RADAR KUDUS - Megawati Hangestri Pertiwi akan segera menjalani tantangan baru bersama Hyundai E&C Hillstate.
Setelah dua musim menjadi salah satu andalan JungKwanJang Red Sparks, Megawati kini berseragam Hyundai Hillstate dan bersiap menjalani pertandingan resmi pertamanya bersama klub baru di KOVO Cup 2026.
Hyundai Hillstate tergabung di Grup B bersama Korea Expressway Corporation Hi-Pass dan GS Caltex Seoul KIXX. Fase grup akan menjadi ujian awal bagi Megawati sebelum memasuki persaingan Liga Voli Korea 2026/2027.
Baca Juga: Megawati Langsung Diuji Moma Bassoko dan Gyselle Silva di KOVO Cup 2026, Ini Jadwalnya
Laga pertama Hyundai Hillstate dijadwalkan menghadapi Hi-Pass pada 14 Oktober 2026. Dua hari kemudian, Megawati dan rekan-rekannya akan bertemu GS Caltex.
KOVO Cup bukan sekadar kesempatan untuk menguji komposisi tim. Bagi Megawati, turnamen ini menjadi panggung untuk membangun chemistry dengan rekan-rekan barunya sekaligus beradaptasi dengan sistem permainan Hyundai Hillstate.
Namun, tantangan Megawati tidak hanya datang dari opposite seperti Moma Bassoko dan Gyselle Silva.
Sektor tengah juga patut mendapat perhatian.
Sejumlah middle blocker dari Hi-Pass dan GS Caltex memiliki kemampuan melakukan blocking sekaligus quick attack. Dua kemampuan tersebut dapat menjadi tantangan bagi Megawati yang mengandalkan serangan dari sisi kanan.
Berikut sejumlah middle blocker yang patut diperhatikan Megawati dan Hyundai Hillstate di Grup B.
Kim Se-bin, Tembok dari Hi-Pass
Nama Kim Se-bin menjadi salah satu pemain yang menarik perhatian dari kubu Korea Expressway Corporation Hi-Pass.
Middle blocker dengan postur sekitar 187 sentimeter tersebut memiliki modal fisik yang mendukung perannya sebagai pemain tengah.
Kemampuan blocking menjadi salah satu aspek yang membuat Kim Se-bin perlu diperhatikan. Ia juga mempunyai kemampuan menyerang melalui quick attack sehingga ancamannya tidak hanya muncul ketika berada di depan net untuk melakukan blok.
Bagi Megawati, keberadaan middle blocker seperti Kim Se-bin membuat pilihan serangan harus lebih diperhitungkan.
Spike dari sisi kanan dapat langsung berhadapan dengan blok ganda apabila pertahanan Hi-Pass mampu membaca arah umpan dengan baik.
Baca Juga: Jadwal Megawati Hangestri di KOVO Cup 2026, Dua Lawan Berat Menanti di Grup B
Pada saat yang sama, Hyundai juga harus memperhatikan pergerakan Kim Se-bin ketika Hi-Pass mendapatkan kesempatan menyerang.
Lee Ji-yoon, Ancaman dari Serangan Cepat
Masih dari Hi-Pass, ada Lee Ji-yoon yang juga menjadi opsi di posisi middle blocker.
Dengan postur sekitar 188 sentimeter, Lee memiliki karakteristik fisik yang mendukung permainan di depan net.
Salah satu aspek yang perlu diperhatikan adalah quick attack.
Serangan cepat dari tengah dapat menjadi solusi ketika perhatian blok Hyundai terlalu terfokus kepada Moma Bassoko. Situasi seperti itu membuat koordinasi antara setter, middle blocker, dan pemain belakang Hillstate menjadi penting.
Artinya, Hyundai tidak bisa hanya mempersiapkan strategi untuk menghentikan opposite asal Kamerun tersebut.
Variasi serangan Hi-Pass dari tengah juga harus dibaca sejak awal.
Choi Yu-rim, Middle Blocker Muda GS Caltex
Ancaman berikutnya datang dari GS Caltex Seoul KIXX.
Salah satu nama yang patut diperhatikan adalah Choi Yu-rim.
Choi Yu-rim merupakan middle blocker muda yang masuk ke GS Caltex melalui draft 2024. Ia memiliki postur sekitar 190 sentimeter dan masih menjadi bagian dari skuad GS Caltex untuk musim 2026/2027.
Usianya yang masih muda membuat perkembangannya menjadi salah satu hal yang menarik untuk diperhatikan.
Baca Juga: Kondisi Terkini Megawati Hangestri Jelang KOVO Cup 2026, Cedera Lutut Pulih dan Siap 100%
Postur tinggi tentu menjadi modal penting dalam duel di depan net. Bagi Megawati, keberadaan blocker setinggi Choi Yu-rim dapat membuat jalur serangan harus lebih bervariasi.
Tidak semua serangan harus dipaksakan melewati blok.
Penempatan bola, perubahan arah pukulan, hingga pemanfaatan tangan blocker dapat menjadi bagian dari variasi serangan Megawati ketika menghadapi pertahanan GS Caltex.
Oh Se-yeon, Mulai Mendapat Sorotan
Nama lain yang patut diperhatikan adalah Oh Se-yeon.
