Baru 2 Bulan di Hyundai Hillstate, Megawati Langsung Bikin Rekan Setim Terkejut

Mahendra Aditya Restiawan • Dipublikasikan Jumat, 25 September 2026 | 16:52 WIB
Megawati bersama rekan seimnya di Hyundai Hillstate, Jordan Wilson dan Jung Ji-yoon.
Megawati bersama rekan seimnya di Hyundai Hillstate, Jordan Wilson dan Jung Ji-yoon.

SEOUL — Baru sekitar dua bulan bergabung dengan Hyundai E&C Hillstate, Megawati Hangestri Pertiwi sudah mampu mencuri perhatian rekan-rekan setimnya. Bukan hanya karena kekuatan serangannya, pevoli Indonesia itu juga dinilai cepat menyatu dengan lingkungan baru dan memiliki fundamental permainan yang lebih lengkap dari perkiraan.

Megawati memang datang ke Hyundai Hillstate bukan sebagai pemain yang benar-benar baru di Korea Selatan. Musim 2026/2027 menjadi tahun ketiganya berkarier di kompetisi voli Korea setelah dua musim sebelumnya memperkuat JungKwanJang Red Sparks.

Pengalaman tersebut ternyata memberi keuntungan besar dalam proses adaptasi.

Baca Juga: Megawati Cepat Beradaptasi di Hyundai Hillstate, Rekan Setim Puji Chemistry dan Energi Positifnya

Sejumlah pemain Hyundai Hillstate mengakui Megawati tidak membutuhkan waktu panjang untuk membangun komunikasi dengan anggota tim. Dalam waktu sekitar satu pekan, ia sudah mulai aktif berbicara dan berinteraksi dengan pemain lain.

Hal itu menjadi salah satu alasan mengapa keberadaan Megawati di lingkungan baru Hillstate terasa cepat menyatu.

Salah satu hal yang paling mendapat perhatian adalah karakter Megawati di luar lapangan. Ia disebut sebagai pemain yang membawa energi positif dalam latihan.

Bahkan ketika menghadapi situasi sulit, Megawati tetap mampu mengikuti candaan rekan-rekannya. Sikap terbuka tersebut membuat komunikasi di antara pemain menjadi lebih cair.

Megawati juga tidak hanya menunggu pemain lain mengajaknya berbicara.

Ia justru disebut sering menyapa lebih dulu, menggunakan bahasa Korea dalam percakapan sehari-hari, dan aktif mendekati rekan-rekan setimnya. Kebiasaan tersebut membuat proses membangun kedekatan berlangsung lebih cepat.

Perubahan suasana itu terasa cukup besar bagi Megawati.

Saat masih berseragam Red Sparks, sejumlah pemain Hyundai Hillstate merupakan rival yang hanya ia temui dari seberang net. Mereka saling berhadapan dalam pertandingan, tetapi tidak memiliki banyak kesempatan untuk berkomunikasi secara dekat.

Kini, situasinya berubah total.

Mereka berada dalam satu tim, berlatih bersama setiap hari, berbagi cerita, bercanda, hingga saling memberikan dukungan.

Megawati mengakui bahwa dirinya sempat merasa malu atau canggung ketika pertama kali bertemu dengan pemain yang sebelumnya hanya dikenalnya sebagai lawan. Namun, perasaan tersebut perlahan hilang setelah mereka mulai berkomunikasi secara langsung.

Baca Juga: Middle Blocker yang Wajib Diwaspadai Megawati Hangestri di KOVO Cup 2026

Bahkan, dalam waktu sekitar satu minggu, Megawati sudah bisa berbincang dengan rekan-rekan barunya.

Pengalaman selama dua musim di Korea juga membuat Megawati memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai kehidupan dan sistem latihan di Negeri Ginseng.

Ia mengakui banyak hal yang dipelajari sejak pertama kali datang ke Korea. Beberapa kebiasaan dan pola latihan yang sebelumnya tidak ditemuinya di Indonesia menjadi pengalaman baru yang kemudian membantunya berkembang.

Megawati bahkan menilai peningkatan terbesar dalam permainannya mulai terasa setelah menjalani musim kedua di Korea.

Kini, pengalaman tersebut dibawa ke Hyundai Hillstate.

Namun, yang membuat rekan-rekan barunya terkejut bukan hanya kemampuan Megawati beradaptasi secara sosial.

