RADAR KUDUS - Nama Jacobo Ramón kembali menjadi perhatian di bursa transfer Eropa. Bek tengah muda asal Spanyol tersebut kini tidak hanya berada dalam radar Real Madrid, klub yang membesarkannya, tetapi juga mulai dipantau dua raksasa Premier League, Arsenal dan Chelsea.
Performa impresif Ramón bersama Como membuat situasinya semakin menarik. Di usia 21 tahun, sang bek berkembang menjadi salah satu pemain penting dalam skuad Como di bawah asuhan Cesc Fàbregas. Kondisi tersebut membuat sejumlah klub besar mulai memantau perkembangan sang pemain, sementara Real Madrid masih memiliki kendali penting atas masa depannya.
Real Madrid melepas Jacobo Ramón ke Como pada musim panas 2025. Dalam kesepakatan tersebut, klub Spanyol tetap mempertahankan 50 persen hak atas sang pemain sekaligus memasukkan klausul pembelian kembali.
Baca Juga: Camavinga Buka Suara soal Musim Sulit di Real Madrid: Ini yang Jadi Masalahnya
Laporan terbaru menyebut klausul buyback Ramón untuk musim panas 2027 berada di kisaran 9 juta euro. Dengan mekanisme tersebut, Real Madrid memiliki peluang untuk membawa kembali pemain jebolan akademinya itu dengan nilai yang relatif rendah dibandingkan potensi harga pasarnya jika perkembangan sang pemain terus berlanjut.
Namun, persoalannya bukan lagi sekadar apakah Real Madrid ingin memulangkan Ramón. Sang pemain sendiri dikabarkan belum memiliki keinginan untuk kembali ke Santiago Bernabéu dalam waktu dekat.
Menurut laporan yang mengutip AS, Ramón merasa nyaman berada di Como dan mendapatkan peran penting di bawah Fàbregas. Situasi tersebut menjadi salah satu alasan mengapa ia sebelumnya menolak kemungkinan kembali ke Madrid pada musim panas lalu. Kekhawatiran kehilangan menit bermain menjadi salah satu pertimbangan sang pemain.
Pilihan untuk bertahan di Como justru membuka peluang lain. Arsenal dan Chelsea disebut ikut memantau situasi bek muda tersebut.
Baca Juga: Adeyemi vs Gordon di Barcelona: Saling Gantian Jadi Starter, Siapa yang Paling Konsisten?
Ketertarikan Arsenal terhadap Ramón bukan informasi baru. Pada April 2026, sejumlah laporan sudah menyebut The Gunners memasukkan bek Como itu dalam daftar pemain yang dipertimbangkan untuk memperkuat lini belakang. Perkembangannya di Serie A menjadi salah satu faktor yang membuat namanya terus berada dalam radar klub London tersebut.
Chelsea juga telah dikaitkan dengan Ramón. Laporan sebelumnya menyebut pemain tersebut masuk dalam daftar pantauan klub asal London itu. Namun, sampai sekarang belum ada indikasi bahwa negosiasi transfer sudah berada pada tahap lanjut. Artinya, ketertarikan tersebut masih sebatas pemantauan terhadap perkembangan sang pemain.
Inilah yang membuat posisi Real Madrid cukup menarik. Los Blancos tidak kehilangan kendali sepenuhnya meskipun Ramón sudah menjadi pemain Como. Selain masih memiliki sebagian hak atas pemain, Madrid juga memiliki opsi untuk mengaktifkan klausul pembelian kembali.
Dengan demikian, jika Arsenal atau Chelsea benar-benar bergerak serius, mereka tidak berada dalam situasi sederhana untuk langsung mendapatkan Ramón dari Como. Real Madrid memiliki mekanisme kontraktual yang memungkinkan klub mempertimbangkan masa depan pemain tersebut terlebih dahulu.
Bagi Ramón sendiri, perkembangan di Italia memberikan kesempatan untuk mendapatkan pengalaman bermain reguler di level tinggi. Ia tidak harus kembali ke Madrid dalam kondisi belum mendapatkan jaminan tempat utama.
Situasi ini juga berkaitan dengan kebutuhan Real Madrid untuk memperkuat lini pertahanan. Klub asal ibu kota Spanyol itu sedang melakukan regenerasi skuad dan perkembangan Ramón membuat opsi untuk mengaktifkan klausul buyback kembali menjadi pembahasan.
Laporan terbaru bahkan menyebut Real Madrid sedang mempelajari kemungkinan menggunakan klausul tersebut pada musim panas 2027. Nilainya diperkirakan berada di kisaran 8-9 juta euro, tergantung struktur kesepakatan dan periode pengaktifannya.
Baca Juga: Rival Mulai Tagih Gelar! Manchester City Terancam Kehilangan Trofi Usai Kasus 114 Dakwaan
Namun, keputusan akhir tetap akan dipengaruhi oleh perkembangan pemain, kebutuhan Real Madrid dan keinginan Ramón sendiri.
Yang jelas, situasi Ramón sudah berubah dibandingkan ketika ia meninggalkan Madrid. Jika sebelumnya ia meninggalkan klub untuk mendapatkan ruang berkembang, kini performanya bersama Como justru membuat beberapa klub besar mulai mengincarnya.
Real Madrid pun menghadapi pilihan yang cukup menarik. Mereka bisa mengaktifkan klausul buyback dan membawa Ramón kembali ke Bernabéu. Opsi lain adalah membiarkannya berkembang lebih lama di Italia, sambil tetap mempertahankan kontrol melalui klausul yang telah disepakati.
Sementara itu, Arsenal dan Chelsea harus terus memantau situasi tersebut apabila ingin menjadikan Ramón sebagai bagian dari proyek pertahanan mereka.
Karena itu, saga Jacobo Ramón belum berakhir. Justru persaingan sebenarnya baru mulai terbentuk. Real Madrid memiliki hak untuk menentukan langkahnya, Como masih menjadi tempat sang pemain berkembang, sedangkan Arsenal dan Chelsea berada di antara klub-klub yang memperhatikan situasinya.
Satu hal yang sudah jelas, Jacobo Ramón bukan lagi sekadar produk akademi Real Madrid yang dipinjamkan untuk berkembang. Penampilannya di Como telah membuat namanya masuk dalam radar klub-klub besar Eropa.
Bursa transfer musim panas 2027 pun berpotensi menjadi titik penting dalam kariernya: kembali ke Madrid melalui klausul buyback, melanjutkan petualangan bersama Como, atau membuka lembaran baru di Premier League bersama klub yang tertarik kepadanya.
Editor : Mahendra Aditya