7 Pemain dengan Nilai Pasar Tertinggi di FIFA ASEAN Cup 2026, 5 dari Timnas Indonesia

Mahendra Aditya Restiawan • Dipublikasikan Minggu, 27 September 2026 | 14:53 WIB
Pemain Timnas Kevin Diks mencetak gol penalti saat lawan Arab Saudi.
Pemain Timnas Kevin Diks mencetak gol penalti saat lawan Arab Saudi.

RADAR KUDUS - Timnas Indonesia mendominasi daftar pemain dengan nilai pasar tertinggi di FIFA ASEAN Cup 2026. Dari tujuh pemain dengan valuasi terbesar, lima di antaranya merupakan bagian dari skuad Garuda yang dipersiapkan untuk tampil dalam turnamen tersebut.

Kevin Diks menjadi pemain dengan nilai pasar paling tinggi. Bek Timnas Indonesia itu memiliki valuasi Rp86,91 miliar berdasarkan data yang digunakan dalam daftar tersebut.

Nilai pasar Diks bahkan lebih besar dibandingkan akumulasi nilai pasar seluruh skuad Singapura yang tercatat Rp59,10 miliar.

Posisi kedua ditempati gelandang Bangladesh, Hamza Choudhury. Pemain yang memperkuat Sheffield United tersebut memiliki nilai pasar Rp69,53 miliar.

Sementara itu, kapten Pakistan Abdullah Iqbal berada di urutan ketiga dengan nilai pasar Rp52,14 miliar. Bek tengah tersebut menjadi pemain Pakistan dengan valuasi tertinggi dalam daftar.

Dominasi Indonesia kembali terlihat mulai posisi keempat. Kiper Emil Audero memiliki nilai pasar Rp48,67 miliar dan menjadi pemain Indonesia dengan valuasi tertinggi kedua setelah Kevin Diks.

Calvin Verdonk kemudian berada di peringkat kelima dengan nilai pasar Rp43,45 miliar. Dua pemain Indonesia lainnya, Maarten Paes dan Dean James, masing-masing menempati posisi keenam dan ketujuh.

Maarten Paes tercatat memiliki nilai pasar Rp34,76 miliar, sedangkan Dean James berada di angka Rp29,55 miliar.

Dengan komposisi tersebut, Indonesia menyumbang lima dari tujuh pemain dengan nilai pasar tertinggi di FIFA ASEAN Cup 2026. Selain Kevin Diks, Emil Audero, Calvin Verdonk, Maarten Paes, dan Dean James, dua nama lain yang masuk daftar berasal dari Bangladesh dan Pakistan.

FIFA ASEAN Cup 2026 dijadwalkan berlangsung mulai 25 September hingga 5 Oktober 2026. Turnamen ini diikuti delapan negara yang terbagi ke dalam dua grup pada Premier Division.

Indonesia menjadi tuan rumah Premier Division. Selain skuad Garuda, tujuh negara lain yang ambil bagian adalah Malaysia, Singapura, Bangladesh, Thailand, Vietnam, Filipina, dan Pakistan.

Delapan peserta tersebut dibagi menjadi dua grup. Indonesia berada di Grup A bersama Malaysia, Singapura, dan Bangladesh. Sementara Grup B dihuni Vietnam, Thailand, Filipina, serta Pakistan.

Dari sisi nilai pasar pemain, komposisi tersebut memperlihatkan bahwa sejumlah pemain Indonesia memiliki valuasi individual yang cukup tinggi. Kevin Diks menjadi yang tertinggi, disusul empat rekan setimnya yang juga masuk tujuh besar.

Kevin Diks menempati posisi teratas dengan nilai pasar Rp86,91 miliar. Pemain bertahan tersebut unggul sekitar Rp17,38 miliar dari Hamza Choudhury yang berada di urutan kedua.

Hamza Choudhury sendiri menjadi satu-satunya pemain Bangladesh yang masuk tiga besar. Gelandang tersebut memiliki pengalaman bermain bersama Sheffield United dan menjadi salah satu pemain dengan valuasi tinggi dalam daftar peserta FIFA ASEAN Cup 2026.

Di posisi ketiga terdapat Abdullah Iqbal. Pemain yang berposisi sebagai bek tengah itu memiliki nilai pasar Rp52,14 miliar dan menjadi kapten Pakistan.

Urutan berikutnya kembali dikuasai pemain Indonesia. Emil Audero berada di peringkat keempat dengan valuasi Rp48,67 miliar. Posisi kiper menjadi salah satu sektor yang memiliki wakil dalam tujuh besar karena Maarten Paes juga masuk daftar.