Permainannya di lapangan juga mendapatkan perhatian.

Salah satu rekan setim menilai Megawati memiliki kekuatan serangan yang sangat besar. Pergerakannya ketika melakukan serangan membuat pukulan yang dilepaskan terasa semakin bertenaga.

Kekuatan tersebut memang sudah menjadi salah satu ciri permainan Megawati sejak berkarier di Korea.

Namun, ada hal lain yang justru membuat salah satu pemain Hillstate terkejut.

Megawati ternyata memiliki fundamental permainan yang dinilai lebih baik dari perkiraan.

Baca Juga: Megawati Langsung Diuji Moma Bassoko dan Gyselle Silva di KOVO Cup 2026, Ini Jadwalnya

Selama ini, Megawati lebih sering dikenal karena kemampuan ofensifnya. Spike keras dan produktivitas poin menjadi bagian yang paling mudah terlihat dari permainannya.

Setelah berlatih secara langsung, rekan setimnya justru menilai kemampuan dasar Megawati cukup kuat.

Kemampuan bertahan juga mendapatkan perhatian.

Artinya, Megawati tidak hanya dilihat sebagai pemain yang bertugas menghasilkan angka. Ia memiliki aspek permainan lain yang dapat mendukung sistem Hyundai Hillstate.

Perkembangan tersebut menjadi semakin penting karena Megawati akan menjalani musim baru dengan tuntutan berbeda.

Ia tidak lagi berada di Red Sparks yang sudah dikenalnya selama dua tahun. Kini, Megawati harus memahami sistem permainan baru, membangun koneksi dengan setter baru, serta menyesuaikan diri dengan karakter pemain Hyundai Hillstate.

Proses tersebut sejauh ini berjalan positif.

Sekitar dua bulan berada di klub, Megawati disebut sudah mulai menyatu dengan program latihan dan perlahan membangun kondisi fisiknya.

Rekan-rekannya juga memberikan pesan agar Megawati mampu melewati musim dengan baik dan menjaga kondisi tubuhnya agar terhindar dari cedera.

Dukungan tersebut memperlihatkan bahwa Megawati mulai mendapatkan tempat di dalam kelompok Hyundai Hillstate.

Baca Juga: Jadwal Megawati Hangestri di KOVO Cup 2026, Dua Lawan Berat Menanti di Grup B

Bukan hanya sebagai pemain asing yang didatangkan untuk memperkuat tim, tetapi juga sebagai bagian dari lingkungan tim yang harus saling mendukung sepanjang musim.

Ujian sebenarnya akan datang ketika latihan berubah menjadi pertandingan.

Hyundai Hillstate akan mengawali kiprahnya di KOVO Cup 2026 dengan menghadapi Korea Expressway Corporation Hi-Pass pada 14 Oktober 2026. Dua hari kemudian, Megawati dan rekan-rekannya akan berhadapan dengan GS Caltex Seoul KIXX.

Dua pertandingan Grup B tersebut akan menjadi kesempatan pertama untuk melihat sejauh mana chemistry yang dibangun selama latihan dapat diterapkan dalam pertandingan resmi.

Megawati juga akan berhadapan dengan sejumlah pemain yang sudah dikenalnya dari persaingan di Liga Voli Korea. Karena itu, kemampuannya beradaptasi dengan rekan setim baru menjadi salah satu faktor yang menarik untuk diperhatikan.

Pengalaman dua musim di Korea membuat Megawati kini tidak lagi datang sebagai pemain yang harus memulai semuanya dari awal.

Ia sudah memahami kompetisi, mengenal atmosfer voli Korea, mengetahui tuntutan latihan, serta memiliki pengalaman menghadapi berbagai karakter pemain.

Di Hyundai Hillstate, pengalaman itu kemudian bertemu dengan lingkungan baru.

Dan sejauh ini, prosesnya berjalan cepat.

Baru sekitar dua bulan bersama Hyundai Hillstate, Megawati sudah membuat rekan setimnya terkesan lewat kemampuan beradaptasi, komunikasi yang aktif, energi positif, fundamental permainan, hingga kekuatan serangannya. Kini, semua perhatian tertuju pada bagaimana modal tersebut diterjemahkan ke pertandingan KOVO Cup 2026.

Editor : Mahendra Aditya
Megawati Hyundai Hillstate Megawati KOVO Cup 2026 Megawati Hangestri Liga Voli Korea 2026 Hyundai Hillstate