
Mbappé sendiri sebelumnya tampil sebagai starter saat Prancis menghadapi Turki dan mencatat 59 menit permainan sebelum digantikan. Golnya pada menit ke-54 memastikan Prancis mengawali perjalanan di Grup A1 Nations League dengan kemenangan 1-0.
Kini, perhatian beralih ke Madrid. Los Blancos harus menunggu perkembangan kondisi penyerang andalannya sebelum menentukan kapan Mbappé dapat kembali berlatih penuh dan bermain.
Untuk sementara, satu hal yang sudah pasti adalah diagnosis medisnya: hiperekstensi kapsul posterior lutut kiri. Sementara durasi pemulihan dan tanggal comeback masih menunggu evaluasi lanjutan dari tim medis Real Madrid.
Editor : Mahendra Aditya