RADAR KUDUS - PSS Sleman melakukan perombakan skuad untuk menghadapi Super League 2026/2027. Total delapan pemain baru didatangkan, sementara 14 pemain dari musim sebelumnya tetap dipertahankan untuk menjaga kesinambungan tim.
Delapan nama yang bergabung adalah Dimas Drajad, Muhammad Isfandyar, Nduwarugira Christophe, Pedro Caracoci, Moussa Bagayoko, Melvyn Lorenzen, Stefan Ashkovski, dan Markus Madjar. Beberapa di antaranya membawa pengalaman dari kompetisi domestik maupun luar negeri.
Dimas Drajad datang setelah sebelumnya memperkuat Persib Bandung. PSS juga merekrut Muhammad Isfandyar dari Persiba Balikpapan dan Nduwarugira Christophe yang sebelumnya menjadi bagian dari Borneo FC. Untuk sektor penjaga gawang, Pedro Caracoci menjadi tambahan dari Brasil.
Di sektor pemain asing, PSS menambah Moussa Bagayoko dari Mali, Melvyn Lorenzen yang pernah membela Timnas Uganda dan bermain untuk Muangthong United, serta Stefan Ashkovski dari Makedonia Utara. Markus Madjar melengkapi daftar rekrutan dengan status pinjaman dari Persipura Jayapura.
Di tengah aktivitas perekrutan tersebut, PSS tetap mempertahankan 14 pemain. Mereka terdiri atas Claudio Mutzi, Salman Alfarid, Muhammad Fariz, Junior Haqi, Saiful Djoge, Arda Alfareza, Frederic Injai, Ega Rizki, Safaat Romadhona, Cleberson, Fachruddin Aryanto, Kevin Gomes, Gustavo Tocantins, dan Lucao.
Komposisi pemain bertahan masih memiliki sejumlah wajah lama, termasuk Cleberson, Lucao, Salman Alfarid, Kevin Gomes, dan Fachruddin Aryanto. Sementara Arda Alfareza serta Frederic Injai menjadi bagian dari opsi di lini tengah. Gustavo Tocantins tetap menjadi salah satu pilihan di lini depan, sedangkan Ega Rizki dan Safaat Romadhona melanjutkan peran di bawah mistar.
Sebaliknya, 12 pemain meninggalkan PSS. Irvan Mofu bergabung dengan Semen Padang, M. Fahri menuju Bhayangkara FC, Terens Puhiri pindah ke Persis Solo, sedangkan Achmad Zidan melanjutkan karier bersama Persela Lamongan. Fidelis Davin dan Mohammad Kanu bergabung dengan Persiku Kudus.
Nama lain yang dilepas ialah Ichsan Pratama, Dominikus Dion, Nuri Fasya, M. Tahir, Rezin Mawu, dan M. Fariz.
Perubahan juga terjadi di sektor kepelatihan. Pieter Huistra kembali menjadi head coach setelah sebelumnya menjalankan tugas sebagai direktur teknik. Huistra bukan sosok baru bagi PSS karena pernah menangani Super Elja ketika berlaga di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Dengan kombinasi delapan pemain anyar, 14 pemain yang dipertahankan, serta perubahan di kursi pelatih, PSS Sleman memasuki Super League 2026/2027 dengan komposisi yang mengalami perubahan cukup besar namun tetap menyisakan sejumlah pemain dari skuad sebelumnya.
Editor : Mahendra Aditya