Middle blocker GS Caltex tersebut memiliki pengalaman bermain di kompetisi profesional Korea dan menjadi bagian dari skuad yang menjuarai kompetisi musim sebelumnya.
Menjelang musim 2026/2027, Oh Se-yeon bahkan mendapat perhatian dari kapten GS Caltex, Yoo Seo-yeon. Sang kapten menyebut Oh Se-yeon sebagai salah satu pemain yang paling dinantikannya musim ini setelah melihat perkembangan dan kontribusinya pada fase akhir musim sebelumnya.
Oh Se-yeon sendiri mengakui bahwa blocking menjadi salah satu aspek yang ingin diperbaikinya. Ia juga menyebut ingin meningkatkan kontribusi melalui quick attack.
Hal tersebut membuat Oh Se-yeon menarik untuk diperhatikan ketika GS Caltex menghadapi Hyundai Hillstate.
Jika quick attack-nya berjalan efektif, GS Caltex memiliki opsi serangan tambahan selain mengandalkan Gyselle Silva.
Bagi Megawati, situasi tersebut juga berarti bahwa perhatian pertahanan lawan tidak selalu harus tertuju kepadanya.
Choi Ka-eun, Opsi Lain di Tengah
GS Caltex juga memiliki Choi Ka-eun sebagai salah satu pilihan di posisi middle blocker.
Choi Ka-eun tercatat sebagai middle blocker GS Caltex untuk musim 2026/2027 bersama Choi Yu-rim dan Oh Se-yeon.
Persaingan di sektor tengah membuat GS Caltex mempunyai beberapa pilihan pemain.
Kondisi tersebut dapat memberikan fleksibilitas kepada pelatih dalam menentukan komposisi berdasarkan kebutuhan pertandingan.
Bagi Hyundai Hillstate, hal itu berarti persiapan tidak bisa hanya berfokus pada satu pemain.
Siapa pun yang mendapatkan kepercayaan bermain, Megawati dan rekan-rekannya harus siap menghadapi karakter blok dan quick attack yang berbeda.
Seo Chae-won, Opsi Tambahan GS Caltex
Selain tiga nama tersebut, GS Caltex juga memiliki Seo Chae-won dalam daftar middle blocker musim 2026/2027. Roster GS Caltex mencatat Seo Chae-won bersama Choi Ka-eun, Choi Yu-rim, dan Oh Se-yeon di posisi middle blocker.
Kedalaman tersebut menjadi bagian penting dari persiapan GS Caltex menuju musim baru.
Bagi Megawati, keberadaan beberapa opsi middle blocker membuat pembacaan permainan menjadi semakin penting.
Ia tidak hanya harus memperhatikan siapa yang melakukan blok, tetapi juga membaca posisi tangan blocker, celah pertahanan, serta kemungkinan perubahan pola permainan.
Bukan Hanya Soal Blok
Menghadapi middle blocker bukan berarti Megawati harus selalu mencari cara untuk memukul bola melewati tangan lawan.
Dalam situasi tertentu, keberadaan blocker justru dapat dimanfaatkan.
Pukulan yang diarahkan ke tangan blocker dan keluar lapangan atau serangan tip ke ruang kosong dapat menjadi alternatif ketika jalur spike tertutup.
Karena itu, kemampuan membaca blok akan menjadi salah satu aspek penting dalam debut Megawati bersama Hyundai Hillstate.
Apalagi lawan yang dihadapi bukan tim sembarangan.
Hi-Pass dan GS Caltex sama-sama memiliki pemain yang dapat memberikan tekanan dari tengah maupun sisi luar.
Dua Pertandingan Jadi Ujian Awal
Hyundai Hillstate dijadwalkan menghadapi Hi-Pass pada 14 Oktober 2026 pukul 17.00 WIB. Setelah itu, Megawati dan kawan-kawan bertemu GS Caltex pada 16 Oktober 2026 pukul 17.00 WIB.
Dua pertandingan tersebut akan menjadi kesempatan bagi Megawati untuk merasakan pertandingan resmi bersama klub barunya.
Pada laga pertama, perhatian akan tertuju pada bagaimana Hyundai menghadapi kombinasi serangan Hi-Pass, termasuk ancaman dari sektor tengah.
Kemudian pada laga kedua, GS Caltex menghadirkan pilihan middle blocker yang cukup beragam, ditambah keberadaan Gyselle Silva sebagai salah satu sumber serangan utama.
Karena itu, persiapan Hyundai Hillstate tidak cukup hanya mencari cara menghentikan pemain asing lawan.
Membaca blok, mengantisipasi quick attack, dan menemukan celah di pertahanan lawan juga akan menjadi bagian penting dari permainan.
Bagi Megawati, KOVO Cup 2026 akhirnya bukan hanya tentang mencetak poin.
Turnamen ini menjadi kesempatan untuk menunjukkan bagaimana dirinya beradaptasi dengan sistem baru, membangun koneksi dengan setter dan pemain Hyundai Hillstate, serta menghadapi karakter permainan yang berbeda dari dua lawan di Grup B.
Dan di balik duel dengan Moma Bassoko maupun Gyselle Silva, pertarungan Megawati melawan tembok-tembok di tengah net seperti Kim Se-bin, Lee Ji-yoon, Choi Yu-rim, Oh Se-yeon, Choi Ka-eun, dan Seo Chae-won juga layak menjadi perhatian.
Editor : Mahendra Aditya