Emil memiliki nilai pasar lebih tinggi dibandingkan Calvin Verdonk yang berada di urutan kelima dengan Rp43,45 miliar. Selisih nilai pasar keduanya mencapai sekitar Rp5,22 miliar berdasarkan angka yang tercantum dalam daftar.

Maarten Paes kemudian menempati posisi keenam dengan nilai pasar Rp34,76 miliar. Sementara Dean James melengkapi daftar tujuh besar dengan valuasi Rp29,55 miliar.

Jika dilihat berdasarkan negara, Indonesia menjadi negara yang paling banyak menempatkan pemain dalam daftar tersebut. Lima dari tujuh nama berasal dari skuad Garuda, sementara dua lainnya masing-masing mewakili Bangladesh dan Pakistan.

Lima pemain Indonesia itu juga berasal dari posisi yang berbeda. Kevin Diks dan Calvin Verdonk merupakan pemain bertahan, Emil Audero serta Maarten Paes berposisi sebagai penjaga gawang, sedangkan Dean James juga beroperasi di sektor pertahanan.

Komposisi tersebut membuat daftar tujuh besar tidak hanya memperlihatkan perbedaan nilai pasar antarnegara, tetapi juga menunjukkan posisi pemain Indonesia yang memiliki valuasi tinggi berdasarkan data yang digunakan.

Namun, nilai pasar tidak secara langsung menentukan hasil pertandingan. Angka tersebut merupakan valuasi pemain dan bukan ukuran yang dapat dijadikan kepastian mengenai performa atau hasil sebuah pertandingan.

FIFA ASEAN Cup 2026 sendiri menjadi ajang yang mempertemukan delapan negara dalam Premier Division. Indonesia sebagai tuan rumah tergabung dalam Grup A bersama tiga negara lainnya, yakni Malaysia, Singapura, dan Bangladesh.

Sementara Grup B berisi Vietnam, Thailand, Filipina, dan Pakistan. Pertandingan akan digelar di dua stadion, yaitu Stadion Utama Gelora Bung Karno dan Stadion Si Jalak Harupat.

Indonesia memiliki lima pemain dalam daftar tujuh besar nilai pasar, tetapi hanya Kevin Diks yang menempati posisi teratas. Hamza Choudhury dan Abdullah Iqbal menjadi dua pemain non-Indonesia yang berada di atas pemain Garuda lainnya.

Daftar lengkap tujuh pemain dengan nilai pasar tertinggi di FIFA ASEAN Cup 2026 adalah Kevin Diks dari Indonesia dengan Rp86,91 miliar, Hamza Choudhury dari Bangladesh Rp69,53 miliar, Abdullah Iqbal dari Pakistan Rp52,14 miliar, Emil Audero dari Indonesia Rp48,67 miliar, Calvin Verdonk dari Indonesia Rp43,45 miliar, Maarten Paes dari Indonesia Rp34,76 miliar, serta Dean James dari Indonesia Rp29,55 miliar.

Dominasi tersebut menjadi salah satu catatan menarik menjelang bergulirnya FIFA ASEAN Cup 2026. Indonesia tidak hanya menjadi tuan rumah Premier Division, tetapi juga memiliki jumlah pemain terbanyak dalam daftar tujuh pemain dengan nilai pasar tertinggi.

Kevin Diks menjadi nama utama dalam daftar tersebut dengan valuasi Rp86,91 miliar. Setelahnya, empat pemain Indonesia lainnya mengisi posisi keempat hingga ketujuh.

Sementara itu, Bangladesh memiliki Hamza Choudhury sebagai wakil dengan posisi tertinggi kedua secara keseluruhan. Pakistan mengandalkan Abdullah Iqbal yang berada di urutan ketiga.

FIFA ASEAN Cup 2026 akan dimulai pada 25 September 2026 dan berlangsung hingga 5 Oktober 2026. Delapan peserta Premier Division akan bersaing dalam fase grup sebelum melanjutkan perjalanan sesuai format kompetisi.

Bagi Indonesia, perhatian tidak hanya tertuju pada status sebagai tuan rumah. Kehadiran lima pemain dalam daftar tujuh besar nilai pasar juga menjadi salah satu data menarik yang mengiringi persiapan skuad Garuda menghadapi persaingan di turnamen tersebut.

Editor : Mahendra Aditya
FIFA ASEAN Cup 2026 pemain termahal FIFA ASEAN Cup nilai pasar Timnas Indonesia Kevin Diks Pemain Timnas Indonesia